Tag Archive for: Kompetisi

Rajab Bullah Anggara Nasution, Akbar Muntaqo, Nugraheni Novita Hutami, dan Fathia Aqila Zatadini merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII). Mereka berhasil meraih Bronze Medal pada INDES 2025. International Invention, Innovation and Design Competition (INDES) 2025 merupakan ajang kompetisi inovasi dan desain yang mempertemukan berbagai ide kreatif dalam bentuk produk atau karya inovatif. Kegiatan ini berlangsung pada 26 Juni 2025 dan berfokus pada aspek inovasi, penemuan, serta desain produk.

Dalam kompetisi ini, tim mengembangkan ECOBARA STOVE, yaitu inovasi insinerator ramah lingkungan yang dirancang untuk mendukung pengelolaan limbah secara lebih efisien. Proyek ini berperan sebagai pengelolaan sampah dengan merancang alat pembakaran sampah yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat. Prestasi ini membuktikan mahasiswa Teknik Industri UII mampu menghadirkan solusi permasalahan lingkungan melalui inovasi.

Dari Diskusi Tim hingga Final Presentasi 

Tahapan lomba bermulai dari penyusunan ide dan konsep produk bersama seluruh anggota tim. Persiapan mencakup pencarian referensi tentang insinerator dan pengelolaan sampah. Selain itu, tim melakukan penyusunan konsep ECOBARA STOVE serta pembuatan materi presentasi dan media pendukung. Tahapan ini terlaksana dengan pembagian tugas sesuai kemampuan masing-masing anggota tim.

Tantangan terbesar tim adalah membagi waktu, menyatukan ide antaranggota, dan menjelaskan konsep insinerator agar juri mudah memahaminya. Tim mengatasinya melalui komunikasi yang baik, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi bersama sebelum hari pelaksanaan. Dengan kegigihan dan kekompakkan antar anggota, tim kemudian mepresentasikan karya ini. Juri menilai karya berdasarkan aspek inovasi, kreativitas, manfaat, dan kesesuaian tema hingga akhirnya tim berhasil meraih Bronze Medal.

Pengalaman Berharga Menuju Bronze Medal

Bagi Rajab yang merupakan salah satu anggota tim, INDES 2025 menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan ide inovatif, membangun kerja sama tim, dan melatih kepercayaan diri saat mempresentasikan karya. Proses yang telah terlalui bersama meninggalkan pesan pentingnya saling mendengarkan pendapat dan menyelesaikan kendala secara bersama. Kebersamaan tim menjadi kunci dari pencapaian kemenangan Bronze Medal yang mereka raih.

“Jangan takut mencoba mengikuti lomba. Dari lomba seperti ini, kita bisa mendapat pengalaman, menambah wawasan, melatih kerja sama, dan meningkatkan rasa percaya diri. Yang penting berani memulai, mau belajar, dan tetap semangat selama prosesnya,” ujar Rajab.

Rajab juga menegaskan bahwa ide sederhana dapat menjadi karya yang bermanfaat jika kita mengembangkannya dengan kesungguhan. Keberanian tim ini membuktikan bahwa inovasi yang berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan mampu bersaing pada ranah internasional.

Nisrina Nur Masrefa

Mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa Industri UII meraih Juara 1 dalam EGSA Essay Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Environmental Geography Student Association (EGSA), Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka memenangkan kompetisi dengan esai berjudul WIJAYA: Waste-To-Energy Initiative For Jogja and Allied Actions, yang mengusung solusi inovatif dalam upaya mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060.

Kompetisi esai ini mengajak mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan inovasi terkait isu lingkungan, dengan tema “Sinergitas Pentahelix dalam Mewujudkan Komitmen Indonesia Net Zero Emission 2060.” Dalam proses persiapannya, tim melakukan riset mendalam, brainstorming, serta analisis berbasis framework yang komprehensif. Mereka juga mengintegrasikan konsep pentahelix sebagai solusi strategis dalam mencapai target NZE 2060.

Perjalanan Tim

Salah satu anggota tim, Rangga, mengungkapkan bahwa dalam penyusunan esai mereka berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Kimia UII. Lebih lanjut, ia menjelaskan, “Kami juga bersama dengan mahasiswa prodi lain karena merasa topik ini berhubungan dengan expertise-nya. Meskipun Teknik Industri menerapkan pendekatan yang holistik, kami tetap berkolaborasi dengan disiplin ilmu lain. Hal ini guna memperkaya referensi solusi yang lebih inovatif,” jelasnya.

Rangga juga memberikan tips bagi mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa. Menurutnya, penting untuk menentukan tujuan sejak awal serta fokus pada pengembangan ide. Peserta juga perlu memanfaatkan feedback dari lomba sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Ia juga menekankan pentingnya memilih rekan yang memiliki antusiasme tinggi sehingan dapat menjadi bekal tambahan dalam berkompetisi.

Prestasi Lainnya

Mahasiswa Teknik Industri UII lainnya kembali meraih prestasi membanggakan dalam Policy Case Competition: Crafting Innovative Policies to Advance Sustainable Energy Initiatives in Yogyakarta dengan SRE UGM x New Energy Nexus Indonesia sebagai penyelenggara. Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa Teknik Industri UII berhasil meraih posisi Top 5 serta penghargaan Best Presentation dengan proposal berjudul MERAPI: Membangun Energi Ramah dan Pertumbuhan Inklusif. Proposal ini menawarkan inovasi pengembangan energi terbarukan di Yogyakarta.

Prestasi ini menunjukan kemampuan mahasiswa Teknik Industri UII bersaing dalam tingkat nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mereka berkontribusi dalam pemikiran strategis terkait isu lingkungan dan keberlanjutan. Selamat kepada seluruh tim yang telah berjuang!

Berikut merupakan daftar nama Mahasiswa Teknik Industri yang Tergabung dalam Tim:

NoCompetitionNameNIMAchievement
1.EGSA Essay Competition 2024Rangga Pamungkas Putradharma225222841st Place
Zahid Anugrah Muzaffar Rana22522100
2.Policy Case Competition: Crafting Innovative Policies to Advance Sustainable Energy Initiatives in YogyakartaAzhar Anargya Aryasatya22522332TOP 5 & Best Presentation
Arkan Abbad Falah Wibowo22522231
Rangga Pamungkas Putradharma22522284

Syawarani Gayatri