Menjadi mahasiswa berprestasi bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dalam waktu singkat. Berbagai pengalaman, capaian, dan proses yang dibangun sejak awal masa perkuliahan menjadi bekal penting untuk mengikuti PILMAPRES UII 2026. Hal tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ahmad Arro’uf Sulfuadi, mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) yang berhasil meraih Juara 3 PILMAPRES UII 2026.
Diselenggarakan pada Maret 2026, PILMAPRES UII merupakan bagian dari seleksi universitas untuk mengikuti kompetisi mahasiswa berprestasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa Kemdiktisaintek. Dalam prosesnya, mahasiswa dinilai melalui beberapa aspek, yaitu 10 Capaian Unggulan, Gagasan Kreatif, dan kemampuan Bahasa Inggris.
Membangun Capaian Sejak Awal Perkuliahan
Bagi Ahmad, persiapan PILMAPRES tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Berbagai capaian yang dikumpulkan untuk mengikuti ajang tersebut telah dibangun sejak dirinya menjadi mahasiswa baru di UII.
Dari berbagai pengalaman yang dimiliki, Ahmad kemudian memilih 10 capaian terbaik dengan kategori yang beragam, mulai dari kejuaraan, publikasi, rekognisi, hingga pengalaman dalam organisasi dan karier.
Sementara itu, persiapan Gagasan Kreatif (GK) mulai dilakukan sejak awal Januari 2026. Gagasan tersebut disusun melalui refleksi terhadap perjalanan Ahmad sebagai mahasiswa sejak 2023.
“Persiapan PILMAPRES tidak bisa dilakukan dalam semalam. Proses mengumpulkan Capaian Unggulan sudah saya lakukan sejak menjadi mahasiswa baru di UII.”
Seleksi PILMAPRES diawali dari tingkat fakultas. Setelah melalui proses tersebut, tiga besar fakultas kemudian bersaing pada tingkat universitas untuk memperebutkan posisi tiga besar.
Menghadapi Tantangan dengan Waktu Terbatas
Salah satu tantangan yang dihadapi Ahmad adalah proses administrasi yang harus diselesaikan dalam waktu tiga hari. Setelah menunggu lebih dari dua bulan untuk mengetahui hasil seleksi fakultas, Ahmad kemudian melakukan komunikasi langsung dengan Wakil Dekan KKA FTI, Dr. Arif Hidayat, S.T., M.T.
Dari proses tersebut, Ahmad mendapatkan amanah untuk menjadi wakil FTI dalam ajang PILMAPRES tingkat universitas. Dengan tenggat waktu yang singkat, berbagai kebutuhan seleksi harus segera dipersiapkan.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Ahmad harus segera menjadwalkan tes CEPT CILACS tanpa persiapan khusus sekaligus menyelesaikan tantangan video berbahasa Inggris berdurasi lima menit.
Dalam proses persiapannya, Ahmad juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dr. Arif Hidayat, S.T., M.T. membantunya mendapatkan HKI sebagai tambahan Capaian Unggulan, sedangkan Dr. Dwi Adi Purnama, S.T. selaku dosen pendamping Gagasan Kreatif memberikan masukan agar gagasan yang disusun menjadi lebih komprehensif dan realistis untuk diimplementasikan.
Dukungan juga datang dari teman-teman yang turut membantu Ahmad mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mengikuti ajang tersebut.
Perjalanan dan Refleksi di PILMAPRES UII 2026
Berbagai proses tersebut akhirnya membawa Ahmad meraih Juara 3 PILMAPRES UII 2026. Namun, pencapaian tersebut tidak hanya dimaknai sebagai sebuah penghargaan.
Bagi Ahmad, mengikuti PILMAPRES menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri sekaligus merefleksikan kembali berbagai pengalaman yang telah dilalui selama menjadi mahasiswa. Predikat sebagai mahasiswa berprestasi juga menjadi tanggung jawab moral untuk terus menunjukkan sikap yang baik tanpa kehilangan jati diri.
“Saya memaknainya sebagai bahan evaluasi untuk merefleksikan kembali perjalanan yang telah saya lalui. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi tanggung jawab moral bagi saya untuk bersikap sebagai seorang mahasiswa berprestasi tanpa kehilangan jati diri.”
Ke depan, Ahmad berharap semakin banyak mahasiswa dari bidang Sains dan Teknologi (SAINTEK), khususnya FTI, yang berani mengikuti PILMAPRES. Menurutnya, mahasiswa berprestasi tidak harus selalu berasal dari bidang Sosial Humaniora (SOSHUM).
“Mahasiswa berprestasi tidak harus selalu berasal dari bidang Sosial Humaniora. Saya yakin FTI sebagai bagian dari SAINTEK memiliki potensi besar untuk berprestasi di ajang PILMAPRES.”
Menjelang PILMAPRES UII 2027, Ahmad juga mengajak mahasiswa FTI yang tertarik mengikuti ajang tersebut untuk tidak ragu berdiskusi dan mempersiapkan diri sejak dini.
Perjalanan di PILMAPRES UII 2026 menunjukkan bahwa prestasi tidak dibangun dalam semalam. Berbagai capaian, pengalaman, gagasan, dan proses pengembangan diri yang dibangun selama masa perkuliahan menjadi bekal penting untuk berani mengambil kesempatan dan menghadapi tantangan di tingkat universitas.
Kaila Bilbina M.S

https://www.instagram.com/p/DWDlgI5gOTl/?igsi=MTAwbmxvM2o3ZmdsMA==






























