Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Berikut informasi terkait rencana studi Semester Genap 2025/2026 bagi mahasiswa Prodi Teknik Industri Program Sarjana Kelas Reguler:

 

  1. Pada semester Genap 2025/2026, mahasiswa TIDAK perlu melakukan PRA-KEY IN.
  2. Bagi Mahasiswa Angkatan 2025, KEY IN sudah dipaketkan prodi sesuai kurikulum yang berlaku (Tabel 1).

 

Tabel 1 Paket MK Semester 2 Angkatan 2025

MK Semester 2 Sesuai Panduan Kurikulun 2025
No Kode MK Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 UNI 601 Islam Ulil Albab 3
2 UNI 607 Bahasa Inggris 2
3 UNI 608 Bahasa Indonesia untuk Komunikasi Ilmiah 2
4 STI 201 Logika Pemrograman 2
5 STI 202 Statistika 1 3
6 STI 203 Kimia 1 2
7 STI 204 Kalkulus 2 3
8 STI 205 Fisika 2 3

 

  1. Bagi mahasiswa Semester 4 (Angkatan 2024) dan Semester 6 (Angkatan 2023) dengan beban SKS diijinkan 20-24 SKS (Tabel 2).

Tabel 2 Beban SKS Mahasiswa

IP Semester Sebelumnya Maksimum Beban SKS yang dapat diambil
IP ≤ 2,00 20 SKS
2,00 < IP ≤ 2,30 21 SKS
2,30 < IP ≤ 2,60 22 SKS
2,60 < IP ≤ 3,00 23 SKS
IP ≥ 3,00 24 SKS
  1. Bagi mahasiswa semester 4 (angkatan 2024), key in dilakukan secara mandiri dengan rincian Mata kuliah sebagai berikut (Tabel 3).

 

Tabel 3 MK Mahasiswa Semester 4 (Angkatan 2024)

MK Semester 4 Sesuai Panduan Kurikulun 2025
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 STI 401 Riset Operasi 2 3 Riset Operasi 1
2 STI 402 Ekonomika dan Ekonomi Teknik * 3 Analisis dan Pengendalian Biaya
3 STI 403 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 2 SIM
4 STI 404 Praktik Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 1 SIM
5 STI 405 Pengukuran dan Perancangan Sistem Kerja 2 Ergonomika
6 STI 406 Perancangan dan manajemen organisasi industri 3 Statistika 2
7 STI 407 Pengendalian dan Penjaminan Mutu 3
8 STI 408 Proses Manufaktur 2 Menggambar Teknik, Praktik menggambar teknik
9 STI 409 Praktik Proses Manufaktur 1

* sebagian besar mahasiswa sudah mengambil

Selain itu mahasiswa Semester 4 (Angkatan 2024) dapat  mengambil MK  lain seperti yang disarankan pada (Tabel 4).

 

Tabel 4 MK lain yang bisa diambil Semester 4 (Angkatan 2024)

No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 UNI 603 Pendidikan Kewarganegaraan 2
2 STI 507 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2 Ergonomika
3 UNI 602 Islam Rahmatan lil ‘Alamin  3

MK Pendidikan Kewarganegaraan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Islam Rahmatan lil ‘Alamin disarakan untuk diambil jika masih memiliki kelebihan SKS dan jadwalnya sesuai. Jika perlu mengulang MK disarankan mengulang terlebih dahulu.

 

  1. Bagi mahasiswa Semester 6 Angkatan 2023, rincian MK semester 6 sebagaimana pada Tabel 5 berikut.

 

Tabel 5 MK Mahasiswa Semester 6  Angkatan 2023

MK Semester 6 Sesuai Panduan Kurikulun 2025
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 UNI 602 Islam Rahmatan lil ‘Alamin 3
2 STI 601 Simulasi Sistem 3 Pemodelan Sistem
3

4

STI 602

STI 603

Sistem Rantai Pasok

Rekayasa Produktivitas

2 Perencanaan dan Pengendalian Produksi
5 STI 604 Sistem Cerdas 2 Pengendalian dan Penjaminan Mutu
6 STI 605 Intelejen Bisnis 2 Riset Operasi 2
7 STI 606 Enterprise Resource Planning (praktikum) 2 Analitika Data
8 STI 607 Praktikum Terintegrasi* 2 Perencanaan dan Pengendalian Produksi
9 STI 608 Manajemen Proyek 2 Facility Design

* sebagian besar mahasiswa sudah mengambil

 

Mahasiswa Angkatan 2023 diijinkan mengambil 20-24 SKS, berikut MK lain yang bisa diambil (Tabel 6).

 

Tabel 6 MK lain yang bisa diambil mahasiswa Semester 6  (Angkatan 2023)

No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 STI 702 Metodologi Penelitian 2 Pemodelan Sistem
2 STI 701 Perancangan Sistem Industri Terpadu 4 Praktikum Terintegrasi
3  STI9XX Mata Kuliah Pilihan 1 3

MK Metodologi Penelitian, Perancangan Sistem Industri Terpadu dan MKP disarakan untuk diambil jika masih memiliki kelebihan SKS dan jadwalnya sesuai. Jika perlu mengulang MK disarankan mengulang terlebih dahulu.

 

  1. Mata Kuliah semester 8 (Angkatan 2022) dapat mengambil MK yang ditawarkan di semester 7, atau mengulang MK lain yang dibuka pada semester ini

 

Tabel 7 MK Semester 8 (Angkatan 2022)

MK Semester 7 Sesuai Panduan Kurikulun 2025
No Kode MK Nama MK Kuri 2025 Sks Prasyarat
1 UNI 608 Kuliah Kerja Nyata 2 Min 100 SKS
2 UNI 609 Tugas Akhir 4 Metodologi Penelitian
3 STI 801 Kerja Praktek 2 Min 120 SKS

 

  1. MK Pilihan yang dibuka di semester Genap dapat dilihat pada Tabel 8 berikut.

 

Tabel 8 Mata Kuliah Pilihan Semester Genap 2025/2026

No Kode Nama MK Kuri 2025 Penjelasan
1 STI942 Cognitive Ergonomic 1. Konsep dasar Ergonomi Kognitif 2. Prinsip-prinsip Human Information

Processing (HIP) 3. Sistem Penginderaan manusia 4. Konsep Persepsi TEKNIK

INDUSTRI Silabus Versi/Revisi 1/0 Halaman 2/2 5. Konsep Situation Awarness (SA)

6. Metode pengukuran SA 7. Konsep memori, Attention Resources, dan

pengambilan keputusan 8. Human error dan human reliability analysis 9. Metoda

Human Error Identification (HEI) 10. Analisis Beban kerja mental (Mental Workload

Analysis) 11. Metode cognitive task annalisys 12. Metode Interface Analysis 13.Metode Perancangan (Design Methods)

2 STI922 Manajemen Resiko 1. Konsep dasar Manajemen Resiko 2. Risk identification 3. Enterprise Risk

Management 4. Pengukuran Risiko: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif 5.

Evaluasi Pemetaan Risiko 6. Respon Risiko 7. Risk Monitoring and Review.

3 STI934 Rekayasa Kualitas 1. Konsep Dasar Kualitas 2. Jenis Pengendalian Kualitas 3. Konsep Taguchi

4. Rancangan Eksperimen Taguchi 5. Uji Hipotesis: Uji normalitas, Uji homogenitas,

Analisis variansi 6. Metode Optimasi Eksperimen Taguchi 7. Uji beda dan

eksperimen konfirmasi

4 STI902 Lean and Green Manufacturing 1. Lean manufacturing 2. Production waste 3. Berbagai metode identifikasi

lean waste: VSM dan VALSAT, pendekatan kualitatif 4. Green manufacturing 5.

Environmental value stream: green VSM, life cycle assessment (LCA) 6. Lean and

green manufacturing: concept, improvement tools, performance 7. Aplikasi dalam

industri

5 STI910 Industrial Engineering Data Analysis using Excel Mahasiswa akan belajar memodelkan dan memecahkan masalah industri di dunia nyata menggunakan Microsoft Excel. Fokusnya adalah pada penerapan teknik berbasis spreadsheet seperti simulasi, analisis what-if, dan pengoptimalan untuk menganalisis dan meningkatkan sistem industri yang kompleks. Siswa akan mengembangkan keterampilan praktis dalam menggunakan alat Excel yang canggih untuk memodelkan berbagai skenario industri, yang memungkinkan mereka membuat keputusan berdasarkan data dalam berbagai konteks operasional. MK ini akan mencakup teknik penting untuk mengeksplorasi dan mengoptimalkan proses industri. Melalui simulasi, siswa akan mengeksplorasi bagaimana perubahan variabel memengaruhi kinerja sistem. Analisis what-if akan memungkinkan siswa untuk mengevaluasi berbagai skenario dan hasilnya, sementara teknik pengoptimalan menggunakan Solver Excel akan memungkinkan mereka menemukan solusi terbaik untuk tantangan industri. Di akhir kursus, siswa akan dilengkapi dengan alat dan pengetahuan untuk menggunakan Excel secara efektif dalam memodelkan dan mengoptimalkan masalah industri di dunia nyata.
6 STI939 Ergonomi Industri Rekayasa Sistem Kerja & Ergonomi/ Work System Design & Ergonomics

Materi: Pendahuluan dan Konsep dasar ergonomic industri; Sistem kerangka otot

dan system kerja otot ; Konsep antropomteri dan kegunaan antropometri dalam

perancangan; Konsep biomekanika dan aplikasi biomekanika dalam kerja ; Fisiologi

kerja dan pengukuran beban kerja; Konsep penanganan material secara manual;

Lingkungan kerja fisik : temperatur, pencahayaan, kebisingan, getaran; Konsep

tentang pengaruh rotasi kerja terhadap kesehatan pekerja

7 STI944 Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan 1. Konsep dasar pendahuluan dan pengantar K3L. 2. General Risk

Assessment/Risk Assessment. 3. Konsep Dasar Pencahayaan 4. Sistem Mekanisme

dan Kontrol Pencahayaan 5. Konsep Dasar Kebisingan 6. Sistem Mekanisme dan

Kontrol Kebisingan 7. Konsep Dasar Suhu dan Temperatur 8. Sistem Mekanisme

dan Kontrol Suhu dan Temperatur 9. Konsep Dasar Getaran 10. Sistem Mekanisme

dan Kontrol Getaran 11. Dasar Hukum K3 dan Safety Methodology, Hierarchy of

Control. 12. Accident causation and Investigation, Job Safety Analysis. 13. Accident

Model. 14. Pengolahan Limbah, Waste Water Treatment Plant 15. APD/PPE. 16.

Safety and psychology. 17. Cost/Benefit analysis. 18. Integrasi Lingkungan Kerja –

Overal Design and Safety Precaution/Procedure

8 STI903 Halal Supply Chain Management 1. Ruang lingkup SCM & Logstik Halal 2. Prinsip dan dasar hukum SCM halal

3. Logistic Control 4. SCM Halal Resources; 5. SCM Halal business Processes 6. SCM

Halal Network Structure 7. Halal Purchasing 8. Halal Warehousing 9. Halal

Transportation 10. SCM Halal Performance

9 STI930 Busines Proces Integration Business Process Integration (BPI) merupakan integrasi proses suatu industri baik manufaktur maupun jasa dengan

bantuan suatu sistem informasi ERP. Agar proses dalam ERP dapat terintegrasi dengan baik, maka diperlukan suatu

penguasaan terhadap BPI. Mata kuliah ini akan membekali mahasiswa untuk dapat menerapkan sistem ERP dalam

tataran yang lebih advance. Mata kuliah BPI berisi materi tentang konsep dasar ERP, Process View of Business, Integration of Business Functions, Integration of Best Practices, Integration of Business Modules, dan kustomisasi modul-modul ERP. Model problem based

learning digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan output berupa aplikasi sistem ERP pada suatu kasus

industri yang sudah disediakan. Materi kuliah akan diberikan dikelas dalam bentuk interactive lecturing dan praktek. Keseluruhan proses dilakukan dengan berdiskusi, penyelesaian kasus industri, dan bimbingan dosen. Software ERP

yang digunakan adalah SAP S/4 HANA dengan studi kasus Global Bike Inc. (GBI).

10 STI909 Manajemen Kinerja SCM Mata kuliah ini berisi pemahaman dan aplikasi dari model SCOR 12 untuk peningkatan kinerja supply chain. Pemahaman model SCOR 12 meliputi struktur model yang terdiri dari 5 bagian , yaitu : performance, process, practices,People dan Special application. Peningkatan kinerja SCM menggunakan langkah – angkah dalam SCOR race track yaitu : pre SCOR- Set The Scope-

Configure the SC- Optimize project- Ready for Implementation. Penggunaan model SCOR diawali dengan analisis kondisi sekarang (as is), mengkuantifikasikan kinerja operational dan menentukan target menggunakan analisis benchmarking dilanjutkan dengan melakukan perbaikan berdasarkan pada analisis praktek terbaik dari perusahaan lain yang berkinerja unggul serta menyiapkan design organisasi untuk mencapai perbaikan target

11 STI932 Analisis multivariat Prodi TI menyelenggaran matka kuliah pilhan Analisis Multivariat untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa di bidang statistik. Mata kuliah ini berfokus pada tiga pokok bahasan yaitu regresi, anova dan manova. Metode pembelajaran mata kuliah ini merupakan gabungan antara perkuliahan klasikal dan pengerjaan tugas berbasis kasus (case based learning). Software SPSS digunakan untuk membantu menyelesaikan pengolahan data.

 

  1. Mahasiswa yang lolos untuk mengikuti Program Pembelajaran di luar kampus (magang mitra prodi, magang mandiri, pertukaran pelajaran, dan lain-lain), wajib mengisi data pada UII MBKM untuk proses keyin in pada konversi Mata Kuliah. Harap koordinasi dengan Prodi.

Berikut merupakan penawaran MK khusus untuk konversi dan mahasiswa yang akan mengambil konversi magang dapat dikonsultasikan ke DPA dan Prodi :

 

Tabel 9 MK khusus untuk konversi program Pembelajaran di luar kampus

No Kode Nama MK Kuri 2025
1 STI946 Topik Khusus Ergonomika
2 STI917 Topik Khusus Sistem Produksi dan Supply Chain
3 STI936 Topik Khusus Manajemen Industri dan Operasi
4 STI928 Analisis dan Perancangan Perusahaan

Keterangan: 4 MK tersebut TIDAK untuk diambil mahasiswa jalur kelulusan regular pada semester ini.

 

  1. Mahasiswa yang lolos untuk mengikuti Program Fast Track MTI UII, silakan berkoordinasi dengan MTI dan sekprodi S1 untuk key in MK.

 

  1. Masa key in dilaksanakan pada hari Jumat 20 Februari 2026 jam 08:00 sampai dengan Senin  23 Februari 2026 jam 23:59.  Key in dibuka selama 24 jam.

 

  1. Masa key in revisi dilaksanakan pada hari Rabu 23 Februari pukul 08.00 sampai dengan Kamis 25 Februari 2026 pukul 23.59. key in revisi dibuka selama 24 jam. Mahasiswa memastikan sudah klik key-in, bukan hanya memilih icon keranjang. Mata kuliah yang ada di keranjang belum terinput di sistem.

 

  1. Prodi hanya akan membuka kuota suatu kelas jika kelas lain dari MK yang sama sudah seimbang pesertanya.

 

Panduan MBKM:

https://bit.ly/PanduanMBKM2023        

 

Panduan Akademik TI Tahun 2026

https://bit.ly/PanduanAkademikTI2026

 

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan, mohon dapat dicermati dan dijadikan acuan dalam penyusunan rencana studi. Terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Prodi Teknik Industri

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Islam Indonesia

 

 

 TAMBAHAN INFORMASI TERKAIT KONVERSI 

MK  Semester 3 (Angkatan 2024)
No Kode Nama MK Kuri 2025 (baru) Sks Nama MK Kuri 2021 (lama) sks semester Catatan
1 UNI 605 Kewirausahaan Syariah 2 Kewirausahaan Syariah 2 5
2 STI 301 Riset Operasi 1 3 Optimisasi 3 3
3 STI 302 Statistika 2 3 Statistika 2 3 3
4 STI 303 Kimia 2 2 Kimia Lingkungan 2 3
5 STI 304 Sistem Informasi Manajemen 2 Sistem Manajemen Basis Data 3 4
6 STI 305 Analisis dan Pengendalian Biaya 2 Analisis dan Estimasi Biaya 2 3
7 STI 306 Perilaku organisasi 2 Psikologi Industri 2 4
8 STI 307 Material Teknik 2 Kimia Material 2 2 Sebagian besar sudah mengambil
9 STI 308 Ergonomika 2 Rekayasa Sistem Kerja & Ergonomi 3 4
10 STI 106 Praktikum Fisika 1 Praktikum Fisika 1 3 MK maju, sekarang di semester 1
11 UNI 607 Bahasa Inggris 2 Bahasa Inggris 2 3 MK maju, sekarang di semester 2

 

 

MK lain yang bisa diambil
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Nama MK Kuri 201 sks semester
1 UNI 603 Pendidikan Kewarganegaraan 2 Kewarganegaraan 2 7

 

 

MK  Semester 5 (Angkatan 2023)
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Nama MK Kuri 201 sks semester Catatan
1 UNI 603 Pendidikan Kewarganegaraan 2 Kewarganegaraan 2 7 Sebagian besar sudah mengambil
2 STI 501 Mekanika Teknik 2 Fisika Mekanik 2 2 Sebagian besar sudah mengambil
3 STI 502 Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 Perencanaan dan Pengendalian Produksi 1 2 3 Sebagian besar sudah mengambil
Perencanaan dan Pengendalian Produksi 2 2 4 Sebagian besar sudah mengambil
4 STI 503 Pemodelan Sistem 2 Pemodelan Sistem 2 4 Sebagian besar sudah mengambil
5 STI 504 Perancangan dan Pengembangan Produk 2 Desain Produk 3 5
6 STI 505 Analitika Data 2 Analisis Keputusan & Data Mining 3 5
7 STI 506 Ekologi Industri 2 Kimia Lingkungan 2 3 Sebagian besar sudah mengambil
8 STI 507 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2 Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) 2 5
9 STI 508 Perancangan Fasilitas 2 Perancangan Tata Letak Fasilitas 3 6  

 

10 STI 509 Praktik Perancangan Fasilitas 1
11 STI 403 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 2 Sistem Informasi Manajemen 2 5 MK maju, sekarang di semester 4
12 STI 404 Praktik Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 1
13 STI 406 Perancangan dan manajemen organisasi industri 3 Desain Organisasi Industri 2 5 MK maju, sekarang di semester 4
14 UNI 605 Kewirausahaan Syariah 2 Kewirausahaan Syariah 2 5 MK maju, sekarang di semester 3

 

 

MK lain yang bisa diambil
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Nama MK Kuri 201 sks semester
1 UNI 604 Pendidikan Pancasila 2 Pendidikan Pancasila 2 2
2 STI 608 Manajemen Proyek 2 Manajemen Proyek 2 5
3 UNI 602 Islam Rahmatan lil ‘Alamin 3 Islam Rahmatan lil Alamin 3 7
4 STI 602 Sistem Rantai Pasok 2 Supply Chain Management 3 6
5 STI 606 Enterprise Resource Planning 2 Enterprise Resource Planning 3 5

 

 

MK  Semester7 (Angkatan 2022)
No Kode Nama MK Kuri 2025 Sks Nama MK Kuri 201 sks semester Catatan
1 UNI 604 Pendidikan Pancasila 2 Pendidikan Pancasila 2 2 Sebagian besar sudah mengambil
2 STI 701 Perancangan Sistem Industri Terpadu 4 Perancangan Sistem Industri Terpadu 3 6 Sebagian besar sudah mengambil
3 STI 702 Metodologi Penelitian 2 Metodologi Penelitian Dasar 2 6 Sebagian besar sudah mengambil
4 STI 9xx MKP Analisis dan Perancangan Perusahaan 3 Analisis dan Perancangan Perusahaan 3 6 Sebagian besar sudah mengambil
5 STI 9xx Mata Kuliah Pilihan 2 3 Mata Kuliah Pilihan 2 3 7
6 STI 9xx Mata Kuliah Pilihan 3 3 Mata Kuliah Pilihan 3 3 7
7 UNI 608 Kuliah Kerja Nyata 2 Kuliah Kerja Nyata 2
8 UNI 609 Tugas Akhir 4 Tugas Akhir/ Karya Ilmiah 5
9 STI 801 Kerja Praktek 2 Kerja Praktek 3

 

 

 

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan webinar pada Jumat, 28 November 2025 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang merupakan bagian dari webinar bulanan nasional ini mengangkat tema “On Time and On Track: Time Management for University Students” yang relevan dengan tantangan akademik mahasiswa. Webinar dipandu oleh Anindya Mayrela Ika Putri selaku moderator dan Distian Pingkan Lumi sebagai Master of Ceremony (MC), dengan menghadirkan Suci Miranda, S.T., M.Sc., sebagai narasumber utama. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai semester untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan waktu selama masa studi.

Acara dibuka dengan pembacaan susunan kegiatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UII, serta sesi foto bersama. Setelah itu, moderator memperkenalkan narasumber dengan memaparkan profil akademik serta pengalaman profesionalnya di bidang Teknik Industri sebelum memasuki sesi pemaparan materi utama.

Manajemen Waktu sebagai Kunci Keberhasilan

Dalam sesi utama, Suci Miranda memaparkan strategi manajemen waktu dengan mengajak mahasiswa memandang perkuliahan sebagai sebuah proyek akademik. Ia menjelaskan bahwa studi memiliki target, tahapan, serta batas waktu yang perlu dikelola secara terencana. Menurutnya, mahasiswa perlu menyusun perencanaan studi sejak dini agar proses perkuliahan berjalan lebih terarah.

Suci juga menekankan bahwa prinsip project management dapat membantu mahasiswa mengelola tugas perkuliahan, kegiatan akademik, hingga penyusunan tugas akhir.

“Jika studi dipandang sebagai sebuah proyek, maka mahasiswa akan lebih mudah menetapkan target, mengatur tahapan, serta mengantisipasi risiko yang mungkin muncul selama perkuliahan,”

Ia menambahkan bahwa manajemen waktu tidak hanya berkaitan dengan penyusunan jadwal, tetapi juga mencakup pengelolaan risiko dan pengembangan kompetensi diri. Oleh karena itu, Suci mendorong mahasiswa untuk terus mengasah keterampilan pendukung agar tetap produktif dan mampu menyelesaikan studi tepat waktu.

Diskusi dan Tanggapan Ahli

Peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan sesi diskusi interaktif. Salah satu peserta mengajukan pertanyaan mengenai efektivitas pengerjaan Kuliah Praktik (KP) dan Tugas Akhir (TA) secara bersamaan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Suci Miranda menjelaskan bahwa KP dan TA memiliki alur pengerjaan yang berbeda.

Namun, mahasiswa tetap dapat melanjutkan tema KP sebagai dasar penelitian TA. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang matang serta komunikasi intensif dengan dosen pembimbing menjadi kunci utama dalam mengelola waktu dan beban akademik.

Ajakan Mengelola Waktu Studi Secara Efektif

Sebagai penutup, Suci mengajak mahasiswa untuk bijak mengelola waktu selama masa studi dengan perencanaan yang matang dan kedisiplinan diri.

“Manajemen waktu yang baik akan membantu mahasiswa tetap fokus, terarah, dan menyelesaikan studi sesuai target.”

Setelah sesi pemaparan dan diskusi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian presensi oleh peserta. Acara kemudian secara resmi ditutup oleh Master of Ceremony (MC).

Albin M Wiryawan

Yogyakarta, 30 November 2025 – Sang Adji Paco Labib, Afiana Saputri, dan Pradita Nur Maulidina merupakan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia yang mengikuti Industrial National Competition (INCO) 2025 yaitu sebuah perlombaan berskala nasional. Himpunan Mahasiswa Teknik Industri FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyelenggarakan kegiatan ini pada 28-30 November 2025 dan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. INCO 2025 mengusung tema “Sustainable Product Design Innovation for Human Well-Being and Optimal Ergonomics.” Melalui kompetisi ini, mahasiswa menampilkan gagasan desain produk yang ramah lingkungan dan ergonomis. Kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya inovasi yang memperhatikan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan nilai ekonomi.

Ajang INCO 2025 Perkuat Peran Mahasiswa dalam Inovasi Desain Industri

Untuk mendukung tujuan kompetisi tersebut, panitia INCO 2025 menyusun tahapan lomba secara terstruktur dan sistematis. Peserta mengawali rangkaian kegiatan dengan pendaftaran dan pengumpulan abstrak karya ilmiah. Setelah lolos seleksi abstrak, peserta melanjutkan ke tahap penyusunan dan pengumpulan full karya yang mencakup proposal lengkap, desain produk, dan poster. Panitia kemudian menetapkan finalis dan mengadakan technical meeting sebagai persiapan tahap akhir. Pada tahap final, para finalis mempresentasikan ide produk mereka secara langsung di hadapan dewan juri. Proses penilaian menitikberatkan pada aspek inovasi, keberlanjutan, dan kesesuaian desain dengan prinsip ergonomi. 

“Jangan ragu untuk mencoba dan mengikuti lomba, meskipun merasa belum sepenuhnya siap. Proses persiapan dan pengalaman yang didapat jauh lebih berharga dibandingkan hasil akhir. Dengan kemauan untuk belajar, bekerja sama, dan berani keluar dari zona nyaman, dengan mengikuti lomba dapat menjadi sarana pengembangan diri yang sangat bermanfaat,”ujar Dita.

Selama mengikuti rangkaian lomba tersebut, peserta melakukan persiapan melalui diskusi tim, studi literatur, dan pembagian tugas yang jelas. Tim mengatur waktu secara disiplin agar persiapan lomba tetap berjalan seiring dengan kegiatan akademik. Komunikasi terbuka menjadi kunci dalam menyatukan berbagai gagasan dan sudut pandang antaranggota. Melalui proses ini, peserta memperoleh pengalaman berharga dalam kompetisi tingkat nasional. Selain meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, keikutsertaan dalam INCO 2025 juga memperluas jejaring serta menumbuhkan motivasi untuk terus berinovasi.

Kaila Bilbina M.S

Yogyakarta, 29 Oktober 2025 – Masayu Nafisa Sinanding Ndaru, bersama Rajab Bullah Anggara Nasution, Natasya Dyah Anggraini, dan Muhammad Faurel Keisya Zubair, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia (UII), berhasil mengikuti Seminar Nasional Teknologi dan Informatika (SNATIF) 2025 secara offline yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik, Universitas Muria Kudus. Mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ilmiah berskala nasional ini melalui SNATIF 2025 dengan mempresentasikan serta mendiskusikan karya ilmiah di bidang teknologi dan informatika. Dalam kegiatan tersebut, tim Masayu mengangkat topik analisis pengaruh kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan pada salah satu resto ayam nusantara. Penelitian tersebut menggunakan metode regresi linear dan berhasil dipublikasikan pada Jurnal SITECH: Sistem Informasi dan Teknologi, Universitas Muria Kudus yang terindeks SINTA 4. Publikasi tersebut dapat diakses pada link https://jurnal.umk.ac.id/index.php/sitech/article/view/16046

Proses Persiapan dan Pelaksanaan

Keikutsertaan dalam SNATIF 2025 berawal dari tugas mata kuliah Tata Tulis Ilmiah yang kemudian tim kembangkan menjadi naskah jurnal. Dengan arahan dosen pengampu, Sayyidah Maulidatul Afraah, S.T., M.T. dan Didin Novianto, S.T., M.LSCM., tim menyempurnakan tulisan tersebut sesuai kaidah penulisan ilmiah dan menyusun ulang makalah agar sesuai dengan kaidah penulisan jurnal ilmiah. Tahapan kegiatan meliputi penyusunan naskah, pembuatan bahan presentasi dalam bentuk power point, serta pengumpulan berkas kepada panitia. Para peserta melaksanakan presentasi karya ilmiah secara daring pada 29 Oktober 2025. Seluruh proses tersebut memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi tim.

Tantangan, Kolaborasi, dan Capaian

Tim penulis menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan waktu serta minimnya pengalaman dalam penulisan jurnal ilmiah. Perbedaan kesibukan masing-masing anggota tim juga sempat menghambat proses pengerjaan. Untuk mengatasinya, tim memaksimalkan pertemuan tatap muka agar dapat berdiskusi dan mengerjakan naskah secara bersama-sama. Kekompakan tim menjadi faktor penting dalam penyelesaian naskah tepat waktu. Melalui SNATIF 2025 ini, tim memperoleh sertifikat serta kesempatan menerbitkan karya ilmiah terindeks SINTA 4.

“Kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, karena peluang besar bisa berawal dari sana. Kenali minat keilmuan dan ikuti kegiatan yang mendukungnya,” ujar Masayu.

Dengan mengikuti SNATIF 2025, mahasiswa Teknik Industri UII memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat komitmen dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang mampu bersaing secara nasional dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Kaila Bilbina M.S

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kuliah praktisi mata kuliah Manajemen Proyek bertemakan “Project Quality Management” yang berlangsung secara daring pada Sabtu (06/12). Acara ini bertujuan untuk memberikan mahasiswa dan peserta mengenai praktik terbaik dalam mengelola kualitas proyek secara efektif dan profesional. Dengan menghadirkan narasumber praktisi yang merupakan akademisi berpengalaman, kuliah praktisi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih terkait dengan teori project management dengan implementasi nyata di dunia industri.

Nisrina Nur Masrefa selaku Master of Ceremony membuka acara tepat pada pukul 13.00 WIB yang selanjutnya merupakan sesi foto bersama. Moderator Sekar Hutami Melati Giri melanjutkan acara dengan memperkenalkan narasumber kuliah praktisi, Bintoro Wisnuputro. Beliau merupakan Senior Project Management Office (PMO) di Pertamina sejak 2020 dan tentunya memiliki pengetahuan mendalam tentang Project Quality Management yang akan dibahas.

Mengapa Produk Berkualitas Tinggi Belum Tentu Grade Tinggi?

Bintoro membuka sesi pemaparan dengan membahas perbedaan antara quality dan grade dalam project management. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kedua konsep memiliki makna berbeda meskipun sama-sama berkaitan dengan standar produk atau layanan. Quality berfokus pada pemenuhan ekspektasi pelanggan, sedangkan grade menunjukkan tingkatan atau klasifikasi produk.

“Sesuatu yang grade nya rendah, itu belum tentu tidak berkualitas. Sebaliknya, sesuatu yang kualitasnya rendah, itu belum tentu grade nya juga rendah. Bisa jadi grade nya tinggi.” Ungkapnya.

Bintoro melanjutkan dengan memberikan ilustrasi yang mudah dipahami menggunakan contoh kopi sachet dan kopi V60 di cafe. Kopi sachet ber-grade rendah tetap berkualitas tinggi karena menjaga konsistensi penyajian. Kopi V60 berbiji premium menjadi berkualitas rendah ketika barista mengabaikan SOP. Melalui ilustrasi ini, menunjukkan bahwa quality dalam project management bergantung pada pemenuhan ekspektasi pelanggan, bukan harga atau grade.

Bintoro menegaskan bahwa detail kecil yang terabaikan sering memicu kegagalan kualitas. Tragedi NASA membuktikan hal tersebut ketika tim gagal menguji O-ring pada suhu rendah hingga menyebabkan ledakan. Lebih lanjut, Bintoro mengulas berbagai teori dan filosofi quality management pada Pertamina dan perusahaan manufaktur Jepang. Pemaparan tersebut menekankan pentingnya pencegahan, analisis biaya kualitas, serta keterlibatan organisasi dalam peningkatan kualitas berkelanjutan.

Sesi Tanya Jawab

Pada sesi tanya jawab, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi dari  project quality management dalam praktik industri. Para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari punch list minor dan kondisi tanpa punch list pasca pre-mechanical completion hingga penanganan masalah major. Selain itu, peserta mengajukan pertanyaan terkait quality issue di lapangan serta mekanisme persetujuan change request pada proyek berskala besar.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bintoro menjelaskan bahwa ketika tidak ada punch list, proyek langsung masuk tahap finishing. Tetapi tim akan memperbaiki punch list minor, sedangkan punch list major memerlukan perhitungan ulang dan pembongkaran. Beliau juga menegaskan bahwa quality management merupakan proses end-to-end yang saling berkaitan dari perencanaan hingga eksekusi, sehingga kegagalan di lapangan bisa berasal dari miss kalkukasi di tahap perencanaan. Terkait change request, beliau menyampaikan bahwa change request hanya berlaku untuk perubahan dalam proyek yang sedang berjalan dengan persetujuan pihak berwenang. Sedangkan proyek lama yang menghadapi kondisi baru termasuk new project atau upgrading project yang harus melalui siklus penuh.

Sesi dan kuliah praktik ini berakhir dengan pemberian insight yang reflektif oleh Bintoro terkait project management yang memiliki penerapan sangat luas di berbagai bidang. Dengan antusiasme yang ditunjukkan peserta selama berlangsungnya kuliah praktisi, diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dalam menerapkan quality management dan mempersiapkan diri berkontribusi dalam proyek industri.

Nisrina Nur Masrefa

Zahid Anugrah Muzaffar Rana merupakan mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknik Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Al-Azhar Islamic Centre (AIC) Essay Competition 2025. Kompetisi ini terselenggara secara regional di Daerah Istimewa Yogyakarta dan melibatkan peserta dari berbagai universitas. Kegiatan berlangsung pada 16–25 September 2025, dengan pengumuman pemenang pada 25 Oktober 2025. Dengan mengangkat tema mengenai tantangan “Eksploitasi Berlebihan Terhadap Sumber Daya Alam serta Urgensi Pengelolaan yang Berkelanjutan”, Zahid berfokus mengambil sub-tema “Evaluasi Kebijakan SDA di Indonesia”. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Industri UII mampu berkontribusi pada isu sosial dan kebijakan publik.

Perjalanan Kompetisi dari Ide hingga Raih Juara 1

Dalam Al-Azhar Islamic Centre (AIC) Essay Competition 2025, Zahid mengikuti seluruh alur kompetisi mulai dari pendaftaran hingga pengumpulan essay. Selanjutnya, juri menilai setiap essay yang terkumpul untuk menentukan karya terbaik berdasarkan kualitas penilaian tertinggi. Pada kesempatan ini, Zahid memilih mengangkat topik mengenai rekayasa ulang tata kelola sumber daya alam di Indonesia berdasarkan masalah yang ada dan mengubahnya ke dalam suatu framework kerja terstruktur bernama Eco-Justice Enforcement Model.   

Selama masa persiapan, Zahid terdesak oleh waktu karena padatnya aktivitas lain yang sedang dijalani. Pengambilan ide mulai ia rumuskan pada H-3 menjelang tenggat sehingga menyisakan waktu singkat untuk mengembangkan argumen dan membenarkan struktur tulisan. Adanya motivasi untuk mencoba yang terbaik membuat Zahid harus memanfaatkan waktu istirahat malam untuk menuntaskan tulisan. Di tengah kelelahan, dukungan orang tua membuat Zahid tetap fokus dan konsisten, disertai pesan dari kedua orang tuanya, “Kamu harus kerjakan dan selesaikan apa yang kamu mulai.”. Dengan dukungan orang tua dan konsistensi kuat, Zahid sukses menaklukkan AIC Essay Competition 2025 sebagai peraih Juara 1.

Pesan dan Kesan atas Peraihan Prestasinya

Zahid menilai pencapaian ini sebagai pengalaman yang sangat berharga dan membanggakan. Ia menekankan bahwa banyak peserta dari bidang ilmu yang secara akademik relevan mengikuti kompetisi tersebut, sehingga pencapaian terasa lebih istimewa. Melalui kompetisi ini, Zahid memperoleh wawasan baru terkait perubahan serta evaluasi kebijakan sosial di Indonesia yang masih memerlukan peningkatan. Ia juga mendorong mahasiswa lain untuk tidak ragu mencoba dan berani melangkah dalam setiap kesempatan.

“Jangan pernah takut untuk mencoba, mulai dahulu agar nanti bisa berkembang di kemudian hari.” ungkapnya. 

Langkah berani yang Zahid lalui menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba hal baru dapat membuka berbagai peluang yang sebelumnya sama sekali tidak terpikirkan. Harapan Zahid dalam perjalanannya ini dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain untuk tidak pernah ragu dalam mengambil kesempatan.

Nisrina Nur Masrefa

Lab. Pemodelan dan Simulasi Industri (DELSIM), Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Seminar #2 yang berlangsung secara luring pada Jumat (05/12) dengan mengangkat topikThe Role of System Simulation in Modern Industrial Decision-Making. Sebanyak 62 peserta menghadiri kegiatan ini. Acara ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa dan peserta terkait penerapan simulasi sistem untuk menyelesaikan permasalahan industri yang kompleks serta mendukung pengambilan keputusan strategis di perusahaan.

Demas Rakha Freeporta dan Bintang Nairah Yuan bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) dan membuka seminar tepat pukul 08.00 WIB. Setelah pembukaan, kedua MC memimpin peserta dalam menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne UII. Daffa Allamsyah menyampaikan sambutan sebagai Koordinator Asisten Lab. DELSIM. Selanjutnya, Didin Dwi Novianto, S.T., M.LSCM., menyampaikan sambutan sebagai perwakilan dosen UII. Sebelum memasuki sesi materi, MC memperkenalkan Amanda Trixie Alsyaviar sebagai moderator seminar.

Amanda kemudian memperkenalkan pembicara pada seminar kali ini yaitu Wahyu Kurniawan, S.T., MBA., M.Sc., CISCP.,. Wahyu aktif mengajar di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta dan memiliki pengalaman hampir sepuluh tahun di industri dengan pertumbuhan CAGR periode 2016–2020 sekitar 78,9%. Pengalaman profesional tersebut dapat membentuk keahliannya dalam bidang logistik dan manajemen rantai pasok, pengembangan bisnis, analisis keuangan, studi kelayakan, serta pelaporan bisnis dan keuangan.

Kapan dan Mengapa Memilih Simulasi?

Wahyu membuka sesi pemaparan materi dengan menjelaskan pentingnya menentukan waktu yang tepat dalam menggunakan metode simulasi untuk menyelesaikan permasalahan industri. Beliau menekankan bahwa tidak semua permasalahan memerlukan simulasi, sehingga pemilihan metode harus menyesuaikan tingkat kompleksitas masalah. Dalam riset operasi, terdapat penggunaan tiga tingkatan metode. Metode tersebut yaitu exact method seperti simplex untuk masalah terstruktur, probabilistic method atau metaheuristik untuk masalah dengan kompleksitas sedang, dan simulasi untuk masalah dengan tingkat kompleksitas dan ketidakpastian tinggi.

“Ada hirarkinya bahwa sebuah problem itu bisa terselesaikan oleh berbagai pendekatan. Simulasi terpakai ketika kita berhadapan dengan problem kompleks.” Ungkapnya.

Wahyu melanjutkan dengan memberikan beberapa kriteria untuk mengenali problem kompleks seperti tingginya variabilitas data dan banyaknya variabel dalam suatu sistem. Beliau memberikan contoh sesuai dengan proyek yang sedang beliau kerjakan. Proyek dengan kasus pengangkutan limbah lumpur dari 451 titik sumur pengeboran minyak dengan tingkat produksi tidak stabil. Variasi data yang fluktuatif serta banyaknya titik pengangkutan menyulitkan penerapan pemodelan matematis dan menjadikan simulasi sebagai solusi pemecahan masalah tersebut.

Sesi Diskusi Interaktif

Pada sesi diskusi, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan simulasi dalam dunia industri. Berbagai pertanyaan tersebut meliputi ketidakpastian biaya transportasi pada perusahaan yang dipengaruhi fluktuasi harga bahan bakar dan bagaimana proses validasi model dilakukan, mengenai penelitian bertema job shop yang memadukan discrete event simulation dan metode metaheuristik. Pertanyaan terkait ketidakstabilan penjadwalan produksi pada industri minuman dan pemilihan solusi terbaik. Peserta juga menanyakan metode yang tepat untuk mengidentifikasi akar permasalahan industri, menentukan prioritas, dan memilih pendekatan pemecahan masalah yang paling efektif.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Wahyu menjelaskan bahwa ketidakpastian dalam transportasi menggunakan shipping line simulasi menjadi solusi yang lebih fleksibel untuk mengevaluasi berbagai skenario operasional. Selain itu, Wahyu merespons pertanyaan terkait penelitian job shop dengan menjelaskan bahwa makespan dapat dijadikan parameter optimasi pada metaheuristik, kemudian diuji kembali melalui simulasi untuk memastikan efektivitasnya di kondisi sebenarnya, serta pentingnya mengidentifikasi akar masalah sebelum menentukan alternatif perbaikan.

Sesi diskusi ini menegaskan peran simulasi yang melampaui analisis teknis semata. Simulasi membantu memahami perilaku sistem secara menyeluruh dalam kondisi yang kompleks dan tidak pasti. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi diskusi. Wawasan tersebut mendorong peserta terus mengembangkan kemampuan analitis dan memanfaatkan simulasi dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efisien.

Nisrina Nur Masrefa

(Yogyakarta)—Kegiatan ERP TALKS kembali digelar pada Minggu (21/12) secara online melalui platform Zoom. Kegiatan ini merupakan agenda tahun yang diselenggarakan oleh Laboratorium Enterprise Resource Planning (ERP) Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia. Dalam kegiatan ini dihadirkan sesi sharing session bidang keilmuan ERP yang mengundang para alumni. Berbeda dari tahun sebelumnya, ERP TALKS 2025 mengangkat tema “The Essential Role of HCM Consultants in Supporting Business Value Creation”.

Melalui tema tersebut, kegiatan ini mengajak audiens mengenal lebih dekat profesi ERP Consultant, khususnya dalam penerapan Human Capital Management (HCM). Sejalan dengan fokus tersebut, Nur Abdillah Bagus Prakoso hadir sebagai narasumber. Ia merupakan alumni Teknik Industri UII yang saat ini berkarier sebagai Oracle HCM Functional Consultant di PT Tree Solutions.

Sesi sharing dibuka dengan pemaparan singkat perjalanan akademik dan profesional narasumber. Nur Abdillah Bagus membagikan pengalamannya sejak menjadi asisten Laboratorium ERP hingga terlibat langsung dalam implementasi sistem HCM di berbagai perusahaan.

Peran Konsultan HCM dalam penerapan HCIS

Memasuki sesi utama, narasumber mengajak audience memahami pergeseran trend pengelolaan sumber daya manusia. Nur Abdillah Bagus menekankan bahwa organisasi saat ini tidak lagi memandang karyawan sebagai sekadar biaya operasional, melainkan sebagai investasi strategis jangka panjang. 

Human capital saat ini menjadi aset utama perusahaan dalam menciptakan nilai bisnis jangka panjang. Hal ini melandasi pentingnya penerapan Human Capital Information System (HCIS) dalam perusahaan. ,” jelasnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan terkait integrasi proses bisnis yang ada dalam HCM. Yang mana, setiap proses tersebut menghasilkan data analisis untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen.

Sebagai penutup materi, narasumber menegaskan bahwa peran HCM Consultant tidak hanya terbatas pada konfigurasi sistem. Lebih dari itu, seorang konsultan bertanggung jawab untuk menerjemahkan kebutuhan bisnis ke dalam fitur HCIS serta memberikan rekomendasi perbaikan. Sehingga implementasi ERP benar-benar memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

“Seorang konsultan harus mampu memahami proses bisnis, menganalisis kebutuhan klien, dan mengomunikasikan solusi secara tepat, bukan hanya menguasai fitur sistem,” ujarnya.

Diskusi Interaktif

Suasana ERP TALKS semakin hidup saat sesi tanya jawab berlangsung. Para peserta aktif berdiskusi mengenai profesi ERP Consultant dan penerapan HCIS. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari indikator keberhasilan implementasi HCIS hingga keterampilan yang perlu dipersiapkan untuk berkarier di bidang ERP. Menanggapi hal tersebut, Nur Abdillah Bagus membagikan pandangannya, 

“Pemahaman proses bisnis, kemampuan analisis, serta keterampilan komunikasi menjadi hal yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar menghafal fitur sistem.” 

ERP Talks ini tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga membuka sudut pandang baru bagi mahasiswa mengenai bagaimana teknologi ERP, khususnya bidang HCM, dapat berkontribusi langsung dalam penciptaan nilai bisnis. 

Syawarani Gayatri

Kuntoro Bismo, alumni sekaligus pembicara pada kuliah praktisi

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menghadirkan kegiatan Kuliah Praktisi  pada Sabtu (22/11). Kuliah Praktisi kali ini membawakan tema “Projeck Risk Management“. Mahasiswa Teknik Industri UII turut hadir meramaikan kegiatan ini yang merupakan bagian pembelajaran. Kuliah berlangsung secara daring melalui platfrom Zoom Meeting.

Pada kuliah praktisi kali ini, Program Studi Teknik Industri UII menghadirkan Bintoro Wisnuputro sebagai narasumber. Ia merupakan alumni Teknik Industri UII yang saat ini berprofesi sebagai Project Management Specialist. Sepanjang kariernya, Bintoro telah menangani berbagai proyek di dunia profesional. Melalui pemaparannya, ia mengajak mahasiswa memahami manajemen risiko proyek, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dari pengalaman praktik di lapangan.

Hubungan antara Projek dan Resiko

Pembicara menjelaskan tentang Risk Management Process Flow Diagram

Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan bahwa risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah proyek. Oleh sebab itu, setiap proyek memerlukan perencanaan risiko yang matang agar tujuan proyek dapat tercapai secara efektif dan efisien. Ia juga menekankan pentingnya proses identifikasi risiko sejak tahap awal, analisis dampak risiko, hingga penentuan strategi mitigasi yang tepat.

“Kunci dari manajemen risiko proyek adalah kesiapan. Risiko tidak selalu bisa dihindari, tetapi dapat dikelola dengan baik,” ungkap Beliau.

Sesi Diskusi Interaktif

Pembelaharan seputar bagaimana menghandle resiko yang terjadi dalam suatu projek

Selain pemaparan materi, panitia mengemas kegiatan ini secara interaktif. Pada akhir acara, sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari penerapan risk register, peran manajer proyek dalam pengendalian risiko, hingga tantangan manajemen risiko pada proyek modern.

Program Studi Teknik Industri UII secara rutin menyelenggarakan kuliah praktisi sebagai bagian dari penguatan pembelajaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari para profesional. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu memahami penerapan ilmu perkuliahan sekaligus mengenali tantangan nyata di dunia kerja.

Syawarani Gayatri

Mahasiswa Industri Raih Juara 1 di LEVITASI FTI UII dengan inovasi Food Waste

Prestasi membanggakan kembali datang dari mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII). Kali ini, tim mahasiswa Teknik Industri berhasil meraih Juara 1 dalam ajang LEVITASI FTI UII 2025 (Lomba Teknologi dan Inovasi). Lembaga Mahasiswa Eksekutif FTI UII menyelenggarakan kegiatan ini sebagai lomba teknologi dan inovasi. Dengan capaian tersebut, mahasiswa Teknik Industri UII kembali menunjukkan eksistensinya dalam bidang inovasi dan teknologi.

BIOPELTER: Biomass Pellet Converter

Dalam konteks kompetisi tersebut, tim yang terdiri dari tiga mahasiswa ini memilih sub-tema Circular Economy & Waste Management. Melalui pendekatan tersebut, mereka menghadirkan inovasi bertajuk BIOPELTER. Secara sederhana, BIOPELTER berfungsi mengonversi limbah makanan menjadi pelet biomassa yang masyarakat manfaatkan sebagai pakan hewan.

Berangkat dari fakta lapangan, data menunjukkan bahwa food waste masih mendominasi sampah nasional. Oleh karena itu, tim menemukan celah besar dalam sistem pengelolaan limbah organik yang berbagai pihak belum menangani secara optimal. Kondisi inilah yang kemudian mendorong tim untuk mengembangkan inovasi BIOPELTER.

“Selama masyarakat sering membiarkan atau membakar foodwaste. Oleh karena itu, inovasi ini memberikan second life cycle bagi food waste dengan mengolahnya menjadi material pelet. Selanjutnya, masyarakat dapat menjual pelet tersebut ke Bank Sampah,” jelas Arrouf, salah satu anggota tim.

Tim merancang BIOPELTER dengan harapan mampu membantu penataan pengolahan food waste sekaligus memberi dampak ekonomi pada masyarakat.

Perjalanan di Balik BIOPELTER

Dibalik keberhasilan tersebut, Arrouf membagikan cerita di balik proses pengembangan inovasi BIOPELTER. Pada kenyataannya, perjalanan lomba tidak lepas dari berbagai tantangan teknis yang mengharuskan tim terus belajar dan beradaptasi.

“Dalam prosesnya, kami harus menyesuaikan dan mempelajari banyak hal teknis dari inovasi yang hendak dibangun. Tapi kami berhasil melewati seluruh tantangan tersebut dengan konsistensi, ketekunan, dan kerja sama tim yang solid,” ujar Arrouf.

Selain itu, tim menerapkan Agile Method untuk menyempurnakan produk. Melalui pendekatan tersebut, proses pengembangan menjadi lebih fleksibel dan adaptif. Tak hanya itu, selama proses pengerjaan, tim mendapatkan pendampingan langsung dari Dr. Dwi Adi Purnama, S.T., dosen Teknik Industri UII, yang mendampingi tim selama pengembangan inovasi.

Harapan dan Pesan

Bagi tim, kemenangan ini tidak menjadi akhir perjalanan. Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi langkah awal menuju tahap yang lebih besar. Melalui proses panjang yang mereka lalui, tim mempelajari pentingnya empati, keberanian, serta kepercayaan terhadap ide yang dikembangkan.

“Pada awalnya, beberapa pihak sempat meragukan ide ini. Namun pada akhirnya, kami menyadari bahwa jika bukan kami yang percaya pada produk yang kami kembangkan,  siapa lagi?” cerita Arrouf.

Sebagai penutup, tim menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak ragu untuk terjun dalam kompetisi dan inovasi. Secara khusus, mereka menekankan pentingnya memahami akar permasalahan sebelum merancang solusi.

“Lakukan empatisasi masalah dengan baik. Jangan sampai solusi yang dibuat hanya jadi produk ‘gado-gado’, tapi harus benar-benar fit dengan masalah dan market yang ada. Do it with full dedication.”

Dengan demikian, prestasi ini membuktikan bahwa inovasi yang berangkat dari empati dan keberanian mampu membawa mahasiswa Teknik Industri UII melangkah lebih jauh. Tidak hanya dalam ajang kompetisi, tetapi juga dalam menjawab permasalahan nyata di masyarakat.

Syawarani Gayatri