Laboratorium Sistem Manufaktur (SIMAN), Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII), menggelar EXPO Big Project Perancangan Fasilitas 2025 pada Kamis (18/12). Kegiatan ini merupakan bagian klimaks dari rangkaian praktikum mata kuliah Perancangan Fasilitas (PF). Sebanyak 63 tim mahasiswa Teknik Industri FTI UII memamerkan karya usulan terbaik mereka dalam acara ini. Para peserta menampilkan berbagai rancangan tata letak pabrik dan UMKM yang inovatif dan aplikatif. Mereka mengintegrasikan teori perancangan fasilitas dengan kondisi nyata di dunia industri. Usulan tersebut menghasilkan solusi yang efisien dan optimal untuk meningkatkan produktivitas.
Inovasi Mahasiswa

Acara mencangkup dengan sesi pameran dan penilaian karya inovasi mahasiswa berupa prototype layout. Asisten Laboratorium SIMAN memberikan penilaian secara langsung terhadap setiap karya. Salah satu karya yang menarik merupakan karya dari kelompok TD-9. Tim ini merancang ulang tata letak pabrik untuk proses produksi mesin pengekstrak jahe agar lebih efisien dan terstruktur. Tim tersebut melakukan perancangan ulang karena layout awal belum optimal. Hal ini berdampak pada jarak perpindahan menjadi lebih panjang, adanya peningkatan waktu, dan naiknya biaya material handling.
Inovasi ini berdasarkan analisis penelitian dan pengamatan yang mendalam terhadap kondisi nyata di lapangan pada pabrik tersebut. Tim TD-9 menyebutkan bahwa keterbatasan luas area, variasi ukuran komponen dan jumlah stasiun kerja menjadi tantangan utama dalam merancang layout yang efisien.
“Kami ingin memperbaiki aliran produksi mesin pengekstrak jahe agar lebih teratur dan linier. Fokus utamanya adalah mengurangi jarak perpindahan material, menekan ongkos material handling, serta mengoptimalkan hubungan kedekatan antar stasiun kerja,” jelas Helda Noor Prameswari, sebagai perwakilan tim.
Layout usulan yang dihasilkan mampu menciptakan alur produksi yang lebih rapi dan menurunkan ongkos material handling secara signifikan. Proses evaluasi layout juga didukung penggunaan software sehingga hasilnya lebih terukur dan objektif. Tim berharap usulan layout ini dapat menjadi acuan bagi pabrik dalam menata area produksi secara lebih rapi, efisien dan aman. Penerapan layout dapat dilakukan secara bertahap sesuai kondisi pabrik tanpa memerlukan perubahan besar pada fasilitas yang sudah ada.
Tanggapan dari Panitia Penyelenggara
Dari sisi panitia, Dinda Meilia Rhepon, asisten Laboratorium SIMAN sekaligus PIC kegiatan ini mengungkapkan antusiasme peserta terlihat sangat baik. Dinda juga membagikan kesannya dalam melakukan persiapan EXPO. Terlebih pada proses melengkapi detail-detail EXPO, mulai dari pemilihan vendor, memilih desain backdrop dan gate, hingga berkoordinasi bersama sesama asisten lab SIMAN.
“Walaupun lab SIMAN sudah sering melaksanakan EXPO Gamtek setiap tahunnya, tapi EXPO Perancangan Fasilitas adalah hal yang baru bagi asisten Lab SIMAN, jadi sebenernya punya tantangan sendiri.” Ujarnya.
Dinda menyampaikan harapan besar agar EXPO ini memberikan dampak jangka panjang bagi para praktikan. Dinda berharap para praktikan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama praktikum dan EXPO, baik saat menjalani kerja praktik maupun ketika terjun ke dunia pekerjaan. Ia juga mengharapkan agar expo dapat dijalankan secara lancar pada tahun berikutnya.
“Semoga EXPO tahun selanjutnya lebih meriah dan semangat terus buat asisten ke depannya serta praktikan!” pesannya.
Kesan dan Pesan dari Pengunjung
Expo Perancangan Fasilitas 2025 mendapat apresiasi yang positif dari para pengunjung. Salah satu pengunjung tersebut ialah Nilam Atika Sari mahasiswa Fakultas Teknologi Industri. Ia mengungkapkan kegembiraannya, karena merasa termotivasi melihat antusiasme dan ambisi peserta EXPO terlihat dari maket yang dibuat menarik.
Nilam juga menekankan acara EXPO ini sebagai pembelajaran untuk menjadi wadah belajar memvisualisasikan dan mempresentasikan analisis, perhitungan, serta rekomendasi kepada orang lain. Ia juga menilai acara ini sebagai kesempatan latihan untuk melakukan pitching atau meyakinkan client di masa mendatang. Akhir kata, Ia berharap agar EXPO di masa mendatang dapat lebih meriah.
“Harapannya, semoga lebih ramai lagi, bukan dari mahasiswa FTI saja bahkan sampai keluar” ujarnya.
Dengan demikian, EXPO Perancangan Fasilitas 2025 merupakan pembuktian kemampuan mahasiswa Teknik Industri FTI UII dalam penerapan teori tata letak di dunia nyata. Berbagai rancangan layout menggambarkan kemampuan menganalisis, kreativitas, serta kesiapan menghadirkan solusi perancangan fasilitas yang inovatif dan aplikatif bagi perkembangan di sektor industri.
Nisrina Nur Masrefa


































