The Manufacturing Systems Laboratory (SIMAN), Industrial Engineering Study Program, Faculty of Industrial Technology (FTI), Islamic University of Indonesia (UII), held the 2025 Facility Design Big Project EXPO on Thursday (18/12). This event was the culmination of a series of practical sessions for the Facility Design (PF) course. A total of 63 teams of Industrial Engineering students from FTI UII showcased their best proposals at this event. The participants presented various innovative and applicable factory and MSME layout designs. They integrated facility design theory with real world industrial conditions. These proposals resulted in efficient and optimal solutions to increase productivity.

Academic Innovation

The event featured an exhibition and assessment of student innovations in the form of prototype layouts, which were evaluated directly by SIMAN Laboratory assistants. One of the most interesting works was that of the TD-9 group. This team redesigned the factory layout for the ginger extractor production process to make it more efficient and structured. The layout was changed because the initial layout was deemed suboptimal. This resulted in longer distances, increased time, and higher material handling costs.

This innovation was based on in-depth research and observation of the actual conditions at the factory. The TD-9 team mentioned that limited space, varying component sizes, and the number of work stations were the main challenges in designing an efficient layout.

“We want to improve the production flow of the ginger extractor machine to make it more organized and linear. The main focus is to reduce material transfer distances, reduce material handling costs, and optimize the proximity between work stations,” explained Helda Noor Prameswari, as the team representative.

The proposed layout is capable of creating a neater production flow and significantly reducing material handling costs. Layout evaluation process is also supported by software, making the results more measurable and objective. Helda’s team hopes that this proposed layout can serve as a reference for factories in organizing their production areas in a neater, more efficient, and safer manner. Layout can be implemented gradually according to the conditions of the factory without requiring major changes to existing facilities.

Words from the Organizing Committee

From the committee’s side, Dinda Meilia Rhepon, SIMAN Laboratory assistant and PIC for this activity, expressed her enthusiasm for the participants. Dinda also shared her impressions of preparing for the EXPO. She particularly enjoyed the process of finalizing the details of the expo. There are from selecting vendors, choosing backdrop and gate designs, to coordinating with fellow SIMAN lab assistants.

“Although the SIMAN Laboratory has frequently held the Gamtek EXPO every year, the Facility Design EXPO is something new for the SIMAN Laboratory assistants, so it actually presents its own challenges,” she said.

Dinda expressed her high hopes that this EXPO would have a long-term impact on the participants. She hopes that the participants can apply the knowledge gained during the practicum and EXPO, both during their work practicum and when they enter the workforce. She also hopes that the EXPO can run smoothly next year.

“Hopefully, next year’s EXPO will be even more lively and inspiring for the assistants and participants in the future!” she said.

Visitor Experiences and Messages

The 2025 Facility Design Expo received positive feedback from visitors. One of the visitors was Nilam Atika Sari, a student at the Faculty of Industrial Technology. She expressed her excitement, saying she felt motivated by the enthusiasm and ambition of the EXPO participants, which was evident in the attractive models they had created.

Nilam also emphasized that this EXPO event serves as a learning platform for visualizing and presenting analyses, calculations, and recommendations to others. She also views this event as an opportunity to practice pitching or convincing clients in the future. In closing, she hopes that future EXPO events will be even more lively.

“Hopefully, it will be even more lively, not just from FTI students but even beyond,” she said.

Thus, the 2025 Facility Design EXPO is a testament to the ability of FTI UII Industrial Engineering students to apply layout theory in the real world. Various layout designs demonstrate their ability to analyze, their creativity, and their readiness to present innovative and applicable facility design solutions for development in the industrial sector.

Nisrina Nur Masrefa

Laboratorium Sistem Manufaktur (SIMAN), Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII), menggelar EXPO Big Project Perancangan Fasilitas 2025 pada Kamis (18/12). Kegiatan ini merupakan bagian klimaks dari rangkaian praktikum mata kuliah Perancangan Fasilitas (PF). Sebanyak 63 tim mahasiswa Teknik Industri FTI UII memamerkan karya usulan terbaik mereka dalam acara ini. Para peserta menampilkan berbagai rancangan tata letak pabrik dan UMKM yang inovatif dan aplikatif. Mereka mengintegrasikan teori perancangan fasilitas dengan kondisi nyata di dunia industri. Usulan tersebut menghasilkan solusi yang efisien dan optimal untuk meningkatkan produktivitas.

Inovasi Mahasiswa

Acara mencangkup dengan sesi pameran dan penilaian karya inovasi mahasiswa berupa prototype layout. Asisten Laboratorium SIMAN memberikan penilaian secara langsung terhadap setiap karya. Salah satu karya yang menarik merupakan karya dari kelompok TD-9. Tim ini merancang ulang tata letak pabrik untuk proses produksi mesin pengekstrak jahe agar lebih efisien dan terstruktur. Tim tersebut melakukan perancangan ulang karena layout awal belum optimal. Hal ini berdampak pada jarak perpindahan menjadi lebih panjang, adanya peningkatan waktu, dan naiknya biaya material handling.

Inovasi ini berdasarkan analisis penelitian dan pengamatan yang mendalam terhadap kondisi nyata di lapangan pada pabrik tersebut. Tim TD-9 menyebutkan bahwa keterbatasan luas area, variasi ukuran komponen dan jumlah stasiun kerja menjadi tantangan utama dalam merancang layout yang efisien.

“Kami ingin memperbaiki aliran produksi mesin pengekstrak jahe agar lebih teratur dan linier. Fokus utamanya adalah mengurangi jarak perpindahan material, menekan ongkos material handling, serta mengoptimalkan hubungan kedekatan antar stasiun kerja,” jelas Helda Noor Prameswari, sebagai perwakilan tim.

Layout usulan yang dihasilkan mampu menciptakan alur produksi yang lebih rapi dan menurunkan ongkos material handling secara signifikan. Proses evaluasi layout juga didukung penggunaan software sehingga hasilnya lebih terukur dan objektif. Tim berharap usulan layout ini dapat menjadi acuan bagi pabrik dalam menata area produksi secara lebih rapi, efisien dan aman. Penerapan layout dapat dilakukan secara bertahap sesuai kondisi pabrik tanpa memerlukan perubahan besar pada fasilitas yang sudah ada.

Tanggapan dari Panitia Penyelenggara

Dari sisi panitia, Dinda Meilia Rhepon, asisten Laboratorium SIMAN sekaligus PIC kegiatan ini mengungkapkan antusiasme peserta terlihat sangat baik. Dinda juga membagikan kesannya dalam melakukan persiapan EXPO. Terlebih pada proses melengkapi detail-detail EXPO, mulai dari pemilihan vendor, memilih desain backdrop dan gate, hingga berkoordinasi bersama sesama asisten lab SIMAN.

“Walaupun lab SIMAN sudah sering melaksanakan EXPO Gamtek setiap tahunnya, tapi EXPO Perancangan Fasilitas adalah hal yang baru bagi asisten Lab SIMAN, jadi sebenernya punya tantangan sendiri.” Ujarnya.

Dinda menyampaikan harapan besar agar EXPO ini memberikan dampak jangka panjang bagi para praktikan. Dinda berharap para praktikan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama praktikum dan EXPO, baik saat menjalani kerja praktik maupun ketika terjun ke dunia pekerjaan. Ia juga mengharapkan agar expo dapat dijalankan secara lancar pada tahun berikutnya.

“Semoga EXPO tahun selanjutnya lebih meriah dan semangat terus buat asisten ke depannya serta praktikan!” pesannya.

Kesan dan Pesan dari Pengunjung

Expo Perancangan Fasilitas 2025 mendapat apresiasi yang positif dari para pengunjung. Salah satu pengunjung tersebut ialah Nilam Atika Sari mahasiswa Fakultas Teknologi Industri. Ia mengungkapkan kegembiraannya, karena merasa termotivasi melihat antusiasme dan ambisi peserta EXPO terlihat dari maket yang dibuat menarik.

Nilam juga menekankan acara EXPO ini sebagai pembelajaran untuk menjadi wadah belajar memvisualisasikan dan mempresentasikan analisis, perhitungan, serta rekomendasi kepada orang lain. Ia juga menilai acara ini sebagai kesempatan latihan untuk melakukan pitching atau meyakinkan client di masa mendatang. Akhir kata, Ia berharap agar EXPO di masa mendatang dapat lebih meriah.

“Harapannya, semoga lebih ramai lagi, bukan dari mahasiswa FTI saja bahkan sampai keluar” ujarnya.

Dengan demikian, EXPO Perancangan Fasilitas 2025 merupakan pembuktian kemampuan mahasiswa Teknik Industri FTI UII dalam penerapan teori tata letak di dunia nyata. Berbagai rancangan layout menggambarkan kemampuan menganalisis, kreativitas, serta kesiapan menghadirkan solusi perancangan fasilitas yang inovatif dan aplikatif bagi perkembangan di sektor industri.

Nisrina Nur Masrefa

Laboratorium Sistem Manufaktur (SIMAN), Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII),  kembali menyelenggarakan EXPO Big Project DPTI 2024. Sejumlah 69 tim mahasiswa Teknik Industri FTI UII mengikuti acara ini yang merupakan puncak rangkaian praktikum mata kuliah Dasar Perancangan Teknik Industri (DPTI). Dalam Expo ini, para peserta ditantang untuk menciptakan, merancang, dan mendesain produk-produk yang inovatif, sebagai wujud penerapan ilmu yang telah mereka pelajari selama perkuliahan. 

EXPO BIG PROJECT DPTI 2024

Mengusung Tema “Beyond Green: Exploring Sustainable Solutions and Innovations“, kegiatan Expo berlangsung dengan meriah pada Jumat (03/01). Berlokasi pada Hall Gedung K.H Mas Mansyur, setiap tim memamerkan rancangan produk mereka yang terbagi ke dalam beberapa kategori, seperti Enhancing Lives, Preserving Dignity, Nurturing The Earth, dan Ensuring Health. Dengan berbagai media yang menarik, pengunjung tidak hanya dapat melihat karya inovatif para mahasiswa, tetapi juga berinteraksi langsung dengan praktikan untuk memahami rancangan produk serta proses pembuatannya.

Dinda Meilia Rhepon, asisten Laboratorium SIMAN sekaligus PIC kegiatan ini, menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya atas pelaksanaan Expo.

“Alhamdulillah, Expo DPTI Big Project 2024 ini berjalan lancar. Semua praktikan terlihat antusias, membawa poster masing-masing, dan menampilkan video animasi yang keren. Harapannya, produk-produk yang mereka buat dalam Big Project ini bisa lebih dikembangkan, menjadi lebih advance, dan bahkan dapat dilombakan, sekaligus menginspirasi teman-teman mahasiswa baru,” ujarnya. 

Dinda menambahkan bahwa keseruan Expo Big Project DPTI akan berlanjut keesokan harinya dengan Top 10 Presentation. Pada tahap ini, kelompok yang berhasil masuk 10 besar akan mempresentasikan produk mereka secara langsung, yang kemudian akan dinilai oleh dewan juri.

TOP 10 PRESENTATION

Acara Top 10 Presentation berlangsung pada Sabtu (04/01) di Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung K.H. Mas Mansyur. Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Manik Purbo Ulung dan Fildzah Shabrina sebagai MC, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Laboratorium SIMAN, Putri Dwi Annisa, S.T., M.Sc. 

Setelahnya, memasuki acara pemaparan dari masing-masing tim yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar. Presentasi ini dihadiri dan dinilai oleh tiga dosen undangan yang bertindak sebagai dewan juri, yaitu Ir. Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T., IPM, Putri Dwi Annisa, S.T., M.Sc., dan Didin Dwi Novianto, S.T., M.LSCM. Setelah sesi presentasi yang berlangsung dengan penuh antusiasme, momen pengumuman pemenang menjadi puncak acara Expo Big Project DPTI 2024. Penghargaan yang diberikan meliputi 1st Winner, 2nd Winner dan 3rd Winner. Penghargaan khusus juga diberikan kepada tim yang menunjukkan keunggulan di kategori lain, seperti Best Poster, Best Animation dan Favorite Winner.

Salah satu rancangan desain produk yang berhasil membawa penghargaan pada kesempatan kali ini adalah Aqua Purifier Touch atau disingkat APT karya tim DD-5. Produk ini menawarkan solusi sanitasi air dengan memanfaatkan embun dan air hujan sebagai komponen utama. Proses filtrasi yang diterapkan menghasilkan air bersih yang layak digunakan, terutama untuk wilayah yang mengalami krisis air. “Produk kami dirancang untuk membantu daerah-daerah dengan keterbatasan akses air bersih, sehingga dapat menjadi solusi praktis untuk menghadapi tantangan sanitasi di masa depan,” jelas Azzahra Febriana, salah satu anggota tim DD-5.

Lebih lanjut, Azzahra juga berbagi pengalamannya selama mengikuti EXPO Big Project DPTI. Ia mengungkapkan bahwa proses mengikuti Expo ini tidaklah mudah, mulai dari awal hingga hari pelaksanaan. Melalui kegiatan Expo ini, Azzahra dan tim belajar mengembangkan ide-ide kreatif dengan mengangkat berbagai permasalahan yang ada di masyarakat, sesuai tema yang telah ditentukan. 

Kegiatan ini menjadi salah satu platform yang disediakan oleh Teknik Industri FTI UII bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas mereka. Melalui Big Project, para mahasiswa diajak untuk menciptakan solusi yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga memperhatikan isu-isu lingkungan sekitar.

Selamat kepada para pemenang serta seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam Expo Big Project SIMAN 2024! Teruslah berinovasi, berkarya, dan berkontribusi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, Salam Satu Hati!

Berikut merupakan daftar peraih penghargaan EXPO Big Project DPTI 2024:

TIMKATEGORINAMA MAHASISWANAMA PRODUK
DC-11st WinnerAnnisa Nazala AflahScy Shield
Fayef Shorea Hendri
Sakura Holly Oceania Wibowo
DD-52nd WinnerRaudatul Salsabila RAPT: Aqua Purifier Tech
Aisha Azahra Dani Atmaja
Azzahra Febriana
DC-43rd WinnerDimas SaputraChekker Bar
Bella Dian Elok Mahardika
Aura Ramadhani
DD-10Best PosterAnis Nur HandayaniTOPPI
Annisa Nur Harimurti
Sevy Dwi Ramadhina
DC-11Best AnimationNaila Desca Mufadhila IlmiSmartChair
Nabila Putik Aprilia
Amanda Tatyana Cindynovika
DB-11Favorite WinnerFarez Abyan PashaqilaGuardian Gear
Evins Tito
Luthfia Labibah

Syawarani Gayatri

Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi (SIMAN) Program Studi Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan SIMAN CORNER. Acara tersebut terlaksana dalam rangka memberikan ruang diskusi dengan mahasiswa semester 6 ke atas terkait topik Tugas Akhir pada bidang Sistem Produksi. Kegiatan pada (14/6) itu bertempat di Smart Class Lab SIMAN dengan tema “FGD: Research topics in Production Engineering & Supply Chain Management”. Narasumber yang mengisi ialah Ir. Muhammad Ridwan Andi Purnomo, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., Suci Miranda, S.T., M.Sc., dan Ir. Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T., IPM.

Ir. Muhammad Ridwan Andi Purnomo, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., menyampaikan materi pemantik mengenai Intelligent Supply Chain System. Intelligent Supply Chain System merupakan konsep yang mengintegrasikan teknologi canggih, misalnya Artificial Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan setiap aspek dari rantai pasokan. Materi selanjutnya mengenai Sustainable Supply Chain Management di Industri Kecil Menengah (IKM) oleh Suci Miranda, S.T., M.Sc. Beliau memberi rekomendasi penelitian, seperti penerapan 5S pada IKM menggunakan Critical Success Factor, penentuan waktu baku, dan masih banyak topik cemerlang lainnya.

Lebih lanjut, Ir. Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T., IPM., menjelaskan mengenai Product Development. Beliau mengawali sesinya dengan memberi penjelasan mengenai metode Quality Function Deployment (QFD). Implementasi dari pengembangan produk ini juga harus sesuai dengan preferensi konsumen. Selain itu, beliau juga menyampaikan bagaimana tahapan yang tepat dalam mengembangkan sebuah produk. Tak lupa, beliau memberi ide yang variatif apabila ingin mengambil topik mengenai Product Development.

Setelahnya, terdapat sesi diskusi dengan mahasiswa yang hadir terkait topik tugas akhir yang mungkin sudah terpikirkan. Anggun, salah satu mahasiswi yang mengikuti kegiatan tersebut menyatakan, “Menurutku acaranya sangat membantu mahasiswa terutama mahasiswa semester akhir, ya. Ada gambaran topik TA apa yang bakal diambil dan menggunakan metode apa saja. Lalu juga informasi mengenai proyek-proyek yang bisa untuk TA, itu membantu juga.” ucapnya.

Audiamara Vinka

Pembicara menerangkan materi SIMAN TALKS

SIMAN TALKS merupakan acara tahunan dari Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi (SIMAN), Teknik Industri UII. Acara kali ini mengangkat topik mengenai “Metaheuristic Approaches for Solving Complex Problems” yang merupakan ilmu komputer dan optimisasi untuk untuk menyelesaikan masalah optimisasi yang rumit. Kegiatan berlangsung secara offline di Ruang Audiovisual (1.10) Lantai 1, Gedung KH Mansyur, Kampus Terpadu UII pada Jumat (19/01).

Rifki Nurul Mukarim dan Baiq Putri Rizka Aulia selaku MC membuka rangkaian mata acara pada siang hari tersebut. Setelahnya adalah penyanyian lagu Indonesia Raya dan Himne UII. Kemudian, Putri Dwi Annisa, S.T., M.Sc. menyampaikan beberapa kata sebagai sambutan selaku Kepala Laboratorium SIMAN. “Saya harap teman-teman semua bisa mengambil ilmu sebanyak-banyaknya, jadikan ini kesempatan untuk dimanfaatkan serta dinikmati,” ucap beliau.

Kemudian, acara masuk ke sesi penyampaian materi. Dinda Meilasari sebagai moderator memulai jalannya sesi ini dengan memperkenalkan CV pembicara. Wahyu Kurniawan S.T., CISCP. yang merupakan alumni Teknik Industri UII menjadi narasumber pada acara siang hari itu. Beliau merupakan seorang Corporate Strategy Manager di PT. Pos Logistik Indonesia dan sedang menjalani Double Degree S2 di UGM dan NTUST Taiwan.

Wahyu membuka sesi materi dengan menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada para peserta yang telah bersedia hadir. “Semoga teman-teman bisa mengenal sektor industri logistik, kemudian mendapat insight untuk melakukan improvement di tempat teman-teman bekerja nanti,” sampai beliau. Beliau kemudian melakukan sharing terkait pengalaman kerjanya serta memperkenalkan Pos Logistik secara umum.

Selanjutnya, beliau menerangkan materi inti. Pertama, terkait logistic business environment, dimana kegiatan logistik terjadi di sepanjang rantai supply, mulai dari supplier hingga end customer. Kedua, mengenai complex problem and metaheuristics approach. Terdapat tiga hal yang menandakan bahwa suatu masalah termasuk kompleks, yaitu high uncertainty, multiple interacting element, dan dynamic environment.

Penyerahan Cinderamata oleh Kepala Laboratorium kepada Pembicara

Setelah penyampaian materi selesai, moderator membuka sesi tanya jawab bagi peserta yang ingin bertanya. Terakhir, acara ditutup dengan sesi penyerahan plakat kepada pembicara.

Salwa Nur Rahma

Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi (SIMAN) Program Studi Teknik Industri kembali menyelenggarakan EXPO BIG PROJECT DPTI 2023 pada (22-23/12). Tak hanya itu, Presentasi Top 10 juga menjadi sesi lanjutan dari event tersebut. Acara tersebut merupakan salah satu puncak agenda dari praktikum mata kuliah Dasar Perancangan Teknik Industri (DPTI). Acara EXPO BIG PROJECT DPTI 2023 bertempat di Hall FTI UII yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023. Seluruh tim unjuk kreativitas dengan berbagai desain produknya yang ternilai inovatif nan unik.

Selanjutnya, acara Presentasi Top 10 BIG PROJECT DPTI 2023 berlokasi di Gedung Kuliah Umum Sardjito Lantai 3. Zhafif Radithya Nugroho dan Rizky Miftahul Jannah sebagai MC membuka acara tersebut dengan suka cita. Kemudian, Kepala Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi, Putri Dwi Annisa, S.T., M.Sc., menyampaikan sepatah dua patah katanya untuk menyapa para peserta sebelum memasuki inti acara.

Lebih lanjut, acara dengan tema “Innovation Industry for A Breathable Environment” itu mengundang beberapa juri, yakni Ir. Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T., IPM., Putri Dwi Annisa, S.T., M.Sc., dan juga Ilham Bashrudin, S.T. Peserta yang telah terseleksi dan tergabung dalam 10 besar mendapatkan kesempatan untuk menyajikan desain produknya semenarik mungkin.

Tim yang meraih 1st Winner pada acara tersebut adalah Tim DA-9 dengan produk yang bernama Eco Rain Saver. Kemudian, tim yang memperoleh 2nd Winner yakni Tim DB-12 dengan produk NAMJU. Terakhir, tim yang mendapatkan 3rd Winner adalah Tim DC2 bersama produknya yang bernama TUVNOMIC. Terdapat juga tim yang mendapatkan penghargaan Best Poster yakni Tim DD-5 dengan produk AJC Rainwater Purifier. Lalu, tim DE-1 dengan produk Smart Route Electra meraih juara kategori Best Video. Lebih lanjut, tim DE-7 memperoleh Favourite Winner dengan produk Cetufy Extraction.

Dwiky Heksa Novrido selaku Koordinator Asisten Lab SIMAN menyampaikan bahwa, “Alhamdulillah Expo dan Presentasi Top 10 DPTI 2023 berjalan dengan sangat baik dan meriah. Terlihat dari antusiasme peserta dan pengunjung yang hadir selain jurusan Teknik Industri.” Ia berharap acara ini dapat memacu dari perkembangan inovasi produk, sebagai salah satu profil lulusan TI UII, yaitu inovatif. Baiq Putri Rizka Aulia sebagai PIC dari acara tersebut juga mengaku senang karena partisipasi dari praktikan 2023 yang mana baru praktikum pertama kali tetapi telah memberi yang maksimal untuk pelaksanaan Expo sampai Presentasi Top 10.

Salah seorang perwakilan dari Tim DA-9, yang meraih juara 1, bersyukur dan mengaku tak menyangka dapat meraih penghargaan dalam acara ini. “Kami ucapkan terimakasih atas bimbingan dari berbagai pihak yang mendukung terutama asistem pembimbing kami M-112. Semoga dengan kemenangan ini dapat menjadi awal yang baru untuk dapat berusaha maju menjadi yang lebih baik kedepannya.”

Berikut merupakan daftar kejuaraan dalam BIG PROJECT DPTI 2023:

TimNama MahasiswaPenghargaan
DA-9Irfa Syafira Nur Herika1st Winner
Farika Nurul H
Silki Faridatus Shalihah
DB-12Jantung Hilmy Qowwiy Al-Jundi2nd Winner
Mukhlisin Abdullah
⁠Agfa Tabah Dwi Putra
DC-2Sang Adji Paco Labib3rd Winner
Naufal An-Nashir Siregar
Rizki Muhammad
DD-5Chindy Tri P.Best Poster
Annisa Nur Aini
⁠Jihan Felisha
DE-1Muhammad Afif YusfianBest Video
Ferdian Anugrah Pratama
Ahmad Arro’uf Sulfuadi
DE-7Tunggadewi Putri MaheswariFavourite Winner
Alifia Putrianarta
Siti Juleha Salsabila

Audiamara Vinka

alumni

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia mengadakan sharing session dengan alumni Teknik Industri UII. Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu (23/12) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Lantai 3, Kampus Terpadu UII.

Narasumber acara hari ini, Ilham Bashrudin, S.T., merupakan alumni Teknik Industri UII yang sekarang adalah seorang Organization Design and Human Capital Planning Manager di PT Krakatau Steel (Persero) TBK. Beliau membawakan materi bertajuk From Concept to Market: Mastering Ideation for Product and Service Success.

Zhafif Radithya Nugroho beserta Rizky Miftahul Jannah membuka rangkaian acara pada pagi hari tersebut selaku MC. Sebelum beliau menjelaskan terkait materi, terdapat penampilan video profilisasi PT Krakatau Steel (Persero) TBK yang merupakan tempat beliau bekerja sekarang.

Selanjutnya, acara masuk ke penyampaian materi oleh narasumber. Pertama-tama, beliau menerangkan terkait apa itu produk dan jasa. Dalam penjelasannya, baik produk maupun jasa adalah hal yang berkaitan dengan customer. Sehingga, ide dalam mendesain produk atau jasa harus berdasarkan customer voices. Design Thinking merupakan salah satu metode yang bisa dipakai dengan pendekatan customer

Hal yang paling mendasar dalam inovasi yang akan dilakukan adalah konsep atau ide untuk memecahkan masalah. Design Thinking ini lah yang dapat merumuskan solusi permasalahan tersebut. Konsep Design Thinking sendiri terdari dari lima tahap, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test.

Beliau juga mengajarkan terkait konsep Lean Canvas, yang merupakan template para pengusaha atau pebisnis dalam membantu mereka memecahkan ide agar lebih mudah dibaca dan dipahami. Konsep ini membagi ide menjadi sembilan kriteria, antara lain: customer segment, problem, solution, unique value proposition, channel, revenue stream, cost structure, key activities, dan unfair advantages.

alumni

Sebelum rangkaian mata acara ditutup, narasumber membuka sesi tanya jawab dengan peserta. Selanjutnya, para penanya maju ke panggung untuk diberikan bingkisan sebagai reward. Terakhir, acara sharing session alumni diserahkan kembali ke MC untuk ditutup. 

Salwa Nur Rahma 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat datang mahasiswa baru TI angkatan 2020, selamat bergabung menjadi keluarga besar Teknik Industri UII. Kamu bisa mengunjungi akun sosial media kita lho.

Tak kenal maka tak sayang, yuk berkenalan dengan Teknik Industri. Dalam menunjang kegiatan akademiknya, Teknik Industri  UII memiliki 6 laboratorium yang berbeda-beda. Laboratorium tersebut antara lain:

Laboratorium tersebut menjadi wadah untuk praktikum dan penelitian mahasiswa. Mahasiswa juga dapat bergabung sebagai asisten laboratorium lo.. Banyak manfaat dan hal positif yang dapat diperoleh ketika menjadi Asisten Laboratorium.

Yuk kita tengok apa saja laboratoriumnya.. Tonton videonya ya.. klik disini

Jurusan Teknik Industri memiliki International Program yang dapat kamu akses.

Selain itu, kita juga punya Ikatan Keluarga Alumni Teknik Industri (IKATI) yang menjadikanmu dapat berhubungan antar lintas generasi, seru kan 🙂

cek sosial medianya di @ikati.uii

cek juga sosial media Perpustakaan UII ya @perpustakaanuii

Wassalamualaikum Wr. Wb.

NB :

  • Download Buku Panduan Akademik Teknik Industri Reguler disini
  • Download Buku Panduan International Program disini

Teknik Industri Universitas Tridinarti Palembang (UTP) lakukan studi banding ke Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis (08/02) di Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII. Para peserta studi banding yang terdiri dari mahasiswa, tour leader dan dosen pendamping dari UTP, berjumlah 35 orang.

Kunjungan yang dilakukan terbagi menjadi dua sesi. Sesi yang pertama yaitu pemaparan tentang Teknik Industri UII oleh Yuli Agusti Rochman, S.T., M.Eng., selaku Kepala Prodi Teknik Industri UII dan sesi yang kedua yaitu kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di Teknik Industri UII, seperti Lab. Desain Sistem Kerja dan Ergonomi (DSKE), Lab. Inovasi dan Pengembangan Organisasi, Lab. Sistem Manufaktur (Siman), serta lainnya.

Mahmud Basuki, S.T., M.T., yang merupakan salah seorang dosen Teknik Industri UTP menjelaskan, bahwasanya studi banding yang dilakukan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Teknik Industri UTP. Selain itu Mahmud sendiri ternyata merupakan alumni dari program Master Teknik Industri UII.

Dalam pemaparannya, Yuli menjelaskan tentang bagaimana profil lulusan Teknik Industri UII, Visi-Misi Teknik Industri UII, lalu sharing tentang program kerjasama magang, serta bagaimana menjalin relasi dengan para Alumni dari Teknik Industri UII.

Sementara itu, pada saat sesi kunjugnan lab, para peserta studi banding mendapat penjelasan dari asisten di tiap-tiap lab yang dikunjungi, mulai dari pengenalan software apa saja yang digunakan serta alat-alat yang ada di tiap lab-lab tersebu

Salah satu peserta studi banding, Deni Amirwansyah mengungkapkan bahwa dirinya sangat antusias dengan adanya kegiatan studi banding ini, “Peralatan di Teknik Industri UII ini sangat lengkap, sistem pengajarannya juga bagus”, ujarnya. Dari adanya kunjungan ini, ia pun tertarik untuk melanjutkan studi S2 ke Teknik Industri UII.

“Dengan adanya studi banding ini, harapannya mampu menambah wawasan, pengembangan diri, serta apa yang telah didapatkan disini bisa diterapkan di Universitas Tridinarti Palembang”, ujar Mahmud. Setelah dari UII, para peserta studi banding akan melanjutkan kunjungan ke PT. Madu Baru, Yogyakarta.

Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan studi banding dari Teknik Industri Universitas Muhammadiah Palembang (UMP) di Gedung K.H. Mas Mansur UII pada Rabu (07/02). Para peseta kunjungan yang berjumlah 62 orang terdiri dari mahasiswa dan dosen Teknik Industri UMP. Dalam kunjungan ini turut hadir dosen dan laboran Teknik Industri UII.

Pada kunjungan ini terdapat dua sesi yakni, sesi pemaparan materi tentang Teknik Indsutri (TI) UII oleh Kepala prodi TI UII, Yuli Agusti Rochman, S.T., M.Eng., kemudian dilanjutkan dengan sesi kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di TI UII seperti Lab. Sistem Manufaktur (Siman), Lab. Desain Sistem Kerja dan Ergonomi (DSKE), Lab. Inovasi dan Pengembangan Organisasi, serta lainnya.

Dalam pemaparannya, Yuli menjelaskan tentang bagaimana profil lulusan Teknik Industri UII dirumuskan untuk mencapai Visi-Misi Teknik Industri UII yang telah di tetapkan, lalu sharing tentang program kerjasama magang, serta bagaimana menjalin relasi dengan para Alumni dari Teknik Industri UII. “Profi dan ciri Teknik Industri UII sendiri terletak pada bagaimana productivity improvement ”, tuturnya.

Usai sesi pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata. Pada saat sesi kunjungan lab, para peserta studi banding mendapat penjelasan dari asisten di tiap-tiap lab yang dikunjungi, mulai dari pengenalan software apa saja yang digunakan serta alat-alat yang ada di tiap lab-lab tersebut.

Para peserta kunjungan yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti jalannya rangkaian acara yang berlangsung