Tag Archive for: Teknik Industri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Berikut informasi terkait rencana studi Semester Ganjil 2026/2027 bagi mahasiswa Prodi Teknik Industri Program Sarjana Kelas Reguler:

  1. Pada Semester Ganjil 2026/2027, mahasiswa TIDAK perlu melakukan PRA-KEY IN.
  2. Bagi Mahasiswa Angkatan 2026, TIDAK KEY IN karena sudah dipaketkan prodi sesuai kurikulum yang berlaku (Tabel 1).

Tabel 1. Paket MK Semester 1 Angkatan 2026

No.

Kode MK Nama MK

SKS

1

STI101 Pengantar Teknik Industri

2

2

STI102 Biologi

3

3

STI103 Aljabar Linear

3

4

STI104 Kalkulus 1

3

5

STI105 Fisika 1

3

6

STI106 Praktikum Fisika

1

7

STI107 Menggambar Teknik

2

8

STI108 Praktik Menggambar Teknik

1

9

UNI600 Pendidikan Agama Islam

2

 

  1. Bagi mahasiswa Semester 3 (Angkatan 2025), Semester 5 (Angkatan 2024), dan Semester 7 (Angkatan 2023) melakukan KEY IN secara mandiri, beban SKS yang diizinkan adalah 20–24 SKS sesuai Tabel 2.

Tabel 2. Beban SKS Mahasiswa

IP Semester Sebelumnya Maksimum Beban SKS yang Dapat Diambil
IP ≤ 2,00 20 SKS
2,00 < IP ≤ 2,30 21 SKS
2,30 < IP ≤ 2,60 22 SKS
2,60 < IP ≤ 3,00 23 SKS
IP ≥ 3,00 24 SKS

 

  1. Bagi mahasiswa Semester 3 (Angkatan 2025), key in dilakukan secara mandiri dengan rincian mata kuliah sebagaimana Tabel 3.

Tabel 3. MK Mahasiswa Semester 3 (Angkatan 2025)

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI301 Riset Operasi 1 3
2 STI302 Statistika 2 3
3 STI303 Kimia 2 2
4 STI304 Sistem Informasi Manajemen 2
5 STI305 Analisis dan Pengendalian Biaya 2
6 STI306 Perilaku Organisasi 2
7 STI307 Material Teknik 2
8 STI308 Ergonomika 2
9 UNI605 Kewirausahaan Syariah 2

 

Selain itu, mahasiswa Semester 3 (Angkatan 2025) dapat mengambil mata kuliah lain sebagaimana disarankan pada Tabel 4.

Tabel 4. MK Lain yang Bisa Diambil Semester 3 (Angkatan 2025)

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI506 Ekologi Industri 2
2 UNI603 Pendidikan Kewarganegaraan 2

 

Bagi mahasiswa yang mengambil MK pada Tabel 4 diprioritaskan memilih kelas F untuk mata kuliah pada Tabel 3 dan Tabel 4 guna menghindari bentrok jadwal.

 

  1. Bagi mahasiswa Semester 5 (Angkatan 2024), rincian mata kuliah semester 5 sebagaimana Tabel 5.

Tabel 5. MK Mahasiswa Semester 5 Angkatan 2024

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI501 Mekanika Teknik 2
2 STI502 Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3
3 STI503 Pemodelan Sistem 2
4 STI504 Perancangan dan Pengembangan Produk 2
5 STI505 Analitika Data 2
6 STI506 Ekologi Industri 2
7 STI507 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2
8 STI508 Perancangan Fasilitas 2
9 STI509 Praktik Perancangan Fasilitas 1
10 UNI603 Pendidikan Kewarganegaraan 2

 

Mahasiswa Semester 5 (Angkatan 2024) dapat mengambil mata kuliah lain sebagaimana disarankan pada Tabel 6.

Tabel 6. MK Lain yang Bisa Diambil Mahasiswa Semester 5 (Angkatan 2024)

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI608 Manajemen Proyek 2
2 UNI604 Pendidikan Pancasila 2
3 STI 9XX Mata Kuliah Pilihan 1 3

 

Bagi mahasiswa yang mengambil MK pada Tabel 6 diprioritaskan memilih kelas A atau B untuk mata kuliah pada Tabel 5 dan Tabel 6 guna menghindari bentrok jadwal.

 

  1. Mahasiswa Semester 7 (Angkatan 2023) dapat mengambil mata kuliah yang ditawarkan pada semester ini atau mengulang mata kuliah lain yang dibuka pada Semester Ganjil 2026/2027.

Tabel 7. MK Semester 7 (Angkatan 2023)

No. Kode MK Nama MK SKS
1 UNI604 Pendidikan Pancasila 2
2 STI701 Perancangan Sistem Industri Terpadu 4
3 STI702 Metodologi Penelitian 2
4 STI603 Rekayasa Produktivitas 2
5 STI 9XX Mata Kuliah Pilihan 1 3
6 STI 9XX Mata Kuliah Pilihan 1 3
7 STI 9XX Mata Kuliah Pilihan 1 3

 

Mata kuliah pilihan yang dibuka pada Semester Ganjil 2026/2027 dapat dilihat pada Tabel 8. Penjelasan isi mata kuliah pilihan dapat dibaca pada Panduan Akademik.

Tabel 8. Mata Kuliah Pilihan Semester Ganjil 2026/2027

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI901 Advanced Automation 3
2 STI910 Industrial Engineering Data Analysis using Excel 3
3 STI918 Human Capital Management 3
4 STI915 Intelligent Optimisation in Supply Chain System 3
5 STI916 Concurrent Engineering 3
6 STI922 Manajemen Resiko 3
7 STI924 Manajemen Aset 3
8 STI942 Cognitive Ergonomic 3
9 STI943 Macro Ergonomy 3
10 STI903 Halal Supply Chain Management 3

 

  1. Mahasiswa Semester 7 (Angkatan 2023) serta mahasiswa angkatan sebelumnya dapat mengambil mata kuliah lain sebagaimana disarankan pada Tabel 9.

Tabel 9. MK Lain yang Bisa Diambil Semester 7 (Angkatan 2023) serta mahasiswa angkatan sebelumnya

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI801 Tugas Akhir 4
2 STI802 Kerja Praktek 2
3 UNI608 Kuliah Kerja Nyata 2

 

  1. Mahasiswa yang lolos mengikuti Program Pembelajaran di luar kampus (magang mitra prodi, magang mandiri, pertukaran pelajar, dan lain-lain) wajib mengisi data pada UII MBKM untuk proses key in pada konversi mata kuliah. Harap berkoordinasi dengan Prodi.

 

Berikut merupakan penawaran MK khusus untuk konversi. Mahasiswa yang akan mengambil konversi magang dapat berkonsultasi dengan DPA dan Prodi:

Tabel 10. MK Khusus untuk Konversi Program Pembelajaran di Luar Kampus

No. Kode MK Nama MK SKS
1 STI946 Topik Khusus Ergonomika 3
2 STI917 Topik Khusus Sistem Produksi dan Supply Chain 3
3 STI936 Topik Khusus Manajemen Industri dan Operasi 3

Keterangan: MK tersebut TIDAK untuk diambil mahasiswa jalur kelulusan regular pada semester ini.

  1. Mahasiswa yang lolos untuk mengikuti Program Fast Track MTI UII, silakan berkoordinasi dengan MTI dan Sekprodi S1 untuk key in MK.
  2. Masa KEY IN dilaksanakan sesuai Kalender Akademik UII. Mahasiswa memastikan sudah klik key-in, bukan hanya memilih icon keranjang. Mata kuliah yang ada di keranjang belum terinput di sistem.
  1. Untuk menghindari bentrok jadwal, mahasiswa disarankan mengambil mata kuliah dengan kode huruf kelas yang sama untuk seluruh mata kuliah yang diambil, misalnya memilih kelas A untuk semua mata kuliah. Ketentuan ini berlaku sepanjang kelas masih tersedia.
  1. Prodi hanya akan membuka kuota suatu kelas jika kelas lain dari MK yang sama sudah seimbang pesertanya.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Mohon dapat dicermati dan dijadikan acuan dalam penyusunan rencana studi. Rencana studi wajib dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) agar sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan akademik masing-masing mahasiswa. Terimakasih.

 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Prodi Teknik Industri

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Islam Indonesia

Expo Big Project 2026

Yogyakarta, 13-17 Juli 2026 — Laboratorium Desain Sistem Kerja dan Ergonomi (DSKE), Program Studi Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia (UII), sukses menyelenggarakan rangkaian Big Project PPSK 2026. Kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran mata kuliah PPSK yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan dan mengembangkan hasil proyek yang telah dikerjakan selama satu semester.

Mengusung tema “Ergonomic Innovation for Human Technology System in the Era of Society 5.0”, rangkaian Big Project PPSK 2026 terdiri atas Presentasi , Expo, hingga Final Presentation. Selain menjadi bagian dari proses penilaian, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa Teknik Industri UII untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, serta pemecahan masalah melalui penerapan prinsip ergonomi dan teknologi.

Presentasi Big Project Menjadi Tahap Penilaian Awal

Presentasi BIg Project 2026

Rangkaian Big Project PPSK 2026 diawali dengan presentasi yang melibatkan 38 tim dari seluruh kelas yang dilaksanakan pada 13-15 Juli 2026. Pada tahap ini, setiap tim mempresentasikan hasil proyek yang telah dikembangkan selama satu semester di hadapan dosen juri.

Mahasiswa memaparkan berbagai aspek proyek, mulai dari latar belakang permasalahan, proses perancangan, metode yang digunakan, hingga solusi yang dihasilkan. Setiap proyek juga diarahkan untuk menjawab permasalahan yang berkaitan dengan ergonomi dan sistem manusia-teknologi sesuai dengan tema Big Project PPSK 2026.

Sesi presentasi kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan, masukan, dan evaluasi dari dosen. Tahap ini menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus penilaian awal sebelum mahasiswa melanjutkan ke tahap expo dan final presentation.

Big Project Expo Tampilkan Inovasi Mahasiswa di Hall FTI UII

Produk Expo

Memasuki hari keempat, pada 16 Juli 2026, seluruh tim mengikuti Expo Big Project yang diselenggarakan di Hall Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII. Pada kegiatan ini, mahasiswa menampilkan berbagai hasil inovasi dalam bentuk produk, prototipe, maupun media pendukung yang telah dikembangkan selama proses pembelajaran.

Selama expo berlangsung, pengunjung dapat mengunjungi berbagai stan dan berdiskusi secara langsung dengan peserta mengenai konsep, manfaat, serta implementasi dari inovasi yang dipamerkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil proyek, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam menjelaskan dan mempertahankan ide yang telah mereka kembangkan.

Selain sebagai wadah berbagi ide dan pengalaman, Expo Big Project juga menjadi bagian dari proses penilaian. Dosen melakukan evaluasi terhadap proyek berdasarkan berbagai aspek, seperti inovasi, penerapan prinsip ergonomi, kualitas penyajian, serta relevansi solusi yang ditawarkan terhadap kebutuhan di era Society 5.0.

Final Presentation dan Pengumuman Pemenang Tutup Big Project PPSK 2026

Final Presentation PPSK 2026

Rangkaian Big Project PPSK 2026 ditutup melalui Final Presentation yang diselenggarakan pada 17 Juli 2026 di Auditorium FTI UII. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, asisten laboratorium, serta seluruh praktikan mata kuliah PPSK sebagai bentuk apresiasi terhadap proses dan hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan selama satu semester.

Pada tahap final presentation, tujuh tim terbaik atau Top 7 Finalists mempresentasikan proyek unggulan mereka di hadapan dosen juri. Setiap tim menyampaikan inovasi yang dikembangkan, mulai dari permasalahan yang diangkat, proses perancangan, hingga manfaat dan potensi implementasi solusi yang ditawarkan. Presentasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai bagian dari penilaian akhir.

Setelah seluruh finalis menyelesaikan presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan kepada tim terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan dedikasi mahasiswa dalam menghasilkan solusi yang mengintegrasikan prinsip ergonomi dan teknologi untuk menjawab tantangan di era Society 5.0.

Fathan, perwakilan tim peraih Grand Champion Big Project PPSK 2026, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang berharga, khususnya dalam proses berinovasi dan merancang solusi berbasis ergonomika.

“Alhamdulillah, Big Project PPSK 2026 menjadi salah satu fase pembelajaran yang berharga bagi saya untuk berinovasi dan merancang solusi terhadap permasalahan ergonomika dalam kehidupan sehari-hari. Proses ini tentunya tidak terlepas dari bimbingan para asisten khususnya asisten E-183 dan E-186 yang selalu mendukung timkami untuk terus berkarya dan berinovasi. Semoga Big Project PPSK 2027 dapat menghadirkan ide dan inovasi yang semakin keren, serta menjadi pengalaman yang berkesan bagi teman-teman yang akan menjalaninya.”

Rangkaian Big Project PPSK 2026 menjadi gambaran bagaimana proses pembelajaran dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi yang mampu menjawab permasalahan nyata. Melalui presentasi, expo, dan final presentation, mahasiswa tidak hanya ditantang untuk menghasilkan solusi, tetapi juga belajar menyampaikan, mempertahankan, dan mengembangkan ide secara kolaboratif.

Dengan berakhirnya Big Project PPSK 2026, diharapkan pengalaman dan inovasi yang telah dihasilkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaksanaan Big Project PPSK 2027 serta mendorong mahasiswa untuk terus menghadirkan solusi ergonomi yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

#HumanizeYourself

ACHIEVEMENTKODE KELOMPOKNAMANIMNAMA PRODUK
Grand ChampionD1Fathan Rasikh Abudh24522060Smarthelm 2.0
Hana Alyadhia Loso24522058
Muhammad Ababil Al Murtadlo24522080
Natasya Dyah Anggraini24522227
1st Runner UpA1Willdan Adinata24522014Smart Medicine Box
Aqila Marzaqah Putri Sidharta24522025
Rizqy Noor Hakim24522062
Nasywa Salsabila24522063
Marcella Aulia P.24522221
2nd Runner UpB2Rajab Bullah Anggara Nasution24522254Archipop
Atsaal Zacky Zainurrahman24522128
Naufal Hanif Caesarian24522152
Adhana Khanahara Susanto24522194
Iqra Azzahra Ibrahim24522165
3rd Runner UpIP1Kynan Khairan Ramadhan24522254Devisia
Ednaya Avarielle S.24522128
Septiana Ayu A.24522152
4th Runner UpD6Acmad Chavid Nurdien24522057Smart Gas Cabinet
Akhtar Faiz Gibran24522033
Praba Aryasuta Nugraha24522017
Prabawa Satriyajati Wiyoto24522026
Final PresentationB4Nayla Aninda Kirana24522003Smart Bag
Sakura Holly Oceania Wibowo24522160
Rana Amirah Haidar Amru24522167
Jingga Larissa Praharsini24522209
Final PresentationA3Hanif Ramadhani Hauzan24522099Carevia
Rafeyfa Shaula Asyla24522200
Sekar Hutami Melati Giri24522204
Nisrina Kaysa Ramadhani24522212

Kaila Bilbina M.S

Bertahan di Tengah Arus Modern

Menjaga iman di era modern menjadi tantangan di tengah perkembangan teknologi, gaya hidup, dan media sosial yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari. Kemudahan teknologi dapat memberikan banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi seorang Muslim untuk tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Dalam lingkungan pendidikan seperti Teknik Industri UII, mahasiswa juga menghadapi perkembangan tersebut sebagai bagian dari kehidupan akademik dan sosial.

Di tengah perubahan zaman, iman menjadi pegangan agar manusia tidak kehilangan arah. Mengikuti perkembangan zaman bukan berarti mengikuti semua tren, melainkan mampu memilih hal yang membawa kebaikan tanpa menjauhkan diri dari Allah.

Mengikuti Perkembangan Zaman Tanpa Kehilangan Iman

Islam tidak melarang umatnya untuk mengikuti perkembangan zaman. Seorang Muslim tetap dapat belajar, bekerja, bergaul, dan menggunakan teknologi selama tetap berada dalam nilai-nilai yang diridhai Allah.

Teknologi bahkan dapat menjadi sarana untuk belajar agama, menyebarkan kebaikan, dan memperluas wawasan. Penelitian “Enhancing Student Religiosity Through Islamic Content and Influencer Expertise: Social Media Contribution as Mediator” terhadap 180 mahasiswa Muslim menunjukkan adanya hubungan antara kualitas konten Islam di media sosial dan praktik religiusitas. Artinya, persoalannya bukan sekadar menggunakan teknologi atau tidak, tetapi bagaimana dan untuk apa teknologi tersebut digunakan. Media sosial dapat menjadi tempat menuntut ilmu dan berdakwah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mencari validasi dan perhatian.

Tantangan Menjaga Iman di Era Modern

Kehidupan modern membuat seseorang semakin mudah melihat pencapaian, gaya hidup, dan kehidupan orang lain melalui media sosial. Tanpa disadari, hal tersebut dapat memicu kebiasaan membandingkan diri dan mencari pengakuan.

Hal ini juga dibahas dalam penelitian “Piety, Social Pressure, and Riya’: Religious Practices of Yogyakarta Urban Muslim Youth in Digital Media” mengenai pemuda Muslim urban di Yogyakarta. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi ruang untuk mengekspresikan kesalehan, tetapi juga menghadirkan tekanan sosial melalui jumlah likes dan pengikut.

Di sinilah iman berperan sebagai pengingat. Seorang Muslim perlu bertanya kepada diri sendiri: “Apakah yang aku lakukan benar-benar karena Allah, atau karena ingin dilihat dan diakui manusia?”

Dunia Hanya Sementara

Allah telah mengingatkan manusia mengenai hakikat kehidupan dunia dalam Al-Qur’an:

اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ەۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌ ۗوَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan, saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning lalu menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” QS. Al-Ḥadīd [57]: 20

Ayat tersebut mengingatkan bahwa kehidupan dunia pada hakikatnya bersifat sementara. Apa yang hari ini terlihat begitu penting, suatu saat akan berlalu. Popularitas, jumlah pengikut, tren, penampilan, harta, dan berbagai pencapaian duniawi bukanlah ukuran akhir dari keberhasilan seorang manusia. Karena itu, dunia boleh dimiliki dan dimanfaatkan, tetapi jangan sampai membuat hati kehilangan tujuan utama. Zaman boleh berubah, tetapi iman tetap harus menjadi pegangan.

5 Cara Menjaga Iman di Era Modern

Bertahan di Tengah Arus Modern

Lantas, bagaimana cara seorang Muslim bertahan di tengah arus modern? Menjaga iman di era modern dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana yang perlu diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, menjaga hubungan dengan Allah. Kesibukan dunia tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan ibadah. Salat, doa, membaca Al-Qur’an, dan mengingat Allah merupakan cara untuk menjaga hati agar tetap memiliki arah.

Kedua, memilih lingkungan yang baik. Pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap cara seseorang berpikir dan bertindak. Teman yang baik dapat mengingatkan ketika lalai, menguatkan ketika lemah, dan mengajak kepada kebaikan.

Ketiga, bijak dalam menggunakan media sosial. Tidak semua informasi perlu dikonsumsi dan tidak semua tren harus diikuti. Seorang Muslim perlu belajar memilih konten yang memberikan manfaat serta menghindari hal-hal yang dapat merusak akhlak dan mengganggu ketenangan hati.

Keempat, menjaga keikhlasan. Ketika melakukan kebaikan, jangan sampai penilaian manusia menjadi tujuan utama. Apa yang dilakukan karena Allah tidak selalu harus mendapatkan pengakuan dari manusia.

Kelima, terus belajar. Perubahan zaman membutuhkan ilmu. Dengan ilmu agama dan pengetahuan yang memadai, seorang Muslim akan lebih mampu membedakan antara kemajuan yang membawa manfaat dan perubahan yang justru menjauhkan dari nilai-nilai Islam. Lingkungan pendidikan juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang mendukung kehidupan di era modern.

Zaman Boleh Berubah, Iman Jangan Sampai Hilang

Pada akhirnya, menjadi seorang Muslim di era modern bukan berarti harus menjauh dari perkembangan zaman. Justru seorang Muslim perlu mampu hidup di tengah perkembangan tersebut dengan tetap membawa nilai-nilai Islam. Menjaga iman di era modern bukan berarti menolak teknologi atau menghindari perubahan, tetapi mampu menggunakan perkembangan zaman secara bijak tanpa kehilangan arah hidup.

Zaman boleh berubah. Teknologi boleh berkembang. Cara manusia berkomunikasi boleh berganti. Namun, prinsip keimanan tetap menjadi pegangan.

Iman tidak mengharuskan kita meninggalkan zaman, tetapi mengajarkan kita untuk tidak kehilangan diri di dalamnya.

Dengan menjadikan dunia sebagai sarana untuk beribadah dan berbuat kebaikan, seorang Muslim dapat memanfaatkan perkembangan zaman tanpa membiarkan dirinya terseret oleh arusnya.

Sebab, tantangan terbesar bukanlah hidup di zaman yang semakin modern, melainkan tetap menjadi hamba Allah ketika dunia menawarkan begitu banyak hal yang dapat membuat kita lupa kepada-Nya.

Kaila Bilbina M.S.

10 Mahasiswa dan 2 Dosen Teknik Industri UII mengikuti kegiatan SAP ACC APAC 2026

Asisten Laboratorium ERP SAP, Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) berkesempatan mengikuti SAP Academic Community Conference APAC 2026: “SAP Students Engagement Event with Partner” yang diselenggarakan di Kampus BINUS Alam Sutera, pada Jumat (17/7). Kegiatan ini diikuti oleh 10 mahasiswa Teknik Industri UII dan 2 dosen Teknik Industri UII, yaitu Dr. Ir. Yuli Agusti Rochman, S.T., M.Eng., IPU dan Ir. Bambang Suratno, S.T., M.T., Ph.D., IPM. Selain menghadiri konferensi, para dosen juga mengikuti rangkaian pelatihan yang telah berlangsung sejak Senin (13/7).

Kesempatan tersebut hadir karena Teknik Industri UII merupakan bagian dari SAP University Alliance. Melalui kerja sama ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh SAP dan mitra industrinya. Salah satunya adalah SAP ACC APAC 2026, yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan mitra industri untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi serta peluang karier di dalam ekosistem SAP

Hands-on Practice SAP S/4HANA Cloud

Sesi Hands-On S/4HANA Cloud (S4C) Sandbox

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti beberapa rangkaian agenda yang memberikan pengalaman langsung maupun wawasan mengenai penerapan SAP di dunia industri. Salah satu agenda yang diikuti adalah hands-on practice, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengeksplorasi Business Builders, SAP Learning Hub Student Edition, dan S/4HANA Cloud (S4C) Sandbox melalui akses training SAP

Bagi mahasiswa Teknik Industri UII, sesi ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan pengalaman praktik SAP yang telah diperoleh sebelumnya di kampus. Melalui praktik mata kuliah Enterprise Resource Planning (ERP) yang dinaungi oleh Laboratorium ERP SAP UII, mahasiswa telah mendapatkan pengalaman hands-on modul SAP. Oleh karena itu, kesempatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi lebih jauh berbagai platform dan fitur secara langsung. 

SAP Partner Panel Sessions dan Partner Booth & Networking 

Sesi Pengenalan Dari Senior Solution Advisor at SAP Asia Pasific

Tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, peserta juga diajak mengenal penerapan SAP di dunia kerja melalui Partner Panel Sessions bersama perwakilan perusahaan mitra. Kemudian dilanjutkan dengan Partner Booth & Networking. Pada sesi ini, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan mitra industri sekaligus menggali informasi mengenai peluang karier di bidang SAP.

Merupakan Privilege bagi Mahasiswa Teknik Industri UII

Mahasiswa Teknik Industri Menyampaikan Kesan dan Pesan Mengikuti Kegiatan

Berbagai pengalaman yang diperoleh selama kegiatan tersebut menjadi hal yang berkesan bagi asisten Laboratorium ERP UII. Salah satu asisten yang mengikuti kegiatan, Siti Ramadhani, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diperoleh 

“Saya merasa sangat grateful karena Teknik Industri UII merupakan bagian dari SAP University Alliances, sehingga kami bisa mendapatkan kesempatan seperti ini. Melalui kegiatan ini kami bisa mengeksplorasi SAP lebih jauh dengan akses training yang eksklusif.”

Sejalan dengan pengalaman tersebut, asisten lainnya, Rafif Fadilah, turut menyampaikan kesan dan harapannya setelah mengikuti kegiatan.

“Kegiatannya sangat seru karena mendapatkan banyak insight baru, terutama mengenai dunia kerja dan perkembangan SAP di industri. Semoga ke depannya mahasiswa dan laboratorium bisa lebih banyak mengikuti kegiatan seperti ini. Sehingga, kami mendapatkan ilmu dan pengalaman yang lebih banyak.”

Pengalaman ini menjadi salah satu langkah bagi mahasiswa untuk memperluas kompetensi sekaligus memahami penerapannya di dunia industri. Harapannya, hal ini dapat menjadi bekal bagi lulusan Teknik Industri UII untuk siap berkontribusi dalam ekosistem industri berbasis teknologi digital. 

Syawarani Gayatri

Yogyakarta, 6-12 April 2026 – Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan EXPO FTI 2026 di Pakuwon Mall Yogyakarta sebagai ajang promosi akademik kepada masyarakat luas. Kegiatan ini menghadirkan berbagai program studi, dengan kontribusi aktif dari Teknik Industri dalam memperkenalkan keilmuan dan praktik pembelajarannya. Acara ini melibatkan mahasiswa serta pengunjung dari kalangan pelajar hingga umum. Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu minggu dengan konsep interaktif melalui booth dan talkshow. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh mengenai Teknik Industri serta menarik minat calon mahasiswa melalui pendekatan yang aplikatif. 

Kegiatan Booth Teknik Industri di EXPO FTI

Pada area booth EXPO FTI, mahasiswa Teknik Industri berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada pengunjung mengenai keilmuan, fasilitas, serta prospek karier. Pengunjung dapat melihat berbagai media informasi serta berinteraksi langsung dengan mahasiswa untuk memahami penerapan Teknik Industri dalam kehidupan nyata. Interaksi ini membantu pengunjung memahami bahwa Teknik Industri memiliki cakupan luas dan relevan dengan kebutuhan industri modern.

Talkshow Interaktif 

Talkshow Teknik Industri UII dalam rangkaian EXPO FTI 2026

Dalam rangkaian talkshow, Teknik Industri UII menghadirkan perwakilan mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk asisten laboratorium dan mahasiswa International Program. Mereka memperkenalkan kegiatan akademik, praktikum laboratorium, serta berbagai program yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.

Selain membagikan pengalaman sebagai mahasiswa, para asisten laboratorium membahas berbagai aspek keilmuan dan fasilitas laboratorium sebagai bentuk pengenalan yang aplikatif dan informatif. Gerren Satrio Hariyudho menjelaskan mengenai Laboratorium DSKE, mulai dari kegiatan praktikum, fasilitas, hingga penerapan ergonomi dalam dunia kerja. Ia juga memaparkan penggunaan alat handgrip dynamometer sebagai salah satu instrumen analisis kemampuan fisik manusia. 

“Melalui pengenalan Laboratorium DSKE dan keilmuan ergonomi, kami ingin menunjukkan bahwa Teknik Industri tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Gerren. 

Ia menambahkan bahwa peran asisten laboratorium menjadi salah satu keunggulan dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.

Sementara itu, Bimi Wirabumi menjelaskan mengenai peran laboratorium sistem manufaktur dalam menunjang pembelajaran praktis mahasiswa Teknik Industri. Ia menekankan bahwa fasilitas yang tersedia memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami proses produksi dan sistem industri. 

“Tujuan kami hadir dalam EXPO ini adalah untuk memperkenalkan Teknik Industri UII kepada masyarakat luas, khususnya melalui fasilitas laboratorium yang lengkap dan mendukung pembelajaran praktis,” ujar Bimi.

Secara keseluruhan, EXPO FTI 2026 dinilai menjadi media yang efektif dalam memperkenalkan keunggulan akademik sekaligus meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap Teknik Industri UII.

 

Kaila Bilbina M.S

Peserta berfoto bersama dalam rangkaian mata acara Jejak TI

The Industrial Engineering Study Program, Faculty of Industrial Technology (FTI), Islamic University of Indonesia (UII) is once again holding its annual Industrial Engineering Creativity and Gathering Event (AKSI TI) 2025. The event will take place over three days, on December 14, 2025, and December 20–21, 2025, at the FTI UII Auditorium and Girikaton Campground.

AKSI TI 2025 carries the theme “Sailing in Harmony Towards the Port of Mahardika” as a symbol of togetherness in welcoming new students. This year, AKSI TI presents a different atmosphere with the participation of new students from the Engineering Management Study Program, which was officially opened in the 2025/2026 academic year and is still under the same department as Industrial Engineering.

Over 100 new students from both programs participated in the event. Through AKSI TI 2025, the organizing committee aimed to introduce the department environment and foster solidarity and a sense of community from the very start of the academic year.

Udaya Day

Peserta sedang mengajukan pertanyaan

The FTI UII Auditorium was the venue for the first day of AKSI TI 2025. The Opening Ceremony kicked off the series of activities with remarks from Bama as Chair of the AKSI TI 2025 Organizing Committee, Muhammad Arief Dzikri as Chair of the AKSI TI 2025 Steering Committee, Bayu Maulana as Chair of HMTI LEM FTI UII 2025/2026, Ir. Muhammad Ridwan Andi Purnomo, Ph.D., IPM., as Head of the Industrial Engineering Study Program, and Elanjati Worldailmi, S.T., M.Sc. as Head of the Engineering Management Study Program. The event was officially opened with the striking of a gong.

Kakak tingkat membagikan pengalamannya selama kuliah

On the first day, the committee also introduced the Industrial Engineering Student Association (HMTI LEM FTI UII) as a student organization. In addition, participants attended a seminar with Industrial Engineering alumnus Vicky Caneca, S.T., MBA, as Chief Executive Officer (CEO) of MyMedica.id. The series of activities was complemented by a session sharing experiences from seniors and alumni, as well as an introduction to the laboratory through the Lab Show event.

Madhya Day

Peserta ospek menunjukkan hasil prototypenya

The second day of AKSI TI 2025 took place at the Girikaton Campground for two days and one night. Participants took part in a fun camp with various activities that encouraged creativity and togetherness. One of the main agendas was to assign each group to design an innovation prototype, while representatives from each laboratory assessed the results on the last day.

Peserta berkumpul mengucapkan sumpah mahasiswa

A solemn atmosphere was present during the Inauguration event, when new students took the student oath together. The Chair of HMTI LEM FTI UII led the oath and presented HMTI uniforms as a symbol of welcoming new students into the HMTI LEM FTI UII family. The second day’s activities ended with a Rhythm Stage performance by Imunity Band.

Wasana Day

Peserta duduk di pemberhentian pos dalam mata acara Jejak TI

On the last day, participants will explore obstacles to reach seven available posts. The event Ngolah Otot Santai (Ngosan) or group exercise will start the day with a fun exploration to train teamwork among group members. Before going down to explore the Jelajah Asik Teknik Industri (Jejak TI) event, participants will have breakfast together first.

Pemukulan gong penutup acara AKSI TI 2025

The Closing Ceremony concludes the AKSI TI 2025 event, with the Chair of the OC, SC, HMTI, LEM, DPM, and Activity Coordinator Dian Janari, S.T., M.T., delivering their messages and hopes. As a symbolic gesture, a gong is struck to mark the end of AKSI TI 2025. The event concluded with the screening of an After Movie summarizing all the moments from Udaya Day, Madhya Day, to Wasana Day.

To conclude the AKSI TI 2025 series, the Chair of the AKSI TI 2025 Steering Committee, Muhammad Arief Dzikri, shared his impressions and messages regarding the implementation of this event. He considered AKSI TI 2025 to be a memorable and meaningful experience, not only as a department orientation activity, but also as a forum for instilling the values of togetherness and kinship.

“AKSI TI 2025 has been a very memorable experience for me. This event was not just an orientation for the department, but also instilled many values in each series of events. Alhamdulillah, all activities were well organized, ran smoothly, and were able to build a sense of solidarity and kinship between new students and the committee,” said Arief.

He hopes that AKSI TI can continue to grow and present fresher concepts in the coming years.

“Hopefully, AKSI TI in the future can be organized better, more innovatively, and creatively, and remain a memorable story in the future. Because Great Stories Are Made by Us,” he concluded.

Rani Novalentina

Peserta berfoto bersama dalam rangkaian mata acara Jejak TI

Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Ajang Kreativitas dan Silaturahmi Teknik Industri (AKSI TI) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada 14 Desember 2025 serta 20–21 Desember 2025, bertempat di Auditorium FTI UII dan Bumi Perkemahan Girikaton.

AKSI TI 2025 mengusung tema “Berlayar dalam Harmoni Menuju Dermaga Mahardika” sebagai simbol kebersamaan dalam menyambut mahasiswa baru. Tahun ini, AKSI TI menghadirkan nuansa berbeda dengan keikutsertaan mahasiswa baru Program Studi Manajemen Rekayasa yang resmi berjalan pada tahun ajaran 2025/2026 dan masih berada dalam satu naungan jurusan dengan Teknik Industri.

Lebih dari 120 mahasiswa baru dari kedua program studi mengikuti kegiatan ini. Melalui AKSI TI 2025, panitia berupaya memperkenalkan lingkungan jurusan serta membangun solidaritas dan semangat kebersamaan sejak awal masa perkuliahan.

Udaya Day

Peserta sedang mengajukan pertanyaan

Auditorium FTI UII menjadi lokasi pelaksanaan hari pertama AKSI TI 2025. Opening Ceremony mengawali rangkaian kegiatan dengan sambutan dari Rasendria Bhamakerti selaku Ketua Organizing Committee AKSI TI 2025, Muhammad Arief Dzikri selaku Ketua Steering Committee AKSI TI 2025, Bayu Maulana selaku Ketua HMTI LEM FTI UII 2024/2025, Ir. Muhammad Ridwan Andi Purnomo, Ph.D., IPM., selaku Ketua Program Studi Teknik Industri, serta Elanjati Worldailmi, S.T., M.Sc. selaku Ketua Program Studi Manajemen Rekayasa. Kemudian, pembukaan secara resmi melalui pemukulan gong.

Kakak tingkat membagikan pengalamannya selama kuliah

Pada hari pertama, panitia juga memperkenalkan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI LEM FTI UII) sebagai wadah organisasi mahasiswa. Selain itu, peserta mengikuti seminar bersama alumni Teknik Industri, Vicky Caneca, S.T., MBA, selaku Chief Executive Officer (CEO) MyMedica.id. Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan sesi berbagi pengalaman dari kakak tingkat dan alumni, serta pengenalan laboratorium melalui mata acara Lab Show.

Madhya Day

Peserta ospek menunjukkan hasil prototypenya

Bumi Perkemahan Girikaton merupakan tempat berlangsungnya hari kedua AKSI TI 2025 selama dua hari satu malam. Peserta mengikuti kemah ceria dengan beragam mata acara yang mendorong kreativitas dan kebersamaan. Salah satu agenda utama menugaskan setiap kelompok untuk merancang prototipe inovasi, sementara perwakilan dari masing-masing laboratorium melakukan penilaian terhadap hasil karya tersebut pada hari terakhir.

Peserta berkumpul mengucapkan sumpah mahasiswa

Suasana sakral hadir melalui mata acara Inaugurasi, ketika mahasiswa baru mengikrarkan sumpah mahasiswa secara bersama-sama. Ketua HMTI LEM FTI UII memimpin ikrar sekaligus memasangkan seragam HMTI sebagai simbol penyambutan mahasiswa baru ke dalam keluarga HMTI LEM FTI UII. Rangkaian kegiatan hari kedua berakhir dengan penampilan Rhythm Stage oleh Imunity Band.

Wasana Day

Peserta duduk di pemberhentian pos dalam mata acara Jejak TI

 

Hari terakhir, peserta akan menjelajahi rintangan untuk mencapai tujuh pos yang tersedia. Mata acara  Ngolah Otot Santai (Ngosan) atau senam bersama mengawali hari untuk penjelajahan menyenangkan untuk melatih kekompakan antar anggota kelompok. Sebelum turun menjelajah pada mata acara Jelajah Asik Teknik Industri (Jejak TI), peserta akan sarapan pagi bersama terlebih dahulu.

Closing Ceremony menutup acara AKSI TI 2025 dari Ketua OC, SC, HMTI, LEM, DPM, dan Penanggung Jawab Kegiatan Dian Janari, S.T., M.T. menyampaikan pesan serta harapan mereka. Sebagai simbolik, pemukulan gong menjadi penanda berakhirnya AKSI TI 2025. Pemutaran After Movie sebagai penutup acara yang merangkum seluruh momen dari Udaya Day, Madhya Day, hingga Wasana Day.

Pemukulan gong penutup acara AKSI TI 2025Sebagai penutup rangkaian AKSI TI 2025, Ketua Steering Committee AKSI TI 2025, Muhammad Arief Dzikri, menyampaikan kesan dan pesan atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai AKSI TI 2025 menjadi pengalaman yang berkesan dan bermakna. Tidak hanya sebagai kegiatan orientasi jurusan, tetapi juga sebagai wadah penanaman nilai kebersamaan dan kekeluargaan.

“AKSI TI 2025 menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan bagi hidup saya. Kegiatan ini bukan sekadar orientasi jurusan, tetapi juga menanamkan banyak nilai dalam setiap rangkaian acaranya. Alhamdulillah, seluruh kegiatan tersusun dengan baik, berjalan lancar, serta mampu membangun rasa solidaritas dan kekeluargaan antara mahasiswa baru maupun panitia,” ujar Arief.

Ia berharap AKSI TI dapat terus berkembang dan menghadirkan konsep yang lebih segar pada tahun-tahun berikutnya.

“Semoga AKSI TI ke depannya dapat terselenggara dengan lebih baik, lebih inovatif, dan kreatif, serta terwujud cerita yang berkesan pada masa mendatang. Karena Cerita Hebat, Kita yang Buat,” tutupnya.

Rani Novalentina

The Industrial Engineering Study Program, Faculty of Industrial Technology (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII), once again organized a webinar on Friday, 28 November 2025. As part of its academic activities, the committee conducted a national monthly webinar via Zoom Meeting. The webinar carried the theme “On Time and On Track: Time Management for University Students.” It addressed common academic challenges faced by university students.

Anindya Mayrela Ika Putri moderated the webinar. Distian Pingkan Lumi served as the Master of Ceremony (MC). Meanhwile, The organizing committee appointed Suci Miranda, S.T., M.Sc. as the main speaker. Overall, students from various semesters joined the webinar to improve their awareness of effective time management throughout their academic journey.

The event began with the reading of the agenda, followed by the singing of the Indonesian national anthem Indonesia Raya and the UII Hymn, as well as a group photo session. Afterward, the moderator introduced the speaker by presenting her academic background and professional experience in the field of Industrial Engineering before proceeding to the main presentation session.

Time Management as the Key to Success

During the main session, Suci Miranda delivered time management strategies. She encouraged students to view their academic journey as an academic project. She explained that university studies involve clear targets, structured stages, and specific deadlines. According to her, students need early academic planning to ensure a more focused and effective learning process.

Suci also highlighted the use of project management principles in managing coursework, academic activities, and final projects or theses.

“If students view their studies as a project, they will find it easier to set goals, organize stages, and anticipate potential risks that may arise during their academic journey,” 

She further stated that time management goes beyond scheduling and includes risk management and self-competency development. Therefore, Suci encouraged students to continuously develop supporting skills to remain productive and complete their studies on time.

Discussion and Expert Responses

Meanwhile, the session continued with an interactive discussion. One participant asked about the effectiveness of working on the Internship Program (Kuliah Praktik/KP) and the Final Project or Thesis (Tugas Akhir/TA) simultaneously. In response, Suci Miranda explained that KP and TA generally follow different workflows.

However, students may continue the topic of their KP as the basis for their TA research. She emphasized that careful planning and intensive communication with academic supervisors are key factors in managing time and academic workload effectively.

Encouraging Effective Study Time Management

As a closing remarks, Suci encouraged students to manage their study time wisely through careful planning and self-discipline.

“Good time management helps students stay focused, organized, and complete their studies according to their targets,”

After the presentation and discussion sessions concluded, participants were asked to complete the attendance form. The event was then officially closed by the Master of Ceremony (MC).

Albin M Wiryawan

Kuntoro Bismo, alumni sekaligus pembicara pada kuliah praktisi

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menghadirkan kegiatan Kuliah Praktisi  pada Sabtu (22/11). Kuliah Praktisi kali ini membawakan tema “Projeck Risk Management“. Mahasiswa Teknik Industri UII turut hadir meramaikan kegiatan ini yang merupakan bagian pembelajaran. Kuliah berlangsung secara daring melalui platfrom Zoom Meeting.

Pada kuliah praktisi kali ini, Program Studi Teknik Industri UII menghadirkan Bintoro Wisnuputro sebagai narasumber. Ia merupakan alumni Teknik Industri UII yang saat ini berprofesi sebagai Project Management Specialist. Sepanjang kariernya, Bintoro telah menangani berbagai proyek di dunia profesional. Melalui pemaparannya, ia mengajak mahasiswa memahami manajemen risiko proyek, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dari pengalaman praktik di lapangan.

Hubungan antara Projek dan Resiko

Pembicara menjelaskan tentang Risk Management Process Flow Diagram

Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan bahwa risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah proyek. Oleh sebab itu, setiap proyek memerlukan perencanaan risiko yang matang agar tujuan proyek dapat tercapai secara efektif dan efisien. Ia juga menekankan pentingnya proses identifikasi risiko sejak tahap awal, analisis dampak risiko, hingga penentuan strategi mitigasi yang tepat.

“Kunci dari manajemen risiko proyek adalah kesiapan. Risiko tidak selalu bisa dihindari, tetapi dapat dikelola dengan baik,” ungkap Beliau.

Sesi Diskusi Interaktif

Pembelaharan seputar bagaimana menghandle resiko yang terjadi dalam suatu projek

Selain pemaparan materi, panitia mengemas kegiatan ini secara interaktif. Pada akhir acara, sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari penerapan risk register, peran manajer proyek dalam pengendalian risiko, hingga tantangan manajemen risiko pada proyek modern.

Program Studi Teknik Industri UII secara rutin menyelenggarakan kuliah praktisi sebagai bagian dari penguatan pembelajaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari para profesional. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu memahami penerapan ilmu perkuliahan sekaligus mengenali tantangan nyata di dunia kerja.

Syawarani Gayatri

 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Workshop Instrumen Akreditasi & Kurikulum BKSTI 2025. Ajang akbar ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh Badan Kerja Sama Teknik Industri (BKSTI) Pusat. Pada tahun ini pelaksanaannya bekerja sama dengan BKSTI Korwil DIY dan mempercayakan TI UII sebagai tuan rumah pelaksana. Workshop berlangsung pada (01/11) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. M. Sardjito UII.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara akademisi nasional yang menyampaikan materi terkait pembelajaran di bidang Teknik Industri. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran dosen-dosen Teknik Industri dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia

Workshop Instrumen Akreditasi Teknik Industri

Bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan di ruang Teaterikal GKU UII, rangkaian pembukaan Workshop pun dimulai. Setelah itu, acara berlanjut ke sesi pertama. Pada sesi ini, hadir Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, dosen sekaligus Dekan FTI UII. Sebagai pengantar, beliau membuka sesi dengan menjelaskan perannya sebagai anggota Dewan Eksekutif LAM Teknik. Selanjutnya, beliau membawakan materi berjudul “Sinkronisasi Visi Keilmuan dengan Kurikulum, SDM, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi”.

Dalam penyampaiannya, Prof. Hari menekankan secara aktif bahwa keselarasan visi keilmuan, strategi pengembangan dosen, dan mutu tridharma harus berjalan beriringan. Menurutnya, ketiga aspek tersebut bukan sekadar konsep, tetapi fondasi penting untuk mencapai akreditasi unggul. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pencapaian akreditasi tidak bergantung pada dokumen semata. Sebaliknya, institusi harus menunjukkan bukti nyata bahwa visi keilmuan, kurikulum, serta kualitas pelaksanaan tridharma benar-benar selaras dan konsisten.

“Untuk sampai pada akreditasi unggul tidak hanya ditentukan oleh dokumen, tetapi juga harus ada keselarasan nyata antara visi keilmuan, kurikulum, serta kualitas pelaksanaan tridharma yang konsisten,” tegas beliau.

Sosialisasi Revisi Kurikulum Inti BKSTI 2025

Setelah materi instrumen akreditasi, kegiatan berlanjut dengan sesi sosialisasi revisi Kurikulum Inti BKSTI 2025. Materi ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Kurikulum BKSTI, Dr. Andi Cakravastia Arisaputra Raja, S.T., M.T. Pada sesi pemaparannya, beliau memberikan arah baru bagi perguruan tinggi untuk menyesuaikan capaian pembelajaran, struktur kurikulum, dan penguatan kompetensi lulusan agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan keilmuan.

“Tidak berubah secara keseluruhan namun, terdapat beberapa tambahan. Harapannya susunan kurikulum ini dapat memastikan bahwa lulusan Teknik Industri tetap relevan, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan,” jelas beliau

Sharing Session: Capstone Design sebagai Tugas Akhir

Melengkapi diskusi kurikulum, Ir. Taufik, S.T., M.M., Ph.D., IPM, Ketua Program Studi Teknik Industri BINUS, turut menyampaikan materi terkait integrasi Capstone Design sebagai bentuk Tugas Akhir. Pada sesi sharing tersebut, beliau memaparkan langkah-langkah implementasi. Beliau juga menjelaskan berbagai tantangan yang muncul dalam proses penerapannya. Selain itu, beliau menguraikan mekanisme pelaksanaan model proyek akhir yang dapat mahasiswa jalankan.

Beliau menambahkan bahwa mahasiswa akan menguji pemahaman mereka secara menyeluruh ketika memilih topik ini. Mahasiswa akan memulai dari tahap perancangan. Mereka kemudian akan melanjutkan hingga tahap penyelesaian permasalahan nyata.

“Ketika mahasiswa memilih Capstone Design sebagai Tugas Akhir, mereka harus membuktikan kompetensinya melalui proses perancangan hingga penyelesaian masalah nyata di lapangan,” ungkap beliau.

Workshop RPS & Assessment Mata Kuliah Paralel

Pada sesi siang hari, peserta kembali melanjutkan rangkaian acara dengan mengikuti Workshop RPS & Assessment. Dalam sesi ini, panitia mengarahkan peserta untuk fokus pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penetapan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), perumusan strategi pembelajaran aktif, serta perancangan asesmen berbasis kompetensi. Untuk memaksimalkan proses belajar, panitia kemudian membagi kegiatan menjadi dua kelas paralel.

Pada kelas pertama, kegiatan berfokus pada Mata Kuliah Ergonomi. Kelas menghadirkan Ir. Ardiayanto, S.T., M.Sc., Ph.D., AEP., IPM., Kepala Laboratorium Ergonomika FT UGM sekaligus Wakil Ketua Perhimpunan Ergonomi Indonesia, sebagai pembicara. Selama paparannya, beliau menjelaskan pendekatan-pendekatan ergonomi yang relevan untuk perancangan RPS dan asesmen berbasis kompetensi.

Sementara itu, kelas kedua membahas Mata Kuliah Pengendalian Kualitas bersama Dr. Eng. Ir. Oke Oktavianti, Ketua Departemen Teknik Industri Universitas Brawijaya sekaligus Lead Auditor ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018. Dalam sesi ini, beliau menguraikan strategi penyusunan RPS dan asesmen yang selaras dengan standar mutu dan kebutuhan kompetensi mahasiswa.

Teknik Industri UII untuk Peningkatan Kualitas Mutu bidang TI Indonesia

Selanjutnya, rangkaian acara ditutup dengan coffee break sore yang diwarnai cengkerama hangat antara para akademisi. Melalui perannya sebagai tuan rumah, Teknik Industri UII menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung penguatan mutu pendidikan tinggi di bidang Teknik Industri. Kegiatan ini membuka ruang kolaborasi bagi seluruh akademisi Teknik Industri untuk bersama-sama mendorong peningkatan kualitas dan mutu bidang TI di Indonesia.

Syawarani Gayatri