Sebanyak 15 penelitian mahasiswa dan dosen dari Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia dipresentasikan dalam ajang “Industrial Engineering National Conference” 2017 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berlangsung di The Alana Hotel, Rabu (29/03) dengan tema “Human-Centered Creative Industries”. Dalam konferensi ini, dibagi 3 fokus topik penelitian, yaitu Sistem Kerja, Sistem Produksi, dan Sistem Industri dan Sistem Usaha. Hasil penelitian yang dipresentasikan akan dimuat dan dipublikasikan dalam bentuk prosiding dan jurnal ilmiah.

IENACO merupakan suatu konsep pemaparan hasil penelitian bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi. Total, terdapat l33 penelitian yang dipresentasikan pada kegiatan ini yang berasal dari sejumlah universitas maupun dari institusi riset di Indonesia.

Penelitian yang lolos dalam sesi presentasi telah melalui seleksi yang ketat oleh sekurang-kurangnya dua orang reviewer. Tercatat terdapat 17 orang reviewer yang memiliki fokus penelitian yang berbeda dari beberapa Instansi Pendidikan, seperti UII, UNAND, UNDIP, UNS, UNIBRAW, dan UMS.

Dalam ajang ini, Universitas Islam Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai pemakalah terbanyak. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian yang menjadi salah satu fokus Prodi Teknik Industri dan didukung penuh oleh  Universitas sudah menampakan hasil yang signifikan. Hal ini selaras dengan pencapaian Universitas Islam Indonesia yang mendapatkan predikat PTS Terbaik pada kinerja penelitiannya versi Kemenristek Dikti.

Kembali, prestasi ditorehkan oleh Mahasiswa Prodi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia. Kali ini melalui ajang Lomba Paper tingkat Nasional, “Industrial Engineering Paper and Action (INPACT) 2016 yang diselenggarakan oleh Universitas Sumatera Utara.
2 Tim mahasiswa Prodi Teknik Industri TIM ZAFIR & TIM KAIZEN maju dalam ajang tersebut mewakili Universitas Islam Indonesia. Sebelumnya 2 TIM tersebut lolos dalam 10 besar dan melaju ke babak grand final yang dilangsungkan pada tanggal 14 – 16 Maret 2016. Setelah mengikuti babak grand Final dan berkompetisi dengan 8 tim perwakilan dari Universitas lain di Indenesia, berkat usaha, kerja keras dan do’a, Alhamdulillah 2 Tim tersebut berhasil mengharumkan nama UII.
TIM ZAFIR yang beranggotakan Rizqi Ramadhani (13522125), Adhe Rizky Anugerah (13522171), dan Manzula Maulida Rahman (13522167) berhasil menyabet juara 2. Dan TIM KAIZEN yang beranggotakan Perdana Suteja Putra (13522075), Helena Allaitsi Muzakiroh (13522123), Siti bariroh Maulidyawati (13522224) berhasil menyabet juara 3.
 
Pendaftaran Kuliah Umum Productivity Improvement dan Magang >>DAFTAR<<

 Mengendarai sepeda motor untuk menuju tempat kerja dan sekolah merupakan rutinitas yang banyak dilakoni oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Tak dipungkiri, sepeda motor menjadi alat transportasi favorit karena dinilai praktis, lincah, dan irit bahan bakar. Meski demikian, mengendarai sepeda motor bukan tanpa risiko, karena dibanding kendaraan lainnya, sepeda motor merupakan moda transportasi yang sering menjadi penyumbang kecelakaan lalu lintas. Di samping faktor pengendara, risiko terbesar juga dialami oleh pembonceng sepeda motor khususnya pembonceng berbusana rok yang notabene adalah kaum perempuan.

Hal ini disebabkan pembonceng berbusana rok harus duduk menyamping agar dapat nyaman sehingga mengurangi keseimbangan motor dan rawan terjungkal ke belakang. Selain itu, rok yang menjuntai ke bawah juga rawan terjerat oleh jeruji sepeda motor yang menambah potensi risiko yang ditanggung oleh pembonceng berbusana rok tersebut.

Namun berbagai keluhan yang sering menghinggapi pembonceng sepeda motor ini nampaknya segera terselesaikan dengan hadirnya hasil karya sekelompok mahasiswa UII. Mereka berhasil menciptakan alat bantu penunjang keamanan dan kenyamanan bagi pembonceng sepeda motor. Alat bernama MANCEPING yang merupakan kepanjangan dari pengaman bonceng menyamping ini sengaja diciptakan untuk mengurangi risiko kecelakaan tunggal yang dialami oleh pembonceng sepeda motor menyamping.

Alat yang didesain dan diciptakan oleh Roy Enggar Achmadi, Rizqi Ramadhani, dan Muhammad Rizal Afif ini memiliki bentuk seperti kursi portabel yang dapat dipasangkan di bagian belakang jok motor. “Bentuknya menyerupai kursi yang terdiri dari tiga bagian penting untuk menunjang keamanan dan keselamatan pembonceng, yakni sandaran punggung bagian bawah, sandaran betis, dan tumpuan kaki”, ungkap Rizqi Ramadhani. Karena sifatnya yang portabel, ketika tidak digunakan MANCEPING dapat dilipat dan disimpan dengan ringkas.

Cara kerja alat ini cukup sederhana di mana pengguna tinggal membuka lipatan-lipatan MANCEPING, menegakkannya, dan kemudian menguncinya hingga menjadi semacam kursi sandaran. Selanjutnya alat ini dipasang di bagian belakang jok motor dan siap dipakai oleh pembonceng.

Ditambahkan oleh Roy Enggar bahwa ketika memakai alat ini pembonceng akan merasa nyaman dan aman ketika duduk menyamping di atas sepeda motor. “Fitur penyangga punggung berfungsi agar punggung pembonceng tidak mudah pegal dan juga mengurangi risiko pembonceng terjungkal ke belakang. Sedangkan sandaran betis dan tumpuan kaki juga memberi kenyamanan karena tanpa itu hanya ada satu pijakan di atas motor dan tentunya lebih aman dari insiden rok tersangkut”, jelasnya. Di samping itu, fungsi dan bentuk alat telah dikalkulasi secara teliti oleh tim menurut perhitungan ergonomi dan antropometri yang sangat memperhatikan aspek pengguna.

Melihat manfaatnya, Muhammad Rizal optimis alat ini dapat dipakai secara luas oleh masyarakat. “Bahan-bahan pembuat MANCEPING sangat mudah ditemukan di pasaran, seperti stainless steel, kayu, dan kapas. Untuk membuatnya pun kami hanya menghabiskan biaya Rp 336.000”, terangnya. Ketiga mahasiswa UII ini berharap kontribusi mereka dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi para pembonceng motor menyamping yang notabene adalah kaum perempuan. (Sumber)

Innovation On Product Design Competition (INCEPTION) 2014 yaitu lomba nasional desain produk yang diadakan oleh Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri UII yang diadakan di kampus terpadu UII, Rabu (17-18 Des '14). Lomba desain produk nasional yang telah ketiga kali diselenggarakan tersebut, pada tahun ini mengangkat tema “Sustainable Product Design – Protection Tools”. Pada event kali ini INCEPTION 2014 di ikuti oleh 48 peserta yang kemudian di seleksi menjadi 20 besar, 20 besar inilah yang menjadi pengisi stand dan melakukan presentasi seleksi untuk menuju 5 besar, ungkap Yogi Sanjaya sebagai ketua Panitia INCEPTIO 2014. Kami menyelenggarakan event in di dua tempat, di Kahar Muzakir ini kami jadikan sebagai tempat untuk memajang hasil inovatsi pada peserta dalam expo dan presentasi 5 besar kami selenggarakan di Gedung Perpustakaan. Perpustakaan kami pilih sebagai tempat untuk presentasi selain untuk memberikan kenyemanan kepada peserta juga untuk memberikan wisata sejarah kepada peserta, karene 20 peserta ini berasal dari berbagai daerah di Indoensia.
 
Pada hari pertama penyelenggaraan INCEPTION 2014 ini 20 besar sudah melaksanakan presentasi dan telah terpilih 5 besara
 
Tawa riang anak-anak SD mewarnai salah satu laboratorium Teknik Industri UII, yaitu laboratorium Sistem Manufaktur (SIMAN). Tawa riang tersebut berasal dari adik-adik siswa SD Masjid Syuhada, Kotabaru Yogyakarta yang nampak antusias mengikuti game yang diberikan oleh tim asisten dari Lab. Siman Prodi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII). Kegiatan meriah yang diluar kebiasaan ini berlansung pada Rabu (5/11/2014) saat Prodi Teknik Industri FTI UII menerima kunjungan dari siswa-siswi kelas 3 SD.
 
Pimpinan rombongan dari SD Masjid Syuhada menyampaikan, bahwa kunjungan studi tersebut ditujukan untuk mengenalkan dunia pendidikan tinggi kepada peserta didiknya. Agar nantinya anak-anak lebih termotivasi untuk malenjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Kunjungan yang di motori oleh Tim Promo FTI ini merupakan sebagai salah satu media untuk lebih mengenalkan FTI UII pada umumnya dan prodi-prodi yang ada di dalamnya pada khususnya. Untuk Kegiatan di Prodi Teknik Industri di fokuskan di Lab. Sistem Manufaktur dengan mengadakan Lomba Assembly Line Balancing (ALB) yang merupakan salah satu kegiatan praktikum di Lab tersebut. Lomba ALB ini ditujukan untuk lebih mengenalkan dunia industri yang sebenarnya pada lini perakitan. Nampak antusiasme siswa ketika mengikuti lomba ini karena dlam lomba ALB ini anak-anak di haruskan merakit Mobil Mainan. Kriteria dalam lomba ini adalah berapa banyak dalam 1 kelompok bisa merakit mobil mainan.
 
Dari acara tersebut diharapkan generasi-generasi penerus bangsa khususnya siswa-siswi kelas 3 SD Masjid Syuhada dapat mengimplementasikan teknologi secara kreatif dan inovatif dalam kehidupannya, tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang faham dan menguasai teknologi.

Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Industri, FTI, Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Yunita Aprilia, Lis Harinda dan Aditya Syahroni berhasil menciptakan nasi goreng dalam kaleng. Nasi goreng kaleng yang diberi nama ‘Simaner’ ini diciptakan untuk kebutuhan penanganan tanggap darurat bagi korban pasca bencana alam.  



Selama ini, kata Yunita Aprilia, korban bencana alam sering hanya mengonsumsi mie instan. “Mengingat di daerah bencana biasanya hanya menyediakan makanan berupa mie instan yang dari segi kadar gizinya masih kurang. Karena itu,  kami menciptakan makanan dalam kaleng yang kaya gizi. Simaner Canned Food ini hadir sebagai salah satu solusi untuk masalah tersebut,” kata Aprilia di Yogyakarta, Senin (6/10).



Selain teruji ketahanannya, kata  mahasiswi UII angkatan 2011, nasi goreng kaleng Simaner juga dapat dikonsumsi secara langsung tidak perlu dimasak lagi.  Selain itu berdasarkan uji laboratorium, produk ini juga memiliki kandungan gizi yang seimbang. Karena itu, produk kreativitas mahasiswa UII ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meringankan beban logistik pegungsi korban bencana.



Aprilia menjelaskan proses pembuatan produk yang melibatkan kerjasama dengan LIPI. “Proses awal memang cukup simple karena seperti memasak nasi goreng biasa. Namun pada tahap pengemasan tidak mudah karena harus melalui beberapa uji dan memakan waktu yang agak lama sampai dengan siap untuk didistribusikan,”  jelas Aprilia. 



Kendala utama dari proses pengemasan adalah jarak antara unit mitra kerja pengemasan dengan tempat pembuatan nasi goreng sangat jauh. Sehingga membutuhkan transportasi dan biaya produksi sangat tinggi. 



Setelah melalui berbagai tahap pengujian, produk ini memiliki berbagai keunggulan.

“Produk kami mempunyai keunggulan yaitu dapat tahan lama dalam waktu sekitar satu tahun meskipun tidak memakai bahan pengawet. Karena pengemasannya menggunakan teknik mikrobiologis, sehingga aman untuk dikonsumsi, “ katanya. Ia menambahkan kelompoknbta akan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkenalkan produknya.

Dimuat di portal Republika Online

Teknik Industri UII – Dalam mendorong mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi, pemerintah melalui pendidikan formal dan non formal mengadakan berbagai program. Direktorat Jendral Perguruan Tinggi melalui Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) mencoba menumbuhkembangkan kreatifitas mahasiswa dalam 5 bidang. 5 bidang PKM tersebut adalah PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I).
Pada tahun 2012 yang lalu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, berlomba membuat proposal yang kemudian proposal diajukan ke Direktorat Jendral Perguruan Tinggi. Setelah melalui berbagai tahap seleksi, baik di tingkat Perguruan Tinggi hingga ke Direktorat Jendral Perguruan Tinggi, terdapat 7045 proposal yang berhasil lolos dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia pada 5 bidang yang diajukan (pengumuman selengkapnya).
Pada tahun 2012 Mahasiswa UII yang berhasil mendapatkan hibah ini adalah 45 mahasiswa dari berbagai bidang, 16 Proposal bidang PKM-K, 7 Proposal bidang PKM-KC, 7 Proposal bidang PKM-M, 12 Proposal bidang PKM-P dan 3 Proposal bidang PKM-T. Berikut nama-nama mahasiwa Teknik Industri yang proposal PKM-nya dibiayai DIKTI

PKM-K

  • Dimas Prayoga; RACIX (Rainbow Cake Xylitol) Alternatif Jajanan Sehat dan Murah Untuk Para Perokok
  • Mu’adzah; Gift Organizer Delivery and Service (Jasa Pengadaan dan Pengiriman Hadiah)
  • Muhamad Yusuf; JACK-D Kreasi Makanan Sehat Pencegah Osteoporosis
  • Muhammad Sholeh CIMO (Cuci Motor dan Mobil Movable)

PKM-KC

  • Burhanuddin Hakim; H-TROY (Health Trolley) Inovasi Trolley Belanja Untuk Indonesia yang Lebih Sehat
  • Lalu Reza Prayoga; DEBAGENER (Desain Tas Bakul Gendong Ergonomis) Untuk Mengurangi Keluhan Cidera Muskuloskeletal Disorder Sebagai Salah Satu Usaha Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Buruh Gendong
  • Tio Sampurno; Se-Top (Inovasi Sepatu dan Selop) Sebagai Solusi Mobilitas Tinggi Masyarakat

PKM-P

  • Miftahulkhair Adianto; UTRESS (Usability Test Analyze dan Redesign Software Searc Engine) Desain Software Search Engine Untuk Meningkatkan Efetivitas, Efisiensi, dan Satisfaction User dalam Pencarian Informasi Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia
Selamat kepada mahasiswa yang mendapatkankepercayaan ini. Dengan adanya agenda ini semoga mahasiswa UII semakin kreatif

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem.

Nulla consequat massa quis enim. Donec pede justo, fringilla vel, aliquet nec, vulputate eget, arcu. In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium. Integer tincidunt. Cras dapibus. Vivamus elementum semper nisi. Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim.

Read more