Kesempatan untuk mendapatkan pengalaman akademik internasional menjadi salah satu langkah yang dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa. Hal tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah mahasiswa Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2024, di antaranya Natasya Dyah Anggraini, Na’ila Nashif Al Hazami, Hafidz Abdurrahman, Iqra Azzahra Ibrahim, Fauzan Zain, dan Hana Alyadhia Loso, yang berhasil lolos dalam program double degree TI 2026.

Program ini menjadi kesempatan baru bagi mahasiswa angkatan 2024 karena merupakan program double degree yang pertama kali dibuka untuk angkatan tersebut. Sebagai salah satu peserta, Natasya akan menempuh pembelajaran di bidang Robotics Engineering di NXU. Meskipun berbeda bidang secara spesifik dari jurusan asalnya, Teknik Industri dan Robotics Engineering memiliki keterkaitan erat dalam dunia industri, khususnya pada pengembangan teknologi dan proses manufaktur. Pembelajaran di NXU sendiri akan lebih berfokus pada aspek hard manufacturing.

Berawal dari Informasi Pembukaan Program

Program Double Degree

Natasya mengetahui program double degree TI x NXU melalui grup resmi angkatan 2024 yang dipandu oleh dosen. Kesempatan tersebut langsung menarik perhatiannya karena dinilai dapat memperluas peluang pengembangan karier di masa depan.

Informasi mengenai program tersebut diperoleh Natasya sekitar November 2024, saat dirinya masih berada di semester satu. Untuk dapat lolos seleksi, ia dan rekan-rekannya harus melewati proses penyeleksian yang mempertimbangkan kemampuan bahasa Inggris serta capaian akademik.

Proses tersebut tentu memiliki tantangan tersendiri. Salah satu hal yang sempat menjadi kekhawatiran Natasya adalah kemampuan bahasa Inggris, terutama pada aspek speaking. Ia mengaku lebih percaya diri dalam writing karena memiliki ketertarikan pada kegiatan menulis, tetapi masih jarang melatih kemampuan berbicara. Selain itu, waktu persiapan yang tergolong singkat membuat keputusan untuk mendaftar terasa cukup menantang.

“Saya cukup percaya diri di bagian writing karena kebetulan suka menulis. Hanya saja, saya jarang melatih kemampuan speaking. Selain itu, dengan timeline yang sangat singkat, keputusan untuk ikut ini terasa cukup nekat bagi saya,” ungkap Natasya.

Meski demikian, kekhawatiran tersebut tidak menghalangi langkahnya. Setelah dinyatakan lolos bersama empat rekannya dalam program Double Degree TI 2026, berbagai persiapan mulai dimaksimalkan mulai dari meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui aplikasi interaktif, mengikuti kelas bahasa Mandarin, hingga mempersiapkan berkas administrasi.

Mengembangkan Ketertarikan pada Automation dan Electrical

Bagi Natasya, mengikuti program double degree UII bukan sekadar tentang pengalaman belajar di luar negeri. Program ini menjadi wadah untuk mendalami bidang yang semakin menarik minatnya, yaitu automation dan electrical.

Pembelajaran Robotics Engineering di NXU diharapkan memberikan pemahaman manufaktur yang lebih mendalam. Di samping target akademik, Natasya juga fokus mempersiapkan kemampuan bahasa Mandarin untuk mempermudah proses adaptasinya di lingkungan baru. Perbedaan kultur belajar antara Indonesia dan China menjadi salah satu dinamika yang paling ia nantikan.

Di sisi lain, tantangan emosional tetap ada. Natasya mengaku belum pernah merantau dalam jarak yang jauh, sehingga proses adaptasi budaya serta penguasaan bahasa Mandarin menjadi fokus persiapan utamanya sebelum berangkat.

Membangun Perspektif Global untuk Masa Depan

Melalui program double degree TI x NXU ini, Natasya berharap dapat membangun perspektif global yang lebih kuat, baik secara akademik maupun profesional. Pengalaman ini juga diharapkan membuka jejaring internasional dan peluang baru di masa depan. Baginya, pengalaman belajar di lingkungan internasional bukan hanya tentang mengikuti pendidikan di negara lain, tetapi juga tentang belajar beradaptasi, mengembangkan kemampuan, dan mengenal perspektif yang berbeda.

Kepada mahasiswa angkatan 2025 yang tertarik mengikuti program serupa, Natasya berpesan agar mulai mempersiapkan diri sejak dini, terutama dalam kemampuan bahasa Inggris dan capaian akademik.

“Kalau teman-teman tertarik untuk ikut, latih terus kemampuan bahasa Inggrisnya dan pastikan untuk selalu mempertahankan IPK,” ungkapnya.

Keikutsertaan Natasya beserta teman-temannya dalam program ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UII dalam bersaing di kancah global. Pengalaman lintas disiplin di bidang Robotics Engineering, kesempatan mengenal kultur akademik China, serta proses membangun kemampuan bahasa dan network internasional menjadi bagian dari perjalanan yang diharapkan dapat mendukung langkah mereka di masa depan.

Mahasiswa Double Degree Teknik Industri 2026

ParticipantStudent ID
Hana Alyadhia Loso24522058
Fauzan Zain24522070
Iqra Azzahra Ibrahim24522165
Hafizd Abdurrahman24522190
Natasya Dyah Anggraini24522227
Nai'la Nashif Al Hazami24522228

Kaila Bilbina M.S

The opportunity to gain international academic experience can open new pathways for students to develop their academic and professional potential. This opportunity has been embraced by six students from the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Industrial Technology, Universitas Islam Indonesia (UII), class of 2024: Natasya Dyah Anggraini, Na’ila Nashif Al Hazami, Hafidz Abdurrahman, Iqra Azzahra Ibrahim, Fauzan Zain, and Hana Alyadhia Loso, who successfully passed the 2026 Industrial Engineering Double Degree Program.

The program offers a new opportunity for the 2024 cohort, as it was the first time the Double Degree Program was opened to students from this cohort. As one of the participants, Natasya will study Robotics Engineering at NXU. Although the field differs from her original major, Industrial Engineering and Robotics Engineering are closely connected to the industrial sector, particularly in the development of technology and manufacturing processes. Her studies at NXU will focus more on hard manufacturing and related technological applications.

Starting with Information About the Program

Natasya first learned about the Industrial Engineering x NXU Double Degree Program through the official group for the 2024 cohort, which was managed with the involvement of lecturers. The opportunity immediately caught her attention because she believed that international academic experience could broaden her future career opportunities.

Natasya received information about the program around November 2024, when she was still in her first semester. To participate, she and her classmates had to go through a selection process that considered their English language skills and academic performance.

The selection process presented its own challenges. One of Natasya’s main concerns was her English proficiency, particularly her speaking skills. She felt more confident in writing because of her interest in it, but she rarely had opportunities to practice speaking. In addition, the relatively short preparation period made the decision to register challenging.

“I am quite confident in writing because I happen to like writing. However, I rarely practice my speaking skills. In addition, with the timeline being very short, the decision to join felt quite reckless to me,” said Natasya.

Despite these concerns, Natasya decided to take the opportunity. After being selected for the 2026 Industrial Engineering Double Degree Program, she began maximizing her preparation. Her preparations included improving her English skills through interactive learning applications, attending Mandarin classes, and completing various administrative requirements.

Developing an Interest in Automation and Electrical Engineering

For Natasya, participating in the UII Double Degree Program is not only about experiencing life and education abroad. The program also provides an opportunity to explore fields that have increasingly captured her interest, particularly automation and electrical engineering.

Studying Robotics Engineering at NXU is expected to give Natasya a deeper understanding of manufacturing and technological applications. Through this cross-disciplinary academic experience, she hopes to expand her knowledge beyond the conventional scope of Industrial Engineering.

In addition to her academic preparation, Natasya is also focusing on developing her Mandarin language skills to support her adaptation to a new environment. The cultural differences between Indonesia and China are among the aspects of the experience that she is most looking forward to.

At the same time, adapting to a new environment presents its own challenges. Natasya had never traveled long distances for an extended period before, making cultural adaptation and learning Mandarin two of her main priorities before leaving for China.

Building a Global Perspective for the Future

Through the Industrial Engineering x NXU Double Degree Program, Natasya hopes to develop a stronger global perspective, both academically and professionally. She also hopes that the experience will allow her to build international networks and discover new opportunities for her future career.

For Natasya, studying in an international environment is not simply about pursuing education in another country. It is also an opportunity to learn how to adapt to different environments, develop new skills, and gain exposure to perspectives and academic cultures that differ from those in Indonesia.

She encouraged students from the 2025 cohort who are interested in joining similar programs to start preparing early, particularly by improving their English skills and maintaining strong academic performance.

“If you’re interested in joining, keep practicing your English and make sure you maintain your GPA,” she said.

The participation of Natasya and her fellow students in the 2026 Industrial Engineering Double Degree Program reflects the commitment of UII students to developing themselves and competing in an increasingly global environment. Their cross-disciplinary experience in Robotics Engineering, exposure to Chinese academic culture, and efforts to develop language and communication skills are expected to become valuable parts of their academic and professional journeys.

Participants of the 2026 Industrial Engineering Double Degree Program

ParticipantStudent ID
Hana Alyadhia Loso24522058
Fauzan Zain24522070
Iqra Azzahra Ibrahim24522165
Hafizd Abdurrahman24522190
Natasya Dyah Anggraini24522227
Nai'la Nashif Al Hazami24522228

Kaila Bilbina M.S