Kita semua pasti kalut saat menghadapi dua pilihan untuk memprioritaskan peluncuran produk baru yang telah melalui banyak riset atau mengumpulkan dana dan menundanya karena khawatir target waktu tidak akan tercapai. Atau mungkin sedang memikirkan keinginan pelanggan yang tak tahu cara mendeskripsikan apa sejatinya mereka inginkan? Mengenalkan model Kano sepertinya menjadi saran yang tepat pada situasi ini. Kano model atau Analisis Kano adalah sebuah teori untuk mengembangkan produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Let me brew you up a hot cup of this fascinating model 

Apa Itu Kano Model?

Noriaki Kano seorang profesor dari Tokyo University of Science mengenalkan model ini pertama kali pada tahun 1984. Model Kano berguna dalam memberikan bantuan yang berharga saat mengalami trade-off dalam tahap pengembangan produk dan jasa. Jika tidak dapat memenuhi persyaratan produk secara bersamaan karena alasan teknis atau keuangan, mengidentifikasi kriteria dapat dilakukan dengan mengetahui pengaruh terbesar terhadap kepuasan pelanggan. Kualitas produk atau jasa akan melahirkan kepuasan pelanggan, sedangkan berbagai aspek yang berkesinambungan dengan produk atau servisnya, seperti pembelian, penggunaan, hingga maitenance produk akan mempengaruhi user experience.

Apa Fungsi dari Kano Model?

  • Mengetahui lima kategori umum tentang kebutuhan pelanggan akan produk dan jasa. Tujuannya untuk meningkatkan dan memperhatikan agar tetap berada pada kompetisi pasar.
  • Memperlihatkan setiap lima kategori umum yang akan mempengaruhi kepuasan dan ketidakpuasan pelanggan
  • Memperlihatkan bagaimana dua kategori dapat meningkatkan atau menurunkan nilai dan satu kategori yang dapat menumbuhkan nilai baru 
  • Membantu perusahaan mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan melebihi yang pelanggan ketahui.
  • Membantu perusahaan untuk mengetahui dan mengklasifikasi kebutuhan pelanggan potensial atau penambahan fitur  dalam pengembangan produk.

Bagaimana Cara Penggunaan Kano Model?

Model Kano mendorong profesional CX untuk mempertimbangkan bagaimana produk dan layanan perusahaan mereka berhubungan dengan kebutuhan pelanggan. Secara khusus, Model Kano menekankan perlunya memberikan perhatian khusus pada tiga bidang:

  • Must-have element atau elemen yang harus dimiliki yang merupakan persyaratan mendasar untuk memberikan produk atau layanan. Contonya, saat memesan kamar hotel, kita mengharapkan water-heater, pendingin ruangan, dan tempat tidur dengan seprei bersih sebagai minimum mutlak. 
  • Performance attributes atau atribut kinerja yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menawarkan lebih besar, lebih baik atau lebih cepat. Contohnya, dengan mengetahui kamar hotel memiliki fasilitas broadband supercepat yang gratis dan TV HD, kita akan merasa senang.
  • Kualitas, properti, atau atribut yang berfungsi sebagai delighters yang melampaui harapan pelanggan. Contonya, kamar hotel telah menyediakan greeting-card beserta welcome drink juga snack nya

Namun, banyak perusahaan berfokus pada peningkatan atribut kinerja untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan gagasan bahwa lebih banyak selalu lebih baik. Tetapi Model Kano menyatakan bahwa memiliki dan merasakan user-experience merupakan atribut yang paling mempengaruhi kepuasan pelanggan.

Sejatinya, memiliki atribut kinerja tersebut tidak akan mempengaruhi peningkatan kepuasan pelanggan. Namun jika tidak memilikinya, akan menyebabkan menurunya kepuasan yang didapatkan oleh pelanggan. Sedangkan user-experience yang baik akan menghasilkan kepuasan yang lebih tinggi dan saat pelanggan tidak mendapatkannya akan menyebabkan ketidakpuasan karena tidak pernah mengharapkannya.

 

Sumber: 

UX Ness. (2015, July). What is Kano Model. UXNess: https://www.uxness.in/2015/07/kano-model.html

Singh, A. (t.thn.). The Kano Model: Driving customer experience improvement. Verizon: https://www.verizon.com/business/resources/articles/driving-customer-experience-improvement-with-the-kano-model/

Mind Tools. (2018). Kano Model: Analysis Delivering Products That Will Delight. MindTools: https://www.mindtools.com/pages/article/newCT_97.htm

‘Azzam, A. (2021). Kano Model. Desa Ilmu: https://www.instagram.com/desailmu/

Ide adalah produk yang diperoleh dari proses panjang, berulang, penuh dengan kegagalan, dan perbaikan. Ide menjadi jembatan untuk dapat berpikir kreatif. Kedua hal ini penting karena membantu melihat masalah dan situasi dari perspektif baru. Kreativitas menjadi pendamping pikiran yang kritis. Karena menciptakan pemikiran adalah cara untuk mengembangkan solusi baru atau tidak ortodoks yang tidak sepenuhnya bergantung pada solusi masa lalu atau saat ini.

Jika kamu tidak bisa berpikir hal yang catchy untuk sebuah presentasi atau apapun dalam pekerjaan mu, coba berjalan. Cukup dengan mengelilingi ruangan atau berjalan keluar menghirup udara segar akan senantiasa meningkatkan kreatifitas dengan signifikan. Berjalan akan memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon endorfin. Endorfin berinteraksi dengan reseptor di otak yang mengurangi persepsi rasa sakit, juga memicu perasaan positif dalam tubuh. Emosi positif secara kondusif untuk kreativitas karena memperluas pikiran dan meningkatkan tingkat fokus.

Banyak dari kita yang sudah mendengar bahwa olahraga, termasuk jalan kaki akan meningkatkan kemampuan berpikir, mulai dari kemampuan sesaat maupun yang akan bertahan lama. Beberapa penelitian yang menunjukan bahwa setelah berolahraga manusia akan mendapatkan nilai yang lebih baik dalam test memory dan executive function (tes kemampuan untuk membuat keputusan dan mengatur pikiran).

Demikian pula, olahraga telah lama dikaitkan dengan kreativitas. Menurut Dee (2021), artist dan penulis generasi milenial akan berjalan untuk menyegarkan pikiran disaat mencari ide. Selain untuk mendapatkan ide, berjalan juga menjadi sarana meredakan panic attack saat akan berhadapan dengan orang banyak, menghadiri acara besar, atau mendapat kabar menegangkan.

Menurut Oppezzo (2018), manusia dengan ide sebanyak yang mereka bisa dan harus memutuskan: Apakah ini kreatif atau tidak? Definisi kreativitas yang disukai banyak orang adalah “kebaruan yang sesuai” atau “appropriate novelty”. Dengan sesuatu yang sesuai dan harus realistis.

Here are some tips:

  1. Saat berjalan, mulai pikirkan dari hal yang makro. Berpikir dari setiap sudut pandang secara general akan memperluas sudut pandang dan mempertimbangkan kemungkinan dari sebuah kejadian. Kita akan mudah menemukan hubungan dari setiap elemen yang terlibat.
  2. Jika kamu lebih suka berlari daripada berjalan, lakukanlah dengan kecepatan yang membuat nyaman. Saat merasa nyaman dengan kecepatan berjalan, yang ada dalam pikiran bukan lagi tentang perjalanan namun apa ide yang ingin didapatkan atau masalah yang akan dipecahkan.
  3. Berjalan sejauh mungkin untuk mendapatkan ide yang lebih banyak. Salah satu kunci kreativitas adalah tidak mengunci ide pertama. Terus berjalan, berlanjut, dan menemukan ide baru, sampai meneguhkan hati memilih satu atau dua yang terbaik untuk dikejar.
  4. Jika khawatir karena tidak dapat menuliskannya, lakukan dengan merekam ide dengan berpura-pura berbicara dengan partner saat sedang brainstorming. Karena tindakan menuliskan ide bisa menjadi filter. Kita akan bertindak seperti, “Apakah ini cukup bagus untuk ditulis?” Jadi, bicaralah sebanyak yang Anda bisa, rekam, dan pikirkan nanti.
  5. Saat ide tidak kunjung datang, jangan berjalan dengan waktu yang panjang. Mengistirahatkan tubuh dan pikiran dapat menjadi pilihan saat dalam keadaan .

Sejatinya, ilmu tentang berjalan mengubah berbagai proses mental yang berhubungan dengan kreativitas karena meningkatkan suasana hati sebagai efek utamanya (Reynold, 2018).

 

Sources:

https://artsydee.com/how-to-get-ideas-for-drawing/

https://www.ted.com/talks/marily_oppezzo_want_to_be_more_creative_go_for_a_walk?language=en

Thrifting Culture, budaya lama yang menarik perhatian kawula muda.

Thrifting merupakan pop culture yang mendapat stigma buruk, kini popularitasnya kian meroket. Mengambil dari kata Thrive atau berkembang dan kata lain Thrifty atau penggunaan barang secara baik dan efisien.

Thrifting culture berkembang dari masa ke masa dengan sejarah yang beragam dari berbagai sumber. Menurut Thirft World (2020) produksi masal dan banyaknya pakaian lama yang terbuang menjadi penyebab terbentuknya ide thrifting. Pada 1897 Umat Kristiani Amerika mengumpulkan dan menjual kembali barang bekas untuk disumbangkan, kegiatan ini menjadi titik munculnya ide thifting.

Selama bertahun-tahun, thrift shop mulai bermunculan, mempekerjakan orang cacat dan bahkan menawarkan operasi layanan. “Pada saat yang sama, seiring pertumbuhan populasi perkotaan, ukuran tempat tinggal berkurang, begitu pula area di mana benda-benda yang tidak berguna dapat disimpan,” tulis Le Zotte. Peningkatan frekuensi perputaran barang rumah tangga terjadi dari industrialisasi. Kondisi ini disertai dengan lonjakan imigrasi, serta peningkatan permintaan produk bekas oleh orang Amerika.

Sejatinya, thrifting adalah kegiatan berburu barang-barang bekas yang digambarkan seperti mencari jarum ditumpukan jerami. Tapi, jangan salah Sob! Demi mendapatkan barang limited yang terjangkau, banyak juga yang rela melakukan war di e-commerce ataupun antri di thrift shop.

Thrift shop adalah wadah penampung  penjual barang bekas. Thrift shop membuka peluang bisnis baru di kalangan anak muda, dengan hanya mengeluarkan modal sedikit akan mendapatkan hasil yang berlimpah. Khususnya untuk merek dagang baju yang besar dan stok modelnya yang langka.

Di Indonesia thrift shop tersebar luas diberbagai daerah, mulai dari Bandung dengan pusat di Cimol (Cibadak Mall) dan Jakarta dengan Pasar Senen, Pasar Baru, Glondok Plaza, dan lain sebagainya yang menjadi rekomendasi tempat thrifting disana.

Dari segi bisnis, thrift shop menjadi ‘beken’ bermula dari wilayah pesisir laut (Sumatera, Batam, Kalimantan, dan Sulawesi) yang menjadi tempat masuknya barang impor (Voi, 2020). Beberapa tahun silam, alih-alih melabeli produk mereka sebagai ‘barang bekas’, penjual memasarkannya sebagai ‘barang impor’, hal ini dikarenakan stigma yang meluas dan masyarakat yang belum menyatu dengan budaya ini. Namun dewasa ini, masyarakat Indonesia mulai terbuka dan ikut memeriahkan thrifting culture.

Bisnis thrift shop menekan tingkat emisi industri fashion. Menutut United Nations Climate Change News (2019), perluasan sektor fashion sendiri menghasilkan 10% emisi gas rumah kaca karena rantai pasokan yang ekstensif dan penggunaan energi dalam produksi yang intensif. Menurut statistik dari 2018, sektor fashion menghasilkan 2,1 miliar ton CO2eq atau setara dengan 4% dari emisi karbon di seluruh dunia, dengan tiga negara industri terbesar, Prancis, Jerman, dan Inggris, menyumbang sebagian besar emisi.

Antara tahun 2000 dan 2014, sektor fashion tumbuh pada tingkat tercepat. Pabrikan memproduksi pakaian dua kali lebih banyak daripada 15 tahun yang lalu, sementara rata-rata pelanggan membeli 60% lebih banyak pakaian daripada 15 tahun yang lalu. Melansir dari dari UNEP (2021), sektor fashion menggunakan 93 miliar meter kubik air setiap tahun, dengan pewarnaan dan pemrosesan kain menyumbang sekitar 20% dari air limbah industri fashion secara global. Selain itu, industri fashion menyumbang 10% dari emisi karbon tahunan di seluruh dunia yang diperkirakan meningkat lebih dari 50% pada 2030.

Perkembangan zaman yang menyebabkan kerusakan merupakan hal yang salah terutama dalam ajaran Islam. Islam mengajarkan kita untuk melestarikan lingkungan dan melarang kita merusaknya (fasad). Al-fasad diungkapkan sebanyak 52 kali dalam Al-Qur’anul al-Karim, dengan berbagai macam dan variasi. Salah satunya dalam QS. Ar Rum ayat 41:

Tangan manusia telah menyebabkan kerusakan di darat dan di laut; Allah menghendaki agar manusia menderita sebagian (akibat) perbuatannya agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Fiqhul Bi’ah atau gerakan peduli lingkungan dalam agama Islam. Pada kenyataannya, budaya ini juga merupakan sunnah dasar Nabi Muhammad SAW, yang mendesak umat Islam untuk memiliki cukup, memakai pakaian polos, dan hanya mengungkapkan tanda-tanda kemakmuran materi mereka. Karenanya, melestarikan budaya thrifting dapat berimbas baik bagi manusia dan lingkungannya.

 

Reference:

https://thriftworld.com/blog/article/get-to-know-thrift-world

https://voi.id/en/bernas/20200/for-the-thrift-shops-historical-and-cultural-mission-used-clothes-should-not-be-expensive

https://www.unep.org/news-and-stories/story/putting-brakes-fast-fashion

procurement

Dewasa ini, diantara banyak wawasan ilmu yang muncul di era transformasi digital, banyak perusahaan yang mungkin pernah mengalami perubahan di lingkungan supplier yang mudah terganggu oleh peristiwa yang tidak terduga.

Dengan supplier, penting untuk perusahaan melakukan integrasi sepenuhnya ke dalam operasi, memikirkan kembali proses manajemen procurement dan purchasing serta mengadopsi teknologi yang terintegrasi agar dapat membantu menghadirkan keuntungan bisnis bagi perusahaan.

Procurement memiliki sabahat serupa’ yang disebut purchasing. Meski mirip, purchasing dan procurement sejatinya berbeda. Purchasing merupakan bagian dari procurement yang fungsinya lebih luas dan memiliki metode dan tujuan yang berbeda.

Procurement atau pengadaan merupakan umbrella term untuk proses yang dilakukan perusahaan dalam mendapatkan barang dan jasa dari vendor atau supplier. Proses yang termasuk didalamnya ketika perusahaan harus membeli material untuk produk yang akan dijual, perlengkapan kantor, ataupun jasa konsultasi atau dapat dikatakan semua yang yang dibutuhkan oleh sebuah bisnis dalam mencapai tujuannya. Procurement dimulai dari rantai pasok atau lebih dikenal dengan supply chain dan berakhir saat kebutuhan perusahaan terpenuhi dan atau telah menjalin hubungan baru dengan supplier lain.

Manajemen procurement yang berkinerja tinggi mendorong pertumbuhan dan ketahanan perusahaan dengan memfasilitasi kolaborasi internal dengan stakeholders, mengidentifikasi peluang, memperkuat kegesitan, efisiensi perusahaan, serta mengurangi risiko dan biaya. Procurement terdiri dari identifikasi kebutuhan, supplier, dan manajemen kontrak. Tujuannya adalah untuk mendapatkan hubungan jangka panjang dengan supplier yang searah dengan perusahaan dan dapat meningkatkan nilai kompetitif dari kualitas perusahaan. Itulah mengapa ini lebih diprioritaskan untuk memaksimalkan nilai kontrak, mitigasi risiko, dan kepatuhan supplier terhadap kontrak.

Tidak seperti procurement, purchasing lebih transaksional dan berfokus pada sasaran jangka pendek seperti melakukan transaksi yang efisien dan memastikan pasokan barang yang diperlukan tepat waktu dengan harga terendah. Hal ini bukan berarti menilai purchasing menjadi kurang berharga daripada procurement, keduanya tetap penting untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Departemen purchasing bertanggung jawab untuk pengadaan bahan baku dan sumber daya lainnya dengan harga terbaik, menangani dokumen pembelian, memastikan waktu pengiriman dari supplier, dan membuat kebijakan atau istilah kerennya MoU-an dengan vendor atau supplier.

Karenanya, dengan menyelaraskan dan mengoptimalkan kedua proses ini memungkinkan perusahaan untuk dapat menghindari pengeluaran yang tidak terkendali, komplikasi yang tidak terduga, dan menjamin kesuksesan bisnis perusahaan.

 

Sumber :

https://precoro.com/blog/procurement-vs-purchasing/

https://hbr.org/sponsored/2021/04/six-best-practices-for-elevating-procurement-at-your-organization?autocomplete=true

https://smallbusiness.chron.com/functions-purchasing-department-organization-158.html

Manusia merupakan makhluk sosial, karenanya hubungan dengan manusia lainnya perlu di jaga dengan baik. Saling menghargai pendapat dan menerima kritik merupakan salah satu bentuk keharmonisan hubungan. Sejatinya, manusia memiliki hawa nafsu yang digambarkan dalam Al-Qur’an dalam bentuk cinta, takut, sukacita, dan kesengsaraan. Salah satunya ada pada Q.S Al-Maidah ayat 83

Dan apabila mereka mendengarkan apa (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad SAW), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri), seraya berkata, “Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an dan kenabian Muhammad).

Dalam ayat ini, reaksi emosional terhadap Al-Qur’an digambarkan sebagai hal yang wajar. Seperti kepercayaan dengan menunjukkan rasa takut akan Tuhan.

Hawa nafsu merupakan pemberian dari Allah SWT yang diberikan untuk dikontrol. Perselisihan merupakan salah satu kegagalan dalam tindakan mengontrol hawa nafsu. Tak bisa dipungkiri bahwa perselisihan acapkali terjadi karena hal yang sederhana. Dalam kasus ini, penyebab perselisihan yang muncul adalah jawaban ‘terserah’ saat menjawab pertanyaan “Makan di mana hari ini?”

Eits, jangan khawatir! Ada metode ampuh yang dapat menentukan tempat makan dengan bijaksana. Selain untuk mengontrol hawa nafsu yang menimbulkan perselisihan, metode ini pun dapat mempercepat proses negosiasi, dan tentu saja mempercepat menyantap makanan.

Yap! AHP adalah singkatan dari Analytical Hierarchy Process yang merupakan salah satu metode pengambilan keputusan dalam mencari sebuah jawaban. Analisis keputusan sendiri adalah proses penentuan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif untuk melakukan aktifitas pada masa yang akan datang.

Menurut (Saaty, 2008) AHP adalah model pengambilan keputusan yang menguraikan masalah multi-faktor atau multi-kriteria menjadi satu hierarki yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks, minim data, dan informasi. Adapun prinsip dasar AHP adalah sebagai berikut:

  • Dekomposisi, penguraian alternatif menjadi bentuk yang lebih sederhana. Dibuatkan level dengan level teratas dari hierarki merupakan tujuan yang terdiri atas satu elemen. Level berikutnya mungkin mengandung beberapa elemen, dimana elemen-elemen tersebut bisa dibandingkan, memiliki kepentingan yang hampir sama dan tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok. Jika perbedaan terlalu besar, maka perlu dibuatkan level yang baru. Level pertama adalah tujuan keputusan, level kedua adalah kriteria, dan level ketiga adalah alternatif. Contoh dekomposisi dalam kasus ini adalah sebagai berikut:

 

AHP

  • Comparative Judgements (inti AHP), perbandingan berpasangan dari elemen yang ada dengan tujuan menghasilkan skala kepentingan relatif dari elemen yang berpengaruh terhadap urutan prioritas dari elemen-elemen. Penilaian mudah dilakukan dengan matrix pairwise comparisons (matriks perbandingan berpasangan yang memuat tingkat kepentingan beberapa alternatif untuk tiap kriteria). Skala yang digunakan berupa angka 1 (paling rendah/equal importance)-9 (extreme importance).

AHP

  • Sintesa Prioritas, dilakukan dengan mengalikan prioritas lokal dengan prioritas dari kriteria bersangkutan di level atasnya dan menambahkannya ke tiap elemen dalam level yang dipengaruhi kriteria. Hasilnya berupa gabungan atau dikenal dengan prioritas global yang kemudian digunakan untuk memboboti prioritas lokal dari elemen di level terendah sesuai dengan kriterianya.

AHP

AHP

Dari tabel diatas, kita dapat melihat bahwa nilai atribut adalah nilai eugen vector untuk setiap kriteria dan alternatif. Sedangkan, cara perhitungan Alternative Weight Evaluation adalah sebagai berikut:

Nilai yang diambil adalah nilai terbesar, karenanya pilihan tempat makan yang paling bijaksana adalah Kantin Mawar.

 

Gimana Sob? Mudah kan, menyelesaikan masalah dengan metode ini?

 

Penulis: Putri Shafira Carolina

Editor : Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T

Mengenal Tahun Baru Hijriah

Perayaan Tahun Baru Hijriah merupakan salah satu agenda penting dengan beragam sejarah didalamnya. Tahun baru Islam diperingati setiap tanggal 1 Muharram sekaligus memperingati peristiwa Hijrah saat Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya bermigrasi dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 M.

Kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi, kalender Hijriah menggunakan perhitungan orbit bulan pada bumi, karenanya disebut dengan kalender lunar. Sedangkan kalender Masehi menggunakan perhitungan pergerakan matahari, karenanya disebut dengan kalender solar. Kalender Hijriah maupun Masehi memiliki jumlah bulan yang sama, pada kalender Hijriah sendiri memiliki dua belas bulan dengan nama-nama bulan sebagai berikut: Muharram, Shafar, Rabi’ul Awal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Zulqaidah, dan Zulhijjah.

Awal mula adanya kalender Hijriah adalah pada era kepemimpinan Umar bin Khattab, Umar berdiskusi dengan sahabat Nabi lainnya untuk memilih diantara tiga peristiwa penting sebagai penanda awal tahun Hijriah (Kalender Islam). Tiga peristiwa itu diantaranya adalah hari dan tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW, wafat Nabi Muhammad SAW, atau Hijrah dari Mekah ke Madinah. Para sahabat sepakat menggunakan tanggal Hijrah Nabi dari Mekah ke Madinah.

Hijrah ke Madinah adalah titik balik dalam sejarah Islam, menandai awal dari negara Muslim, dan merupakan hari di mana Nabi mendirikan ‘the first civil Muslim society’.

Dilansir dari English Alarabiya, sebelum ditetapkannya Muharram sebagai bulan pertama. Terdapat diskusi tentang apakah bulan pertama tahun ini harus Ramadhan sebagai bulan puasa umat Islam atau Muharram. Kemudian Muharram diumumkan sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah Islam mengingat bahwa itu terjadi setelah umat Islam mengakhiri musim haji tahunan ke Mekah untuk haji selama bulan Dzul-Hijjah.

Sejatinya, jarang ada perayaan besar yang diadakan di sebagian besar negara mayoritas Muslim. Namun banyak yang menyatakan hari libur umum untuk memperingatinya. Ini termasuk negara kita Indonesia danbeberapa negara lain seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Tunisia.

Untuk memperingati tahun baru Hijriah, mari rayakan dengan berdo’a awal tahun:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.”

 Artinya:

“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

(Sumber: Kitab Kanzu Najah; Maimoen Zubair)

Selamat Tahun Baru Islam 1443 H

Kehidupan yang seiring waktu berubah ditambah dengan kedatangan pandemi yang tak terduga membuat kita bertahan di rumah tanpa melakukan aktifitas fisik yang seringkali dilakukan sebelumnya.

Menurut (Garcia, 2016) peningkatan perilaku ‘remain still’ telah menyebabkan berbagai penyakit seperti hipertensi dan obesitas yang pada gilirannya mempengaruhi umur panjang. Menghabiskan terlalu banyak waktu duduk di tempat kerja atau di rumah tidak hanya mengurangi kebugaran otot dan pernapasan tetapi juga meningkatkan nafsu makan dan membatasi keinginan untuk berpartisipasi dalam aktivitas. Tidak banyak bergerak dapat menyebabkan banyak gangguan pada tubuh. Sejatinya, melakukan aktivitas diluar pekerjaan seperti melakukan olahraga kecil dapat mengeluarkan hormon endorphins yang saat dilepaskan dapat membantu menghilangkan rasa sakit, mengurangi stres, dan dapat menyebabkan perasaan gembira. Singkatnya, hormon endorphins bisa membuat kita merasa sangat baik. Salah satu pengaruh tingkat produktivitas adalah feeling dari kita, karenanya dengan bergerak dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja.

Adapun dalam Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Musyawarah Nasional Ulama tahun 1983 merumuskan kesehatan sebagai “ketahanan jasmaniah, ruhaniah, dan sosial yang manusia miliki sebagai karunia Allah yang wajib disyukuri dengan mengamalkan (tuntunanNya) dan memelihara serta mengembangkannya”. Dalam konteks kesehatan fisik, misalnya ditemukan sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya:

Sesungguhnya badanmu mempunyai hak atas dirimu. (HR. Bukhari)

Olahraga yang dianjurkan dalam Islam adalah memanah, berkuda, dan berenang yang ada dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, ada tiga macam olahraga yang diperintahkan oleh Nabi di mana beliau bersabda:

“Ajari anak-anakmu berenang, memanah, dan menunggang kuda.”

Namun menurut (Akbar, 2014) untuk beberapa kasus, olahraga yang disebutkan memiliki harga yang cukup mahal, karenanya untuk menjaga tubuh kita dapat dilakukan hanya dengan menambahkan beberapa kegiatan kecil ke dalam kebiasaan sehari-hari seperti:

  1. Jalan kaki sebelum bekerja, atau jalan-jalan minimal dua puluh menit setiap hari. Pilih berjalan kaki alih-alih lift atau eskalator. baik untuk postur tubuh, otot , dan sistem pernapasan.
  2. Sesekali dapat berekreasi ke alam sehingga tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar.
  3. Mengganti junk food dengan buah yang akan membuat sedikit keinginan untuk memakan makanan ringan dan mentransfer lebih banyak nutrisi ke dalam tubuh.
  4. Melakukan penjadwalan tidur yang baik, mulai dari tujuh sampai sembilan jam.
  5. Bermain dengan keluarga atau hewan peliharaan, atau bergabung dengan tim olahraga. Ini tidak hanya memperkuat tubuh tetapi juga merangsang pikiran dan meningkatkan harga diri.

Sadarilah rutinitas harian kita untuk mendeteksi kebiasaan berbahaya dan menggantinya dengan yang lebih positif. Dengan melakukan perubahan kecil ini, kita dapat mulai memperbarui tubuh dan pikiran kita serta meningkatkan harapan hidup kita.

 

Penulis : Putri Shafira Carolina

Editor : Abdullah ‘Azzam, S.T., M.T

Sumber:

Akbar, A. (2014). Olahraga dalam perspektif hadis.

García, H., & Miralles, F. (2016). Ikigai: The Japanese secret to a long and happy life. Penguin.

Pendekatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Kala PPKM

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia sudah berlangsung sejak 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 yang wacananya akan diperpanjang hingga 28 Juli 2021. Hal ini dilakukan karena angka kasus Covid-19 di Indonesia belum dapat dikendalikan.  Bahkan dalam beberapa hari terakhir, angka kasus positif Covid-19 yang dilaporkan cenderung mengalami peningkatan.

Oleh sebab itu, masing-masing individu memiliki perananyang sangat penting untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan agar pandemi ini diharapkan bisa berakhir dan tidak terjadi penularan lebih lanjut. Adapun aksi yang tepat adalah dengan menaati protokol yang sudah diberikan mengenai apa yang perlu dilakukan secara pribadi untuk meningkatkan kepedulian dan mencegah terinfeksi Covid-19. Sesuai dengan Al-Quran surat An-Nisaayat 59, di awal bahwa:

Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan kepada para pemimpin di antara kamu. Kemudian jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rasul-Nya, jika kamu benar- benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa[4]: 59)

Selain itu terdapat pedoman risk assessment yang dilakukan dengan menggunakan prinsip dasar keselamatan dan kesehatan kerja, dalam hal ini diterapkan framework pembuatan proses dan keputusan berdasar ilmu industrial hygiene. Langkah framework terdiri dari antisipasi dan pengenalan hazard atau sumber bahaya, evaluasi paparan dan yang terakhir melakukan kontrol serta memastikan perlindungan terhadap risiko bahayanya (Zisook, et al., 2020).

Sangat penting untuk mengantisipasi, mengenali, dan mengidentifikasi hazards pada cara penularannya dan siapa yang bisa terdampak, dimana Covid-19 bahayanya adalah droplet atau cairan dari penderita sampai kepada orang sehat. Cara penularan dengan tersemburnya pada saat bersin, berbicara atau bersentuhan secara langsung. Penderita yang mungkin bisa terkena sebelumnya dilansir bahwa kerentanan terjadi pada penduduk usia lanjut dan yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan lainnya. Namun sejarah menunjukkan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk semua kategori usia dapat tertular, sehingga hati-hati merupakan langkah yang tidak salah.

Adapun langkah lain yaitu melakukan kontrol dan memastikan perlindungan sudah baik dan benar dapat dilakukan dengan mematuhi protokol dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Masker perlu dipastikan sesuai, fit to use atau sesuai bentuk wajah dan menutupi area hidung, mulut, dan dagu secara baik. Apabila sudah tidak efektif, segera ganti masker, disarankan dengan menggunakan double mask dengan lapisan masker disposable yang ditutup dengan masker kain untuk ektra proteksi saat terdesak untuk keluar rumah, dan tetap menjaga jarak dengan memastikan untuk tidak berada  pada keramaian. Saat berada di luar, kita harus memastikan melakukan cuci tangan dilakukan sesuai petunjuk selama minimal 20 detik dengan menjangkau seluruh area tangan yang mungkin terpapar, dan menghindari menyentuh wajah di keramaian.

ppkm masker

Sebagai hamba yang beriman, sebaiknya kita meyakini bahwa manusia bisa berusaha namun mari kita serahkan semua usaha kita untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Q.S. Ar-Ra’d: 11)

 

Ditulis oleh: Putri Shafira Carolina

Editor : Abdullah ‘Azzam

Sumber: Ragil, Muhammad Suryoputro (2021), Peran Teknik Industri Di Masa Pandemi Covid 19: Menghadapi Pandemi Covid-19 Dengan Pendekatan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta: KEPEL Press

atomic habits

Tak jarang manusia menyanjung berlebihan untuk sebuah langkah yang besar, namun tidak mengindahkan langkah-langkah yang sejatinya tetap membuat sebuah perubahan walau hanya sedikit demi sedikit. Seringkali meyakinkan diri bahwa ‘massive success’ akan didapatkan jika disertai dengan ‘massive action’. Melakukan hal besar untuk mendapatkan kesuksesan yang dirasa tepat dan kehilangan puzzle kecil yang menjadi kunci utamanya.

Bentuk sukses seperti mendapatkan nilai yang tinggi, memenangkan perlombaan, hingga menurunkan atau menaikan berat badan, kita lakukan dengan memberi tekanan pada diri sendiri untuk dapat menyelesaikannya dengan gebrakan yang besar agar dapat menarik perhatian dan di kemudian hari akan menjadi perbincangan hangat orang banyak. Sementara itu, memberikan satu persen langkah kecil yang lebih baik sejatinya tidak mudah dikenali. Tetapi, satu persen itu akan sangat berguna terutama untuk langkah sukses jangka panjang dan akan menghasilkan hal yang luar biasa.

Jika melakukan langkah menuju lebih baik sebesar 1% setiap harinya dalam satu tahun, kita akan mendapatkan hasil mendekati 37 kali lebih baik dari tahun sebelumnya. Namun jika melangkah 1% untuk hal yang buruk setiap harinya, maka grafik kesuksesan akan mendekati nilai nol. Karena apa yang dimulai dengan langkah kecil, akan terakumulasi dan menjadi perubahan yang besar.

Berikut penjelasan dalam matematikanya:

1% langkah buruk setiap hari dalam satu tahun: 0.99^365 = 00.03

1% langkah baik setiap hari dalam satu tahun: 1.01^365 = 37.78

perubahan besar - artikel akademik teknik industri uii

Langkah dapat berarti sebuah kebiasaan yang merupakan kunci utama dalam self-improvement, efeknya tergantung dengan seberapa sering manusia melakukan kebiasaan tersebut.  Akan menjadi terasa mudah saat kebiasaan baik dilakukan setiap hari, tetapi dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk melakukan kebiasaan baik secara rutin agar mendapat hasil yang maksimal. Waktu akan menjawab buah apa yang akan tumbuh dari langkah yang kita lewati, tergantung dengan apa yang kita tanam. Kebiasaan yang baik akan menjadi sekutu dan kebiasaan buruk akan menjadi musuh. Kebiasaan merupakan pedang dengan dua mata pisau. Yang buruk akan merusak kesuksesan dengan mudah dan yang baik akan menjadi senjata untuk pertahanan, karenanya pemilihan langkah merupakan sebuah hal yang krusial, kita perlu untuk tahu jalan mana yang akan kita lalui dan merancangnya sesuai kebutuhan yang harus selaras dengan keinginan agar dapat terhindar dari mata pisau yang tajam.

Sumber: Atomic Habits, James Clear 2018

Kuliah online teknik industri UII

Satu tahun lebih kita dipaksa semesta untuk mengurangi aktivitas sosial, memaksa jiwa raga mengeluarkan kemampuannya untuk berpikir lebih kreatif, luas, lugas, dan menerima keadaan dengan lapang dada. Sebelum datangnya pandemi Covid-19, komunikasi terasa mudah, pertanyaan-pertanyaan liar yang lontarkan mahasiswa memacu pengajar dan mahasiswa lain untuk berpikir dan mendapat banyak ilmu diluar yang diajarkan. Suasana perkuliahan yang hangat diiringi dengan sedikit tekanan dari luar sisi akademi terasa menyenangkan karena dilalui bersama.

Selama pandemi, tingkat stress, kecemasan, dan beban kerja meningkat. Selain itu, pengaruh keterampilan mahasiswa pun meningkat, namun target mendapatkan ilmu juga tambah sulit tercapai. Semua hal ini, menambah jelas pernyataan bahwa manusia makhluk sosial yang akan merasa ‘sakit’, jika kurang bersosialisasi.

Kuliah online teknik industri UII

Terdengar klise juga paradoks, namun cara terbaik untuk menumbuhkan antusiasme diri dalam berkuliah online adalah membuat kelompok belajar yang nyaman dengan menyelipkan cerita diluar pelajaran yang akan mengeratkan kembali tali persaudaraan. Jadilah proaktif di dalam kelas, tanyakan apa yang membuatmu merasa janggal, agar pengajar juga mahasiswa lain senantiasa mendapatkan ‘positive vibes’ dan kelas akan berjalan lebih kondusif.

Sejatinya, ketika merasa terhubung dengan orang-orang yang bekerja dengan kita, kemungkinan besar kita akan menganggap pekerjaan tersebut lebih bermakna dan merasa antusias dengan kegiatannya. Mahasiswa yang bahagia akan engage dengan produktivitas, tak akan khawatir deadline karena dapat mengendalikannya. Antusiasme kita akan menular, membangun circle positive menciptakan lebih banyak antusiasme dan produktivitas di dalam kehidupan perkuliahan.

 

Penulis

Putri Shafira Carolina